Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Lagi, Pakar Sepak Bola Vietnam Senggol 'Proyek Naturalisasi' Timnas Indonesia: Semua Pemain Naturalisasi Punya Akar, tak Seperti Malaysia yang...

Pakar Vietnam Sindir Malaysia, Puji Naturalisasi Timnas Indonesia: Punya akar kuat dan didukung Erick Thohir. Berbeda dengan Malaysia yang mengandalkan pemain asing tanpa
Sabtu, 20 September 2025 - 17:37 WIB
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Sepak bola Indonesia sedang berada di salah satu fase terbaik dalam sejarahnya. Untuk pertama kalinya, Timnas Indonesia berhasil menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sebuah capaian yang belum pernah diraih sebelumnya sebagai negara merdeka. 

Antusiasme publik pun melonjak, karena peluang Garuda untuk mencatat sejarah lolos ke Piala Dunia semakin nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, Indonesia tercatat sebagaisatu-satunya negara Asia yang melalui seluruh fase kualifikasi sejak babak awal hingga ke round 4. 

Perjalanan panjang itu tidak lepas dari strategi naturalisasi pemain keturunan yang dijalankan oleh PSSI. Kehadiran sosok seperti Jordi Amat, Jay Idzes, Ivar Jenner, hingga Thom Haye sekaligus meningkatkan kualitas skuad asuhan Patrick Kluivert.

Kini, tantangan berat menanti Garuda Muda. Untuk meraih tiket otomatis ke Piala Dunia, Indonesia harus menjadi juara Grup B di putaran keempat. 

Lawan yang dihadapi pun tidak main-main: Arab Saudi dan Irak, dua tim dengan tradisi kuat di kancah sepak bola Asia dan Piala Dunia. 

Maka, strategi PSSI untuk memperkuat skuad lewat program naturalisasi masih akan sangat krusial.

Erick Thohir: Jabatan Ketum PSSI berproses di FIFA
Erick Thohir: Jabatan Ketum PSSI berproses di FIFA
Sumber :
  • BPMI/Cahyo

 

Proyek Naturalisasi Jadi Sorotan Jelang Round 4

Jelang babak keempat ini, PSSI dikabarkan terus mengupayakan tambahan pemain keturunan yang berkarier di Eropa untuk memperkokoh skuad. 

Sejumlah nama masih dalam tahap penjajakan, dengan harapan bisa segera memperkuat Timnas pada laga-laga penting round 4. Program ini dianggap sebagai kunci menjaga daya saing Garuda di level tertinggi.

Namun, proyek naturalisasi bukan tanpa kritik. Banyak pihak menilai keberhasilannya akan sangat ditentukan oleh capaian Indonesia menuju Piala Dunia 2026.

Jika lolos, strategi ini dipandang sukses. Tetapi jika gagal, pertanyaan besar akan muncul terkait efektivitas program tersebut.

Meski begitu, pakar sepak bola asal Vietnam, Quang Huy, yakin naturalisasi Indonesia tidak akan berhenti. Menurutnya, proyek ini akan tetap berlanjut karena dukungan besar dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

“Saya rasa tidak (berhenti) karena ekonomi mereka stabil dan mereka memiliki Erick Thohir, yang sangat berdedikasi dan juga kompeten. Beliau saat ini adalah anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC). Beliau juga pernah menjadi presiden Inter Milan

Artinya, beliau memiliki esensi manajemen sepak bola dari Eropa. Saya pikir Erick, meskipun tidak mencapai tujuannya, akan terus berada di jalur ini untuk membantu Indonesia dengan segala cara,” ujar Quang Huy dikutip dari Soha.

pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces
pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces
Sumber :
  • Instagram/@facundogarces

 

Sindiran untuk Malaysia

Quang Huy juga menilai keberhasilan naturalisasi Indonesia sangat berbeda dengan Malaysia. Ia menyebut pemain naturalisasi Indonesia rata-rata punya akar keturunan jelas, berbeda dengan Malaysia yang kerap mengandalkan pemain asing tanpa darah lokal.

“Mereka memiliki keuntungan karena kekuatan diaspora sangat besar dan banyak dari mereka jago sepak bola. Jadi, jika tidak berhasil, mereka akan terus melakukannya. Sebenarnya, Indonesia juga punya strategi lain, bukan hanya itu. Semua pemain naturalisasi mereka memiliki akar, tidak seperti Malaysia,” tegas Quang Huy.

Menurutnya, Indonesia bahkan berpotensi dihuni lebih banyak pemain keturunan di masa depan. Hal ini karena diaspora Indonesia di luar negeri cukup banyak dan sebagian memiliki karier profesional di klub-klub Eropa.

Tak hanya soal naturalisasi, Quang Huy juga memberi catatan penting terkait pembinaan pemain lokal Indonesia. Ia mengakui bahwa sepak bola usia muda Indonesia terus berkembang dan tidak bisa dipandang remeh.

“Saya pikir sepak bola mereka masih berkembang pesat. Ke depannya, pasti akan ada lebih banyak pemain naturalisasi dan sepak bola muda mereka masih diurus, kita tidak boleh meremehkan pemain muda Indonesia,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kombinasi pemain keturunan dan talenta lokal, Indonesia kini punya fondasi kuat untuk menghadapi tantangan di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Publik sepak bola Tanah Air tentu berharap proyek ini berbuah manis dengan tercapainya mimpi besar: melihat Garuda terbang ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepimimpinan BGN yang Baru Berencana Gunakan Puluhan Ribu Motor Listirk yang Tersandera Korupsi MBG

Kepimimpinan BGN yang Baru Berencana Gunakan Puluhan Ribu Motor Listirk yang Tersandera Korupsi MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara mengenai nasib 21.801 unit motor listrik yang menjadi salaha satu indikasi kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
Jadwal Macau Open 2026, Rabu 17 Juni: Prahdiska Bagas vs Lee Zii Jia, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, Rabu 17 Juni: Prahdiska Bagas vs Lee Zii Jia, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi termasuk Prahdiska Bagas melawan Lee Zii Jia.
Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.00 WIB, Kualitas udara Jakarta pada Rabu pagi masuk peringkat dua terburuk di dunia,
Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih tinggi hingga 2026. Simak data terbaru, dampak jangka panjang, serta langkah konkret pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk
KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan melakukan upaya paksa terhadap model sekaligus mantan mantan staf ahli anggota DPR dari Partai Gerindra, Heri Gunawan (Hergun), Fitri Assiddikki.
Waspada, Dampak Kekerasan pada Anak Bisa Seumur Hidup! Kenali Bentuk, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Waspada, Dampak Kekerasan pada Anak Bisa Seumur Hidup! Kenali Bentuk, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Kekerasan pada anak tidak hanya berupa pukulan. Kenali berbagai bentuk kekerasan anak, dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik, serta cara mencegahnya menurut WHO

Trending

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT