GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Jurnalis Belanda, Patrick Kluivert Akhirnya Jujur soal Laga Perdana jadi Pelatih Timnas Indonesia: Kevin Diks Gagal Penalti ..

Dikritik setelah gagal membawa kemenangan bagi Timnas Indonesia di laga perdananya, Patrick Kluivert akhirnya mengungkap cerita di balik kekalahan tersebut.
Minggu, 21 September 2025 - 16:18 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengungkapkan tantangan besar yang ia hadapi saat menjalani debut perdananya di laga resmi melawan Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

Pasca diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia menggantikan posisi Shin Tae-yong, Kluivert langsung memikul beban berat dengan harus menuntaskan pertandingan sisa di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Lawan pertama dalam momen debut Kluivert pun tak main-main, Australia yang sudah menjadi langganan Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, laga perdana itu berakhir dengan kekalahan Timnas Indonesia 1-5 ata Australia.

Meski demikian, Kluivert menunjukkan sikap positif dan menilai banyak hal bisa dipelajari dari pertandingan tersebut.

Jurnalis Belanda sekaligus rekan Thom Haye, Neal Petersen kemudian bertanya tentang bagaimana Kluivert bisa bangkit setelah kekalahan di laga perdananya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

"Bagaimana Anda bangkit kembali setelah pertandingan (kalah dari Australia), dan saya pikir itu mengatakan banyak tentang tim," tanya Neal Petersen dilansir kanal Youtube The Haye Way.

{{imageId:368480}}

"Jika melihat permainannya sendiri, pikirkan jika Kevin sukses mengeksekusi penalti, juga kesempatan setelah penalti untuk membuat 0-2. Itu akan menjadi pertandingan yang berbeda," ungkap Kluivert.

Sebelum berbicara soal hasil, Patrick Kluivert mengungkapkan kurangnya persiapan dan juga kondisi para pemain yang datang dari negara yang berbeda-beda.

"Tapi kita mulai dari sebelum pertandingan, mereka (para pemain) datang dari negara-negara yang berbeda, zona waktu yang berbeda, berapa lama? 20-22 jam penerbangan, dua hari sebelum pertandingan, tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan apa saja yang saya inginkan," tuturnya.
"Jadi saya tahu hasilnya tidak seperti yang kita rencanakan, tapi seperti yang saya katakan, jika Kevin Diksi bisa cetak gol penalti, jika Jay cetak gol sundulan, kesalahan individual dengan banyak gol, tapi kemudian bangkit, dan bagi saya, tidak terlalu. tapi sangat penting bagaimana Anda bangkit untuk pertandingan melawan Bahrain," pungkasnya.

Hasilnya, pada laga kedua dan ketiga, Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0 lewat gol yang dicetak Ole Romeny.

Timnas Indonesia juga menundukkan China dengan skor 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, lagi-lagi gol tercipta dari kaki Ole Romeny berkat umpan dari Ricky Kambuaya.

Secara khusus, legenda Timnas Belanda itu memberikan pujian kepada para pemainnya yang punya mental dan daya juang yang sangat baik.

"Saya benar-benar pujian pada pemain, bagaimana mereka bereaksi karena 5-1 terhadap Australia, dan setelah itu menang melawan Bahrain 1-0. Itu tidak mudah, Anda tahu, karena Anda perlu mengubah pola pikir untuk kesalahan besar dan sekarang bermain di kandang, karena semua orang tahu penggemar Indonesia," tuturnya.

"Bahkan, jika Anda tidak ingin berlari, Anda berlari, karena cara (mereka mendukung). Benar-benar tergantung padamu, karena penggemar sangat luar biasa, ambience luar biasa," ungkapnya.

Mantan pemain LOSC Lille itu berpandangan bahwa para pemainnya benar-benar dihormati di Indonesia, dan karena itu dirinya berterima kasih kepada para penggemar.

Saat ini, Patrick Kluivert sedang bersiap untuk membawa anak asuhnya bertanding di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Arab Saudi dan Irak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang menjadi sorotan PSSI dan para penggemar adalah, pada laga kontra Arab Saudi. AFC malah menunjuk wasit asal Kuwait.

Keputusan ini dinilai tidak adil dan ada kemungkinan merugikan Tim Garuda karena integritas wasit dipertanyakan. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi makan bersama di area tambak.
Mulai Hidup Sehat, Ini 3 Cara Tanpa Ribet dan Tetap Hemat

Mulai Hidup Sehat, Ini 3 Cara Tanpa Ribet dan Tetap Hemat

BRI memahami kebutuhan nasabahnya untuk tetap hidup sehat dengan cara yang hemat. Oleh karena itu, BRI melakukan kolaborasi spesial bersama Re.juve.
Ayah di Magetan Tega Bakar Mulut Bayi Berusia Tujuh Hari dengan Korek Gas, Keluarga Laporkan ke Polisi

Ayah di Magetan Tega Bakar Mulut Bayi Berusia Tujuh Hari dengan Korek Gas, Keluarga Laporkan ke Polisi

Seorang ayah bernama Guritno (43) melakukan tindakan kekerasan yang memilukan terhadap anaknya yang baru lahir tujuh hari dengan menyulut api ke bagian mulut bayi menggunakan korek gas.
3 Nama Pemain Naturalisasi Era STY yang Disingkirkan John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

3 Nama Pemain Naturalisasi Era STY yang Disingkirkan John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Siapa saja pemain naturalisasi era STY yang diprediksi akan disingkirkan John Herdman dan tidak bisa bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?
Budi Karya Sumadi Mangkir Panggilan KPK Hari Ini

Budi Karya Sumadi Mangkir Panggilan KPK Hari Ini

Menteri Perhubungan periode 2019-2024, Budi Karya Sumadi (BKS) tak penuhi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Rabu (18/2/2026).
Red Sparks Kembali Takluk dari AI Peppers, Catat 11 Kekalahan Beruntun di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Takluk dari AI Peppers, Catat 11 Kekalahan Beruntun di Liga Voli Korea

Jung Kwan Jang Red Sparks kembali menelan kekalahan setelah takluk 3-2 dari AI Peppers, memperpanjang rekor buruk mereka menjadi 11 kekalahan beruntun. (18/2).
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT