Dibikin Lelah Sebelum Bertanding? Timnas Indonesia Kini Tak Mau Terjebak Lagi Cara Kotor Arab Saudi, PSSI Ambil Langkah ..
- Kolase tvOnenews.com / AFC / Instagram/thomhaye
tvOnenews.com - Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan berat di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dengan dua laga penting melawan Arab Saudi dan Irak.
Namun, selain kekuatan teknis lawan, perhatian khusus juga diberikan pada potensi gangguan non-teknis yang bisa mengganggu konsentrasi skuad Garuda.
Pertandingan yang akan digelar antara 8 hingga 14 Oktober 2025 ini tak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan di atas lapangan, tetapi juga ujian kesiapan menghadapi trik-trik di luar permainan.
Tentu publik masih ingat dengan cara kotor Arab Saudi yang membuat bus pemain Garuda berputar-putar dari hotel menuju stadion.
Sebagaimana yang disampaikan oleh tangan kanan Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo.
Tak mau kembali terulang, anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan berbagai langkah antisipatif demi menghindari insiden serupa seperti yang pernah dialami sebelumnya saat menghadapi Arab Saudi.
Kala itu, Timnas Indonesia menghadapi hambatan yang diduga disengaja, seperti rute transportasi tim yang dipersulit dan akses ke lapangan latihan yang dihambat.
- Kolase tvOnenews.com/Ilham Giovani & AFC
“Kita pengalaman yang lalu, bus kita diputar-putar padahal bisa cepat. Diputar ke mana tiba-tiba ada polisi dibelokkan. Tiba-tiba ada tempat yang tidak bisa lewat harus diputar dan itu terjadi hampir satu jam padahal seharusnya tidak selama itu,” ungkap Arya melalui kanal YouTube pribadinya.
Belajar dari kejadian tersebut, PSSI tak ingin mengambil risiko. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menyewa bus sendiri agar tidak bergantung pada panitia lokal.
Bahkan, beberapa ofisial Timnas Indonesia sudah dikirim lebih dulu sejak 29 September 2025 untuk mengecek semua kebutuhan teknis dan logistik di lokasi pertandingan.
Para pemain sendiri berada di Arab Saudi, dan langsung menjalani pemusatan latihan serta adaptasi lingkungan.
“Maka tidak heran kami lebih cepat sampai ke sana untuk mencari bus sendiri,” ujar Arya menambahkan.
Ia juga menegaskan bahwa kenyamanan dan fokus pemain adalah prioritas utama, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga venue latihan, semuanya diperiksa secara rinci agar tidak memberi celah bagi gangguan dari luar.
Load more