News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Amerika Sebut Timnas Indonesia itu Tim yang Paling Sering...

Media Amerika tiba-tiba menyoroti Timnas Indonesia jelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Katanya Skuad Garuda itu...
Minggu, 5 Oktober 2025 - 04:51 WIB
Kolase foto Patrick Kluivert dan Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOnenews - Taufik Hidayat

tvOnenews.com – Timnas Indonesia akan segera menjalani tantangan berat di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Putaran ini sangat krusial karena bisa menjadi penentu langkah skuad Garuda menuju Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia tergabung di Grup B bersama dua raksasa Timur Tengah, Arab Saudi dan Irak.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Hal ini tentu menambah berat perjuangan bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya, apalagi seluruh pertandingan babak keempat akan diselenggarakan di Jeddah, Arab Saudi.

Bermain di grup berat dan tanpa dukungan langsung dari suporter menjadi nilai minus bagi skuad Merah Putih.

Meski demikian, Timnas Indonesia yang kini dilatih Patrick Kluivert tak bisa dipandang sebelah mata.

Media asal Amerika Serikat, ESPN, menilai babak keempat akan menjadi ujian berat bagi Indonesia.

Mereka bahkan menyebut Indonesia dan Oman sebagai dua tim dengan level terendah di putaran keempat kali ini.

Namun begitu, ESPN juga mengakui bahwa Indonesia sudah terbiasa membuat kejutan sepanjang perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kolase foto Pemain Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert
Kolase foto Pemain Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ AFC/ Antara

 

“Undian, di atas kertas jelas tidak mudah bagi Indonesia, yang bersama Oman menjadi tim unggulan ketiga sekaligus terendah dalam undian hari Kamis,” tulis ESPN.

“Meski begitu, ini adalah tim Indonesia yang sudah terbiasa membuat kejutan dengan mengalahkan tim-tim besar sepanjang kualifikasi,” tambah media Amerika tersebut.

Timnas Indonesia memang menempuh perjalanan sulit di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Tergabung di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, China, dan Bahrain, Garuda memainkan 10 laga sejak September 2024.

Indonesia membuka perjalanan dengan dua hasil imbang melawan Arab Saudi (1-1) dan Australia (0-0), lalu kembali seri 2-2 kontra Bahrain. 

Kekalahan pertama datang saat menghadapi China (1-2), disusul kekalahan 0-4 dari Jepang di Gelora Bung Karno.

Namun, kebangkitan terjadi saat Indonesia menumbangkan Arab Saudi 2-0, kemenangan perdana di fase ini. 

Setelah sempat kalah 1-5 dari Australia, skuad asuhan Patrick Kluivert bangkit dengan dua kemenangan beruntun atas Bahrain (1-0) dan China (1-0).

Meski menutup dengan kekalahan telak 0-6 dari Jepang, Indonesia tetap berhasil lolos ke babak keempat berkat performa konsisten dan hasil penting di laga-laga krusial.

“Mereka sudah membuktikan diri dengan bisa melaju sejauh ini, setelah berhasil bertahan dan finis di posisi keempat di grup putaran ketiga yang berat, berisi raksasa Asia seperti Jepang, Australia, dan Arab Saudi,” tulis ESPN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat kiprah positif skuad Garuda, harapan publik Indonesia di round 4 semakin besar.

Bukan tak mungkin, Timnas Indonesia benar-benar bisa menembus ajang sepak bola paling bergengsi di dunia, Piala Dunia 2026. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT