News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Sampai Setahun, Omongan Anak Shin Tae-yong Soal Masa Depan Timnas Indonesia Tanpa Sang Ayah Malah Terbukti? Dulu Katanya...

Tak sampai setahun, omongan putra Shin Tae-yong terkait masa depan Timnas Indonesia tanpa sang ayah malah terbukti benar usai Garuda gagal ke Piala Dunia 2026.
Senin, 13 Oktober 2025 - 07:25 WIB
Shin Tae-yong dan Nova Arianto saat melatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @novaarianto30

tvOnenews.com - Perkataan dari anak Shin Tae-yong yakni Shin Jae-won tampaknya benar-benar terbukti jika melihat pencapaian Timnas Indonesia sekarang.

Pasalnya, Shin Jae-won pernah terucap bahwa dia tak bisa membayangkan bagaimana nasib Timnas Indonesia usai ditinggal Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bawah arahan Patrick Kluivert, suporter seolah dibuat jarang senyum. Rentetan hasil minor yang dilalui Timnas Indonesia jadi salah satu pemicunya.

Namun, gongnya ialah kegagalan ke Piala Dunia 2026. Perjuangan dari round 1 sampai round 4 terasa sia-sia karena hanya ditentukan dalam dua laga terakhir.

Kekalahan lawan Arab Saudi dan Irak membuat mimpi Timnas Indonesia kembali ke Piala Dunia setelah 88 tahun tidak akan terwujud dalam waktu dekat.

Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @iraqnt_en

 

Rasa pesimisme kian dalam merasuki suporter Timnas Indonesia. Menuntut pertanggung jawaban Ketum PSSI Erick Thohir hingga desak Patrick Kluivert mundur jadi solusi jangka pendek.

Bahkan jika para petinggi tidak sadar diri, tak sedikit dari suporter Timnas Indonesia yang meragukan bagaimana masa depan negaranya di level dunia.

Di sisi lain, kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 membuat netizen teringat akan perkataan dari putra Shin Tae-yong yaitu Shin Jae-won pada Januari silam.

Ketika itu, Shin Jae-won mengeluarkan kata-kata di media sosial Instagram-nya yang membuat para suporter Timnas Indonesia cukup terkejut.

Melalui kolom komentar di Instagram @timnasindonesia, Shin Jae-won seolah memperingatkan nasib Timnas Indonesia tanpa Shin Tae-yong.

Shin Jae-won dan Shin Tae-yong
Shin Jae-won dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram

 

“Mari kita lihat bagaimana kalian akan melangkah jauh tanpa dia (Shin Tae-yong). Dia telah memberikan segalanya untuk menempatkan Indonesia pada tahap ini,” tulis @shin_jaewon77, 7 Januari lalu.

Lebih lanjut, Shin Jae-won juga mengungkapkan bahwa suatu hari nanti, PSSI dan Timnas Indonesia pasti akan menyesal telah memecat Shin Tae-yong.

“Banyak yang mau aku katakan tentang bagaimana PSSI memperlakukan ayahku selama lima tahun, tapi aku akan tetap diam,” kata Shin Jae-won.

“Dia telah membawa Indonesia hingga ke tahap ini dan begini kalian memperlakukannya. Kerja bagus PSSI, kalian akan menyesali keputusan kalian,” papar anak Shin Tae-yong itu.

Shin Tae-yong dan Nova Arianto saat melatih Timnas Indonesia
Shin Tae-yong dan Nova Arianto saat melatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @novaarianto30

 

Bahkan sebelum itu, Shin Jae-won sudah menyindir keras bagaimana perlakuan yang didapat Shin Tae-yong meski sudah membawa Timnas Indonesia naik level.

“Dia (Shin Tae-yong bawa Timnas Indonesia) naik 50 di peringkat FIFA selama 5 tahun dan menduduki peringkat ke 3 di kualifikasi piala dunia, tapi dia sekarang di pecat?,” jelas @shin_jaewon77.

“Anda telah bekerja keras sejauh ini, ayah telah melakukan yang terbaik untuk Indonesia,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benar saja, tak sampai satu tahun kata-kata Shin Jae-won soal nasib Timnas Indonesia terbukti. Tanpa Shin Tae-yong, Garuda seakan kehilangan induknya.

Hancur lebur di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 hingga turunnya ranking FIFA bahkan disalip Malaysia jadi prestasi Patrick Kluivert yang kini jadi suksesor STY. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT