GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sumardji Ungkap Alasan Dorong Wasit China hingga Diganjar Kartu Merah saat Timnas Indonesia Hadapi Irak

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menceritakan kronologi lengkap dan alasannya mendorong wasit China, Ma Ning di akhir laga kontra Irak
Senin, 13 Oktober 2025 - 13:07 WIB
Manajer Timnas Indonesia Sumardji
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menceritakan kronologi lengkap dan alasannya mendorong wasit China, Ma Ning di akhir laga kontra Irak. Akibat perbuatan itu membuatnya diganjar kartu merah. 

Timnas Indonesia dipastikan gagal mewujudkan mimpi untuk tampil di Piala Dunia 2026. Kegagalan ini terjadi usai skuad Garuda tumbang dari Irak.

{{imageId:373492}}

‎Menjadi laga hidup dan mati, Jay Idzes cs justru kalah tipis 0-1 dari Irak. Pertandingan itu sendiri berlangsung pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. 

‎Pada laga itu, ada sejumlah momen menarik yang terjadi. Salah satunya kepemimpinan wasit yang dinilai kontroversi saat meminta pertandingan kontra Irak. 

‎Pemain skuad Garuda pun ramai-ramai mencoba mempertanyakan dan protes kepada wasit Ma Ning usai bunyi panjang dibunyikan. Para punggawa Timnas Indonesia itu tak terima terhadap sejumlah keputusan juru pengadil asal China itu karena dianggap berat sebelah. 

‎Akibat tindakan yang dilakukan para pemain itu membuat Thom Haye diganjar kartu merah. Selain eks pemain Almere City itu, ternyata Sumardji selaku Manajer juga mendapatkan hukuman serupa. 

‎Sumardji terlihat sempat mendorong wasit Ma Ning di tengah-tengah keributan tersebut. Akibat dari perbuatannya itu membuat ia juga diganjar kartu merah. 

‎Mengomentari insiden itu, Sumardji pun akhirnya angkat bicara. Ia mengatakan bahwa aksi yang dirinya lakukan semata-mata untuk protes terhadap keputusan wasit yang dianggap aneh. 

‎"Jadi kemarin itu pertama menurut para pemain dan kebetulan di bench kami ini punya layar monitor. Ketika wasit meniup peluit itu harusnya menguntungkan Timnas Merah Putih," ujar Sumardji di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (13/10/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:373495}}

‎"Tetapi faktanya tidak. Baik pelanggaran yang dilakukan oleh ee pemain Irak ke Ole (Romeny) dan juga Kevin Diks," tambahnya. 

‎Sumardji menjelaskan jika ada tiga keputusan yang sejatinya bisa menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia. Namun, wasit asal China itu justru bertindak tak adil. 

‎Akibat hal itu membuat para pemain yang berada di bench atau bangku cadangan menjadi memanas. Puncaknya ketika peluit akhir laga dibunyikan dan punggawa skuad Garuda ramai-ramai protes kepada wasit tersebut. 

‎"Ada tiga catatan di kami dan menurut saya itu sebenarnya keberuntungan buat Timnas Indonesia," jelas Sumardji. 

‎"Faktanya tidak, itulah yang membuat di bench para pemain itu panas sehingga semuanya ke depan. Saya selalu nungguin di belakang," lanjutnya. 

‎Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) juga mengomentari terkait aksinya yang mendorong wasit. Akibat ulahnya itu membuat ia turut di kartu merah oleh wasit Ma Ning. 

‎Sumardji menjelaskan alasan melakukan tindakan itu semata-mata untuk melindungi Shayne Pattynama terhindar dari kartu merah. Ia menyebut jika pemain Buriram United itu juga hampir diganjar kartu merah akibat protes keras terhadap wasit. 

‎Menurutnya, ketika wasit hendak mengangkat kartu merah, Sumardji bertindak cepat dengan mendorong sang juru pengadil tersebut. Aksinya pun sukses dengan wasit China tersebut beralih fokus yang semula ingin mengkartu merah Shayne Pattynama justru berbalik kepada dirinya. 

‎"Nah, ketika terakhir begitu peluit selesai, wasit berada di tengah-tengah mau masuk ke locker room. Eh, Shayne Pattynama itu mendekati wasit, protes marah. Akhirnya wasit ngejar Shayne, begitu mau ngasih kartu merah langsung tangannya saya dorong supaya tidak jadi kartu," kata Sumardji. 

‎"Proteslah itu, protes ya supaya kartu merahnya jangan ke Shayne biar ke saya aja. Akhirnya faktanya setelah saya baca yang di kartu merah saya sama Thom (Haye), jadi bukan tiga yang di kartu merah, tapi yang di kartu merah dua," tutupnya. 

(igp/aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kang Sung-hyung Blak-blakan Soal Kondisi Fisik Megawati Hangestri Jelang Debut di Hyundai Hillstate

Kang Sung-hyung Blak-blakan Soal Kondisi Fisik Megawati Hangestri Jelang Debut di Hyundai Hillstate

Kang Sung-hyung memastikan bahwa kondisi Megawati Hangestri masih sangat memungkinkan untuk tampil penuh di V-League musim depan. Setelah sempat diterpa isu
Arsari Tambang akan Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka, Ini Urgensinya bagi Hilirisasi Mineral Nasional

Arsari Tambang akan Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka, Ini Urgensinya bagi Hilirisasi Mineral Nasional

Dirut Arsari Tambang, Aryo P. S. Djojohadikusumo, menjelaskan pusat riset ini nantinya akan difokuskan sebagai basis pengembangan teknologi timah dan pengolahan logam tanah jarang.
Nama Petinggi Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Muncul dalam Sidang Dugaan Suap Blueray Cargo, KPK Diminta Jalani Pesan Presiden Prabowo

Nama Petinggi Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Muncul dalam Sidang Dugaan Suap Blueray Cargo, KPK Diminta Jalani Pesan Presiden Prabowo

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikior) menggelar sidang perdana kasus dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Resmi! Persib Bandung Dipastikan Tanpa 3 Pilar Sekaligus Saat Melawan PSM, Termasuk Bojan Hodak

Resmi! Persib Bandung Dipastikan Tanpa 3 Pilar Sekaligus Saat Melawan PSM, Termasuk Bojan Hodak

Persib Bandung mendapat ujian berat saat bertandang ke PSM Makassar karena Bojan Hodak, Federico Barba, dan Luciano Guaycochea absen akibat akumulasi kartu.
LPSK Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Korban Mulai Ajukan Perlindungan

LPSK Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Korban Mulai Ajukan Perlindungan

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melakukan pengawalan terhadap kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Praktik Bidan di Sleman Diduga Tampung Bayi di Luar Nikah, Pemilik Kontrakan Kira Masih Dititip Orang Tua Biologis

Praktik Bidan di Sleman Diduga Tampung Bayi di Luar Nikah, Pemilik Kontrakan Kira Masih Dititip Orang Tua Biologis

Sebuah tempat praktik bidan di wilayah Gamping, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menjadi sorotan setelah diduga juga melayani tempat penampungan bayi. 

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT