News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Air Mata di Balik Kegagalan Garuda: Curahan Eks Asisten Shin Tae-yong yang Bikin Haru

Kekecewaan mendalam itu bukan hanya dirasakan oleh pemain Timnas Indonesia dan suporter, tapi juga oleh sosok-sosok di balik layar yang menemani sejak awal.
Senin, 13 Oktober 2025 - 14:59 WIB
Eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

tvOnenews.com – Kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026 masih menyisakan kekecewaan mendalam. Salah satu sosok yang turut merasakannya adalah Yoo Jae-hoon, mantan pelatih kiper sekaligus asisten Shin Tae-yong di skuad Garuda.

Yoo Jae-hoon, yang sempat memperkuat Persipura Jayapura sebagai pemain dan kemudian menjadi bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia, menyampaikan komentarnya secara terbuka usai Indonesia dipastikan tersingkir di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjuangan Indonesia di putaran keempat harus berakhir menyakitkan. Tim Merah Putih menelan dua kekalahan beruntun saat bermain di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah. Indonesia kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi, lalu tumbang 0-1 dari Irak dalam laga penentuan.

Dua hasil negatif itu membuat Indonesia menutup klasemen grup sebagai juru kunci tanpa satu pun poin, sekaligus mengubur mimpi tampil untuk pertama kalinya di panggung Piala Dunia senior.

Suasana di lapangan berubah menjadi pilu setelah peluit panjang dibunyikan. Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Amarahnya memuncak — ia terlihat memukul bangku cadangan dan membanting botol air mineral sebagai luapan emosi atas hasil pahit yang harus diterima timnya.

Namun bukan hanya Kluivert yang terpukul. Di tengah lapangan, pemandangan menyayat hati tergambar jelas dari raut wajah para pemain Indonesia. Thom Haye, gelandang andalan Persib Bandung, menjadi sorotan. Ia tak sanggup membendung air matanya dan menangis tersedu meski berulang kali ditenangkan oleh sang kapten, Jay Idzes.

Kesedihan mendalam juga tergambar dari pemain lain. Kevin Diks hanya bisa menundukkan kepala, tak berkata apa-apa. Ole Romeny terkulai lemas di atas rumput, sementara Miliano Jonathans mencoba menyembunyikan kesedihannya dengan menutupi wajahnya menggunakan jersey yang ia kenakan.

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Thom Haye
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Thom Haye
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

Malam itu, di balik sorotan lampu stadion, mimpi besar yang diperjuangkan dengan darah dan keringat harus berakhir dengan luka. Timnas Indonesia mungkin kalah di papan skor, tapi perjuangan dan emosi yang mereka tunjukkan meninggalkan jejak yang tak akan mudah dilupakan.

Ungkapan Suara Hati Mantan Asisten STY 

Sebagai bagian dari staf pelatih yang turut membangun tim sejak babak awal, Yoo Jae-hoon mengaku sangat terpukul melihat kegagalan Timnas Indonesia ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya untuk masa depan sepak bola Indonesia melalui pernyataan menyentuh.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Timnas atas perjuangannya," ujar Yoo Jae-hoon

"Kami telah berjuang keras dari babak kualifikasi pertama untuk Piala Dunia 2026, tetapi sayangnya mimpi itu pupus, sehingga saya sangat sedih. Kami memulai bersama, tetapi tidak bisa mengakhiri bersama, itu membuat hati saya sakit."

Namun di balik kesedihan itu, Yoo tetap menaruh harapan besar pada sepak bola Indonesia.

"Saya percaya sepak bola Indonesia bukanlah akhir, melainkan awal baru. Kita harus terus melangkah menuju yang lebih tinggi," ucapnya.

Yoo Jae-hoon dan Ernando Ari
Yoo Jae-hoon dan Ernando Ari
Sumber :
  • Instagram - Yoo Jae-hoon

 

"Saya berharap seluruh rakyat dan para penggemar sepak bola dapat terus mendukung para pemain dan PSSI. Saya pun, seperti selama 16 tahun terakhir, akan terus mencintai dan mendukung sepak bola Indonesia ke depannya."

Yoo Jae-hoon bukan sosok asing bagi sepak bola Indonesia. Selain pernah bermain sebagai kiper di Liga 1, ia juga menjadi bagian penting dalam staf kepelatihan Shin Tae-yong yang mengorbitkan banyak pemain muda berbakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tak lagi mendampingi tim di fase terakhir kualifikasi, dukungannya terhadap Timnas Indonesia tetap teguh. Baginya, kegagalan kali ini bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk bangkit dan melangkah lebih jauh. (ind)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Ucapan Selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, cocok caption dan dibagikan ke media sosial.
Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) digegerkan penemuan seorang ba
Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ (inisial) memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT