News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpopuler: Kata Media Thailand Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Pildun, hingga Komentar Pedas Banjiri Skuad Garuda

Media Thailand puji perjuangan Timnas Indonesia meski gagal ke Piala Dunia 2026, sementara komentar pedas banjiri Skuad Garuda usai kalah dari Irak di laga krusial.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:21 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Thom Haye
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

tvOnenews.com - Kabar terpopuler sepak bola Indonesia kali ini datang dari hasil pahit yang dialami Skuad Garuda di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Berikut informasi lengkapnya.

1. Kata Media Thailand Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia vs Irak

Setelah perjuangan panjang dan penuh harapan, impian Timnas Indonesia untuk melangkah ke Piala Dunia kandas.

Kekalahan tipis dari Irak menjadi pukulan telak bagi penggemar sepak bola Tanah Air.

Dalam laga krusial Grup B yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, gawang Maarten Paes harus kebobolan lewat sepakan Zidane Iqbal di menit ke-75.

Gol tunggal tersebut tak hanya mengakhiri pertandingan dengan skor 1-0 untuk kemenangan Irak, tapi juga menutup peluang Indonesia untuk melaju ke babak berikutnya.

Kekalahan itu membuat posisi Timnas Indonesia berada di dasar klasemen dan memastikan langkah mereka berhenti di putaran keempat.

Hasil minor ini segera menuai gelombang reaksi dari publik, khususnya di media sosial.

Tagar #KluivertOut menjadi trending di platform X (Twitter), menandakan kekecewaan besar terhadap kinerja pelatih Patrick Kluivert.

Banyak penggemar menilai bahwa keputusan PSSI menunjuk Kluivert sebagai pelatih utama justru menjadi bumerang.

Mereka menuntut evaluasi besar-besaran, bahkan sebagian menyoroti agar federasi memanggil kembali Shin Tae-yong.

Namun di tengah kritik tajam dari publik dalam negeri, salah satu media olahraga Thailand, Ball Thai, justru memberikan apresiasi tinggi untuk perjuangan Skuad Garuda.

Dalam artikelnya, Ball Thai menulis bahwa Timnas Indonesia adalah harapan terakhir sepak bola Asia Tenggara di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Media tersebut menyebut perjalanan Indonesia luar biasa karena mampu menembus hingga babak keempat, sesuatu yang belum pernah dicapai oleh negara ASEAN lain.

Baca selengkapnya: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Media Thailand Sebut Timnas Indonesia sebagai Tim yang…

2. Reaksi Dunia Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia vs Irak

Sementara itu, dari sisi internasional, kekalahan Timnas Indonesia juga menjadi perhatian sejumlah media luar negeri.

Mereka menganggap langkah Garuda Asia hingga ke babak ini merupakan capaian luar biasa bagi tim debutan.

Namun sayangnya, tidak semua komentar bernada positif.

Di berbagai forum sepak bola dunia, sejumlah suporter asing melontarkan sindiran kepada tim asuhan Patrick Kluivert.

Beberapa menyinggung gaya bermain Indonesia yang dianggap meniru filosofi Belanda, mengingat banyak pemain keturunan yang lahir dan besar di Negeri Kincir Angin.

“Selamat Irak, Belanda bangkit lebih kuat,” tulis salah satu akun yang menyinggung latar belakang pemain naturalisasi Indonesia.

Ada pula yang menyebut Timnas Indonesia sebagai “miniatur Belanda di Asia”.

Kritik juga datang karena sejumlah pendukung menilai fans Indonesia terlalu percaya diri setelah lolos ke putaran keempat.

Namun di sisi lain, banyak yang tetap memberi semangat agar Timnas Indonesia tidak berhenti bermimpi dan terus berbenah untuk Piala Dunia 2030 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca selengkapnya: Belum Selesai Kesedihan Timnas Indonesia Usai Gagal ke Piala Dunia, Suporter Dunia Malah Serang Skuad Garuda dengan…

(ism/kmr/adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT