Top Round 4: Media Thailand Sebut Timnas Indonesia Harapan Asia Meski Gagal ke Piala Dunia, Tak Ada Angin FIFA Beri Kabar Gembira, Media Vietnam Makin Muak Skuad Garuda Sudah Jelas Gagal
- AFC
“Kini, perwakilan ASEAN hanya Indonesia yang masih bisa meraih tiket ke Piala Dunia,” lanjut Ball Thai. Media itu menutup dengan harapan agar Indonesia tetap melanjutkan pembangunan sepak bola yang stabil dan menjadi contoh baru di Asia Tenggara.
2. Kabar Mengejutkan dari FIFA: Peringkat Indonesia Naik Lagi
Meski gagal ke Piala Dunia 2026, skuad Garuda ternyata mendapat kabar gembira dari FIFA. Berdasarkan laporan Football-Ranking, Indonesia naik satu peringkat ke posisi 122 dunia, meski sebelumnya sempat turun akibat dua kekalahan.
- AFC
Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi membuat Indonesia kehilangan 6,68 poin, sementara kekalahan 0-1 dari Irak membuatnya kehilangan 6,53 poin. Hasil itu menurunkan peringkat Indonesia ke posisi 123 dunia per 13 Oktober 2025.
Namun, pada Selasa (14/10/2025), situasi berubah setelah Azerbaijan kalah 1-2 dari Ukraina dalam Kualifikasi Zona Eropa. Kekalahan itu membuat Azerbaijan kehilangan 4,37 poin dan turun ke posisi 123 dunia, sementara Indonesia naik ke posisi 122 dengan 1144,73 poin*.
Meski kenaikannya bersifat “karambol” akibat hasil negara lain, perubahan ini tetap dianggap sebagai kabar positif di tengah suasana duka.
“Meski gagal lolos ke Piala Dunia, Timnas Indonesia setidaknya tidak menjadi tim paling sial bulan ini.”
Kendati begitu, penurunan total poin tetap menjadi refleksi penting bagi PSSI dan Patrick Kluivert. Dua kekalahan beruntun di putaran keempat menunjukkan bahwa skuad Garuda perlu peningkatan signifikan — baik dalam hal fisik, rotasi pemain, maupun strategi melawan tim elite Asia seperti Arab Saudi dan Irak.
3. Media Vietnam: Geram dengan Isu Park Hang-seo ke Indonesia
Berbeda dengan Thailand yang memuji, media Vietnam justru menyoroti kegagalan Indonesia dengan nada sinis. Portal Soha.vn menulis bahwa kegagalan Garuda dianggap sebagai bukti bahwa strategi naturalisasi dan pergantian pelatih belum efektif.
“Dua kekalahan beruntun membuat tim nasional kandas di Piala Dunia, meskipun telah menerapkan kebijakan naturalisasi sejumlah pemain kelahiran Belanda,” tulis media tersebut.
Namun, yang membuat media Vietnam makin geram bukan hanya kegagalan itu, melainkan rumor bahwa mantan pelatih Vietnam, Park Hang-seo, kini disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Patrick Kluivert. “Pakar Indonesia ingin Tuan Park Hang-seo menggantikan Kluivert,” tulis Soha.
Load more