GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Segini Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI Setelah Pecat Patrick Kluivert, Tak Disangka sampai...

Berapa kompensasi yang harus dibayarkan PSSI untuk memutus kontrak Patrick Kluivert dan stafnya? Tak disangka sampai segini!
Kamis, 16 Oktober 2025 - 15:04 WIB
Patrick Kluivert dan Erick Thohir
Sumber :
  • ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S

Sementara laporan media Turki, Zpor, mengungkapkan bahwa di klub sebelumnya, Kluivert menerima bayaran hingga 142.000 euro per bulan—setara Rp 2,3 miliar.

Bila angka ini menjadi acuan, total kontrak dua tahun bisa menembus Rp 55 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSSI Harus Siap Rogoh Kocek Dalam

Ketum PSSI, Erick Thohir
Ketum PSSI, Erick Thohir
Sumber :
  • Instagram Erick Thohir

 

Karena pemutusan kerja dilakukan sebelum kontrak habis, PSSI wajib menanggung kompensasi sesuai sisa masa kerja Kluivert.

Dengan masa kontrak yang masih tersisa sekitar 14 bulan, maka PSSI berpotensi harus membayar Rp 33 hingga Rp 39 miliar sebagai pesangon, tergantung nominal gaji yang benar-benar disepakati.

Selama 10 bulan bekerja, Kluivert diperkirakan sudah menerima sekitar Rp 13–15 miliar. Artinya, sisa kontrak yang belum dijalani masih bernilai fantastis.

Belum lagi jika terdapat klausul penalti atau kompensasi tambahan akibat penghentian kerja sama secara mendadak, termasuk potensi kerugian dari proyek sponsor yang melibatkan nama Kluivert.

Menariknya, dalam aturan resmi FIFA disebutkan bahwa mekanisme pemutusan kontrak pelatih diatur secara jelas.

“Kontrak pelatih sepak bola dapat diakhiri dengan kesepakatan bersama, dan dalam kasus seperti itu, perjanjian pemutusan kontrak biasanya akan menjamin kompensasi finansial bagi pelatih. Besarnya kompensasi finansial akan bergantung pada sejumlah faktor, tetapi sisa masa kontrak biasanya menjadi faktor krusial,” bunyi peraturan FIFA dikutip dari laman EA Sports Law.

Artinya, besaran kompensasi yang diterima Kluivert sangat mungkin mengacu pada sisa durasi kontrak serta ketentuan yang tercantum dalam perjanjian dengan PSSI.

Kondisi keuangan PSSI diprediksi makin berat, karena federasi masih memiliki kewajiban membayar kompensasi kepada Shin Tae-yong, pelatih sebelumnya.

Jika kedua pelatih harus menerima pesangon di waktu berdekatan, total beban bisa mencapai puluhan miliar rupiah.

Situasi ini jelas menjadi pukulan berat bagi keuangan federasi, terutama di tengah sorotan publik terhadap efektivitas penggunaan dana dan hasil di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut situs Transfermarkt, kontrak Kluivert sebenarnya berlaku hingga Desember 2027. Bila seluruh durasi itu dijalankan, total gaji yang diterimanya bisa menembus Rp 46,8 hingga Rp 54 miliar.

Namun, karena baru bekerja selama 10 bulan, kompensasi yang wajib dibayar PSSI jika pemutusan dilakukan pada Oktober 2025 diperkirakan mencapai Rp 33–39 miliar, belum termasuk biaya tambahan lainnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT