Jelas-jelas Gagal Total Bersama Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Justru Dapat Pujian Setinggi Langit dari Publik Irak
- Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Baru seminggu setelah dipecat PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia, nama Patrick Kluivert justru melesat tinggi di Irak.
Media olahraga Irak, Winwin, sampai dibuat heran melihat fenomena yang terjadi di kalangan penggemar sepak bola mereka.
Pasalnya, pelatih yang baru saja gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 itu kini malah dielu-elukan publik Irak.
- Tim tvOnenews - Taufik Hidayat
Dalam laporannya, Winwin menulis dengan nada takjub, “Kluivert menyaingi Graham Arnold dalam hal popularitas di kalangan penggemar Irak.”
Ya, hanya butuh hitungan jam sejak pengumuman resmi pemecatan oleh PSSI, media sosial di Irak langsung dibanjiri seruan agar Federasi Sepak Bola Irak (IFA) segera mengontrak Kluivert sebagai pelatih baru.
Nama pelatih asal Belanda itu bahkan sempat jadi trending topic di beberapa platform lokal, menunjukkan betapa kuatnya kesan yang ditinggalkan Kluivert dalam dua laga terakhirnya bersama Indonesia—terutama saat menghadapi Irak sendiri.
Padahal, dari sisi prestasi, Kluivert baru saja menelan pil pahit bersama skuad Garuda.
- Kitagaruda.id
Indonesia gagal menembus Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak play-off melawan Arab Saudi dan Irak.
Namun, justru dari kekalahan itu, publik Irak menilai Kluivert berhasil menampilkan gaya permainan cepat, progresif, dan modern yang jarang mereka lihat dari pelatih-pelatih Asia dalam beberapa tahun terakhir.
"Nama pelatih asal Belanda Patrick Kluivert ramai disebut-sebut oleh penggemar Irak di media sosial, meski ia resmi dipecat dari jabatan pelatih tim nasional Indonesia hari ini, Kamis," tulis Winwin.
"Setelah pemecatannya diumumkan, nama pelatih Belanda itu menjadi topik hangat di kalangan penggemar Irak di media sosial, yang mulai memintanya menjadi pelatih Irak, karena popularitasnya kini menyaingi Arnold," lanjut laporan tersebut.
- X @timnasindonesia
Tak hanya penggemar, analis sepak bola Irak pun ikut terpukau.
Ali Al-Naimi, mantan analis teknis Timnas Irak, mengatakan bahwa Kluivert membawa napas baru dalam sepak bola Asia Tenggara, dengan filosofi menyerang berbasis penguasaan bola dan rotasi pemain yang disiplin.
“Ketika pelatih Belanda, Patrick Kluivert, mengambil alih tugas melatih Timnas Indonesia. Ia mendapati dirinya berhadapan dengan tim yang karakternya telah dibentuk oleh mantan pelatih Korea Tae Yong Shin selama lima tahun, seorang pelatih yang dikenal karena pendekatan bertahannya yang ketat dan disiplin yang tinggi,” ujarnya kepada Winwin.
Winwin menilai, hal inilah yang membuat banyak orang Irak jatuh hati. Bagi mereka, Kluivert merepresentasikan pelatih berani yang haus kemenangan.
"Para penggemar Irak biasanya condong ke pendekatan menyerang, tetapi yang membingungkan adalah sebagian besar pelatih tim cenderung memainkan gaya bermain konservatif dan defensif, mengandalkan umpan silang dan serangan balik. Mungkin ada tren institusional yang membentuk para pelatih tim nasional Irak dan mendorong mereka untuk mengadopsi gaya bermain ini," ungkapnya.
Kini, meski kariernya di Indonesia berakhir lebih cepat dari kontrak dua tahunnya, Patrick Kluivert justru mendapatkan pengakuan yang tak terduga. (asl)
Load more