News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Reda Kesedihan Timnas Indonesia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Media Vietnam Malah Serang Pemain Naturalisasi Garuda dengan...

Belum habis duka usai Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026, media Vietnam sudah serang pemain naturalisasi Garuda dengan sebutan...
Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:34 WIB
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks dan Thom Haye di laga kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

tvOnenews.com - Belum habis duka publik sepak bola Tanah Air usai Timnas Indonesia dipastikan gagal melangkah ke Piala Dunia 2026, media Vietnam justru melontarkan komentar pedas yang menyinggung soal pemain naturalisasi Garuda.

Dalam laporannya yang dirilis pada 21 Oktober 2025, media Vietnam Dantri menyoroti bahwa kegagalan Indonesia bukan semata karena taktik atau lawan yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media itu menyebut bahwa banyaknya pemain kelahiran Belanda di skuad Garuda memang sempat membuat Indonesia tampil lebih baik dibanding negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.

Timnas Indonesia Vs Irak
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • AFC

 

Namun, Dantri menilai kualitas mereka tetap “belum cukup” untuk bersaing dengan negara-negara elite Asia.

"Banyaknya pemain asal Belanda yang bermain di tim Indonesia membantu mereka menjadi lebih baik daripada tim-tim yang menggunakan pemain Asia Tenggara murni. Namun, level pemain-pemain ini masih terbilang cukup," tulis Dantri.

Media itu juga menyinggung bahwa pemain-pemain keturunan yang memperkuat Indonesia kebanyakan hanya bermain di klub kelas menengah di Eropa, jauh dari level top seperti yang dimiliki pemain Asia Timur dan Timur Tengah.

"Nama-nama besar di Asia, termasuk Jepang, Korea, dan Iran, semuanya memiliki pemain-pemain terkenal yang bermain di liga dan klub-klub papan atas Eropa, sementara pemain kelahiran Belanda hanya bermain di tim-tim kelas menengah di 'benua lama'," tambah media Vietnam itu.

Jay Idzes saat bela Timnas Indonesia
Jay Idzes saat bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

 

Tak berhenti di situ, Dantri kemudian menuding bahwa para pemain naturalisasi Indonesia tidak memiliki semangat juang yang sama dengan negara lain.

Lebih jauh, media itu bahkan menuduh bahwa para pemain keturunan lebih mementingkan kenyamanan pribadi ketimbang tanggung jawab terhadap publik Indonesia.

"Bagi para pemain naturalisasi Indonesia, setelah pertandingan mereka bahkan tidak kembali ke Indonesia, melainkan langsung ke Eropa, mereka hampir tidak peduli dengan opini publik Indonesia. Perbedaan besar inilah yang menciptakan tekad kedua belah pihak," jelas Dantri.

Timnas Indonesia vs Jepang
Timnas Indonesia vs Jepang
Sumber :
  • AFC

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Dalam analisisnya, Dantri juga membandingkan kebijakan naturalisasi Indonesia dengan negara-negara seperti Jepang dan Uzbekistan, yang disebut mampu mencapai level tinggi tanpa harus mengandalkan pemain keturunan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT