Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia, Gara-gara Gagal ke Piala Dunia 2026, Skuad Garuda Justru Makin...
- PSSI
tvOnenews.com - Media Vietnam mulai menaruh kecurigaan terhadap langkah besar yang tengah disiapkan Timnas Indonesia U-22 menjelang SEA Games ke-33.
Dalam laporan terbarunya, media tersebut menilai Indonesia tengah menyiapkan strategi tersembunyi yang berpotensi menyulitkan dua rival utama di Asia Tenggara, yakni Vietnam dan Thailand.
"Indonesia punya langkah baru, kemungkinan bakal menyulitkan U22 Vietnam - Thailand di SEA Games," tulis media Vietnam, Soha, dalam tajuk utama laporan mereka.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Menurut Soha, langkah yang dimaksud bukan sekadar strategi di lapangan, melainkan keputusan besar di level federasi.
PSSI di bawah pimpinan Erick Thohir disebut bakal mengalihkan seluruh fokusnya ke tim U-22, bukan tim senior, demi mempertahankan medali emas yang diraih di SEA Games edisi sebelumnya.
"Federasi Sepak Bola Indonesia akan memfokuskan semua upayanya pada tim nasional U-22, bukan tim nasional, dengan tujuan mempertahankan medali emas di SEA Games," kata Soha.
Keputusan tersebut datang tak lama setelah Indonesia resmi memecat Patrick Kluivert dari kursi pelatih kepala timnas senior akibat hasil mengecewakan di babak kualifikasi.
- tvOnenews-Taufik Hidayat
Soha bahkan mencatat bahwa hal itu membuka peluang besar bagi Indra Sjafri untuk kembali menjadi sosok kunci dalam proyek besar sepak bola Indonesia.
"Pada 24 Oktober, Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia Erick Thohir melakukan wawancara media tentang rencana persiapan tim nasional dan U22 pada periode mendatang," lanjut media Vietnam itu.
Dalam wawancara tersebut, Erick Thohir menegaskan bahwa FIFA Matchday November 2025 kemungkinan besar tidak akan digunakan oleh Timnas Indonesia senior.
Hal itu lantaran PSSI masih mencari sosok pelatih baru pengganti Kluivert.
“Soal FIFA Days, kalau belum dapat pelatih, mungkin belum bisa buru-buru menyelenggarakan pemusatan latihan timnas. Padahal kita punya rencana membawa sepak bola ke peringkat 100 dunia, target Piala Asia 2027, dan peta jalan menuju Piala Dunia,” ujar Erick Thohir dalam kutipan yang dikutip dari Soha.
- tvOnenews-Taufik Hidayat
Load more