GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Pedas Firman Utina kepada Patrick Kluivert: Dia Tidak Serius Melihat Pemain ...

Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina, soroti keputusan kontroversial Patrick Kluivert dalam menyusun line-up di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Senin, 27 Oktober 2025 - 17:17 WIB
Eks pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina, akhirnya memberikan komentar keras terkait performa Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bawah arahan Patrick Kluivert.

Timnas Indonesia mengalami dua kekalahan beruntun di Grup B, kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak. Kekalahan ini membuat skuad Garuda pulang dengan kepala tertunduk, sekaligus memastikan kegagalan mereka untuk melaju ke Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan utama muncul dari keputusan Patrick Kluivert dalam menurunkan starting line-up saat menghadapi Arab Saudi. Keputusan menurunkan Beckham Putra, Yakob Sayuri, dan Marc Klok dianggap kurang tepat, terutama mengingat lawan yang dihadapi sudah memiliki pengalaman di ajang Piala Dunia.

Selain itu, strategi Kluivert yang tidak menurunkan trio Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner juga dianggap sebagai kesalahan yang bisa dihindari.

Firman Utina, mantan kapten Timnas Indonesia yang kini menjadi asisten pelatih Dewa United, menyesalkan keputusan tersebut. Ia menilai ada kurangnya keseriusan dari Kluivert dalam memilih pemain.

Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina
Sumber :
  • Instagram/@firmanutina1515

 

"Dari segi pemilihan pemain kita lihat bahwa tidak ada keseriusan dari pelatih, melihat pemain-pemain mana yang dibutuhkan oleh tim nasional akan berlangsung di Pra Piala Dunia (PPD), memang banyak pemain di Indonesia, tapi PPD ada kelas juga pemain, siapa pemain yang akan diberangkatkan ke sana," ujar Firman, dikutip dari Kanal Youtube JMTV.

Mantan kapten Timnas di Piala AFF 2010 itu menambahkan bahwa Kluivert kurang memahami karakter dan kualitas materi pemain yang dibawa di putaran keempat. Ia menyoroti posisi Marc Klok yang tidak sesuai dengan pengalamannya bermain di klub.

"Kalau kita lihat juga, sejak kapan Klok bermain di klub dengan dua holding midfield? iya kan, kalau Ponaryo Astaman di situ, Bima Sakti di situ saya masih ngakuin juga," kata Firman.

"Tapi kualitas Joey Pelupessy, lebih baik dia ada di holding, dan ditopang sama Thom Haye dan beberapa pemain," sambungnya.

Pemain Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya
Pemain Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Selain itu, Firman menilai posisi Ricky Kambuaya tidak optimal. “Sejak kapan Ricky Kambuaya bermain di nomor 10? Ricky Kambuaya kan dari midfield art kedepannya lebih leluasa. Ricky Kambuaya harus banyak menggunakan space, bukan yang orang selalu nekan, itu bukan tipicalnya Ricky Kambuaya bermain di situ,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Firman Utina menegaskan bahwa keputusan Kluivert dan tim pelatih gagal memaksimalkan potensi pemain karena tidak menempatkan mereka di posisi terbaik.

"Itu yang saya bilang, Patrick Kluivert dan teman-temannya tidak mau coba untuk menggali bahwa pemain-pemain ini lebih baik di (posisi mana) potensinya," tutup Firman. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jangan Bangga Dulu Disebut Pak Haji setelah Pulang dari Tanah Suci, Pendakwah Ingatkan itu Bukan Gelar

Jangan Bangga Dulu Disebut Pak Haji setelah Pulang dari Tanah Suci, Pendakwah Ingatkan itu Bukan Gelar

Penyebutan "Pak Haji" atau "Bu Hajah" bukan gelar bagi yang sudah menyelesaikan ibadah haji di Tanah Suci, melainkan pengingat diri menjauhi segala keburukan.
John Herdman Penuh Senyum, 2 Pemain Timnas Indonesia di Eropa Kasih Kabar Bahagia Jelang FIFA Matchday

John Herdman Penuh Senyum, 2 Pemain Timnas Indonesia di Eropa Kasih Kabar Bahagia Jelang FIFA Matchday

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa tersenyum jika mendengar kabar terbaru dari dua pemainnya. Mereka tampil gemilang selagi membela klubnya masing-masing jelang FIFA Matchday.
Penjelasan Lengkap Dedi Mulyadi soal Wacana Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Diganti Sistem Jalan Berbayar

Penjelasan Lengkap Dedi Mulyadi soal Wacana Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Diganti Sistem Jalan Berbayar

Inilah penjelasan lengkap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal wacana penghapusan pajak kendaraan bermotor dan menggantinya dengan sistem jalan berbayar bagi pengguna jalan. 
Jadwal Final SBY Cup 2026, Minggu 17 Mei: Ada Perebutan Gelar Juara LavAni vs Perumda Tirta Bhagasasi

Jadwal Final SBY Cup 2026, Minggu 17 Mei: Ada Perebutan Gelar Juara LavAni vs Perumda Tirta Bhagasasi

Jadwal final SBY Cup 2026 hari ini, di mana ada laga seru antara LavAni vs Perumda Tirta Bhagasasi yang akan memperebutkan gelar juara.
Sosok Bojan Hodak di Mata Adam Alis, Ternyata Tak Segalak yang Dibayangkan: Dia Bukan Sekadar Pelatih di Persib Bandung

Sosok Bojan Hodak di Mata Adam Alis, Ternyata Tak Segalak yang Dibayangkan: Dia Bukan Sekadar Pelatih di Persib Bandung

Gelandang Persib Bandung, Adam Alis, ungkap sisi berbeda dari pelatih Bojan Hodak yang kerap dianggap galak. Di balik ketegasannya di lapangan, justru dikenal.
Reuni Berbeda Seragam: Vanja Bukilic Ngaku Siap Hadapi Megawati Hangestri di V-League

Reuni Berbeda Seragam: Vanja Bukilic Ngaku Siap Hadapi Megawati Hangestri di V-League

Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri yang musim lalu menjadi duet andalan Red Sparks, kini harus saling berhadapan di V-League. Dari tandem jadi rival berat.
background

Pekan ke-33

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT