News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Persib Yakin Timnas Indonesia Bisa Pertahankan Emas di SEA Games 2025, Asalkan...

Timnas Indonesia diyakini bisa mempertahankan medali emas di SEA Games 2025 nanti.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 09:54 WIB
Timnas Indonesia U-22 saat berhasil meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja.
Sumber :
  • Instagram/beckham_put7

Jakarta, tvOnenews.com – Eks pemain timnas Indonesia, Atep Rizal, optimistis skuad Garuda Muda mampu mempertahankan medali emas cabang sepak bola pada SEA Games 2025 di Thailand. Ia yakin di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri, mental juara yang sudah terbentuk akan menjadi kunci keberhasilan tim.

‎"Kalau dibilang kita bisa, saya yakin pasti bisa. Dengan pelatih yang sama, artinya, mental juaranya sudah terbentuk dari seorang pelatih," kata Atep kepada wartawan setelah mengikuti coaching clinic "Media Cup 2025" di Pendekar Goozone Mini Soccer Cibis Park, Jakarta Selatan, Rabu.

{{imageId:210884}}

‎Keyakinan Atep bukan tanpa alasan. Dua tahun lalu, Indra Sjafri berhasil mengantar Timnas U-22 Indonesia mengakhiri penantian panjang dengan meraih emas di SEA Games 2023 Kamboja. Momen itu menjadi salah satu pencapaian terbaik Garuda Muda dalam dua dekade terakhir.

‎Pada laga final yang dramatis di Phnom Penh, Indonesia menundukkan Thailand dengan skor meyakinkan 5-2. Kemenangan itu tidak hanya memutus puasa gelar, tetapi juga menegaskan dominasi Garuda Muda di Asia Tenggara.

‎Saat itu, skuad asuhan Indra diisi oleh para pemain yang kini menjadi tulang punggung timnas senior. Nama-nama seperti Rizky Ridho, Marselino Ferdinan, Ernando Ari, Ramadhan Sananta, Pratama Arhan, hingga Beckham Putra menjadi bagian penting dari generasi emas tersebut.

‎Kini, generasi itu sudah melewati masa tampil di ajang SEA Games. Namun, Atep meyakini semangat dan mental juara yang ditanamkan Indra Sjafri tidak akan hilang begitu saja. Nilai-nilai kemenangan itu bisa diwariskan kepada generasi baru Garuda Muda.

‎Ia menyebut beberapa pemain muda potensial seperti Kadek Arel, Cahya Supriadi, Toni Firmansyah, Dony Tri Pamungkas, hingga Jens Raven memiliki potensi besar untuk meneruskan tongkat estafet kejayaan Indonesia di SEA Games.

‎Meski begitu, Atep tetap mengingatkan bahwa mempertahankan gelar bukan perkara mudah. Persaingan di Asia Tenggara, terutama dengan Thailand dan Vietnam, akan menjadi ujian berat bagi tim muda Indonesia.

‎Atep menyebut Thailand sebagai lawan paling berbahaya di ajang tersebut. Negeri Gajah Putih dikenal sebagai raja sepak bola SEA Games dengan torehan 16 medali emas sepanjang sejarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:156770}}

‎Thailand terakhir kali meraih emas pada edisi 2017 di Malaysia setelah menundukkan tuan rumah dengan skor tipis 1-0. Sejak saat itu, mereka belum lagi menjadi juara meski dua kali mencapai partai final.

‎"Iya, bisa karena kita tahu pemain-pemain kita juga memiliki jam terbang yang cukup baik. Walaupun memang tidak mudah mempertahankan itu karena tim-tim seperti Thailand dan Vietnam mereka juga sudah sangat mempersiapkan diri," kata Atep.

‎Dalam persiapan menuju SEA Games 2025, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada pertengahan Oktober. Dari dua pertandingan itu, Indonesia bermain imbang 1-1 pada laga pertama dan kalah 1-2 di laga kedua.

‎Indra dijadwalkan memimpin pemusatan latihan tahap kedua Timnas U-22 pada November mendatang. Dalam tahap tersebut, jumlah pemain akan lebih ramping dibandingkan seleksi pertama, sekaligus menjadi persiapan akhir sebelum dua laga uji coba tambahan.

‎Dengan persiapan yang matang dan fondasi kuat yang dibangun Indra Sjafri, Atep yakin Garuda Muda memiliki peluang besar mempertahankan kejayaan di pentas SEA Games. Ia berharap seluruh elemen sepak bola nasional bersatu memberikan dukungan penuh demi keberhasilan Indonesia di Thailand nanti.

‎(igp/aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Waketum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin menegaskan, pelaku usaha membutuhkan kepastian kebijakan, bukan tambahan ketidakpastian yang berpotensi mengganggu iklim investasi.
Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Jepang jadi Andalan, Menaker Genjot Pengiriman WNI Lewat Program Magang

Jepang jadi Andalan, Menaker Genjot Pengiriman WNI Lewat Program Magang

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengungkapkan bahwa pengiriman peserta magang ke luar negeri terus ditingkatkan, Jepang masih menjadi tujuan dominan.
Ambisi Hijau Agung Sedayu Group: Sulap Hutan Lindung Banten Jadi Wisata Ramah Lingkungan Tanpa Rusak Alam?

Ambisi Hijau Agung Sedayu Group: Sulap Hutan Lindung Banten Jadi Wisata Ramah Lingkungan Tanpa Rusak Alam?

Agung Sedayu Group kembangkan hutan lindung Banten jadi wisata hijau. Fokus pada rehabilitasi mangrove, fasilitas publik, dan infrastruktur.
Pluim Blak-blakan Bongkar Fakta Mengejutkan di Tengah Kasus Dean James, Sebut Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Paspor Ganda

Pluim Blak-blakan Bongkar Fakta Mengejutkan di Tengah Kasus Dean James, Sebut Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Paspor Ganda

Wiljan Pluim mengungkap dugaan sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia masih menyimpan paspor Belanda, di tengah polemik status Dean James.
Irina Voronkova Jadi Pemain Termahal Proliga 2026? Segini Perbandingannya dengan Pemain Lokal

Irina Voronkova Jadi Pemain Termahal Proliga 2026? Segini Perbandingannya dengan Pemain Lokal

Berapa gaji atau nilai transfer Irina Voronkova di Jakarta Pertamina Enduro pada Final Four Proliga 2026? Federasi PBVSI sebenarnya sudah memiliki pedoman terkait

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT