News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelas-jelas Jadi Juara Bertahan, Indra Sjafri Tak Yakin Timnas Indonesia U23 Bisa Bawa Pulang Emas: Kita Harus Realistis...

Padahal jelas-jelas jadi juara bertahan SEA Games, pelatih Indra Sjafri malah tak yakin Timnas Indonesia U23 bisa bawa pulang emas kali ini. Kenapa?
Rabu, 12 November 2025 - 10:39 WIB
Mauro Zijlstra dan Indra Sjafri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U23, Indra Sjafri, memilih bersikap realistis jelang perhelatan SEA Games 2025.

Meski berstatus sebagai juara bertahan, ia tak ingin terlalu muluk menargetkan medali emas, apalagi tuan rumah kali ini adalah Thailand, yang dikenal memiliki keunggulan bermain di kandang sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada SEA Games 2023 lalu, Garuda Muda sukses mempersembahkan medali emas di bawah komando Indra Sjafri.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

 

Kini, pelatih asal Sumatera Barat itu kembali dipercaya oleh PSSI untuk memimpin Timnas Indonesia U23 di ajang edisi 2025 yang akan berlangsung pada 9-20 Desember mendatang.

Namun, Indra menegaskan bahwa dirinya tak ingin memberi janji berlebihan. Ia lebih memilih fokus menyiapkan skuad terbaik agar bisa tampil maksimal di setiap pertandingan.

“Tentu semua orang ingin menang emas, tetapi kita juga harus realistis, kita bermain di Thailand, tetapi semua pemain sesuai dengan arah ketua umum harus bermain maksimal,” kata Indra Sjafri saat ditemui di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Indra juga menambahkan bahwa pemilihan pemain dilakukan dengan sangat selektif untuk memastikan performa terbaik di lapangan.

“Makanya kami pilih pemain-pemain yang kita anggap terbaik dan hasilnya nanti ya tentu kita yang terbaik,” jelasnya.

Indonesia sendiri tergabung di Grup C bersama Filipina, Myanmar, dan Singapura.

Secara kualitas, peluang Garuda Muda untuk melaju ke fase gugur terbuka lebar sebelum berpotensi menghadapi lawan berat seperti Thailand atau Vietnam di babak selanjutnya.

Raih Medali Emas di edisi 2023, Indra Sjafri Sebut ada Tantangan Berbeda di SEA Games 2025 Thailand
Raih Medali Emas di edisi 2023, Indra Sjafri Sebut ada Tantangan Berbeda di SEA Games 2025 Thailand
Sumber :
  • tvonenews-Ilham Giovani

 

Meski begitu, Indra menyadari bahwa setiap pertandingan tetap memiliki tantangan tersendiri.

“Tantangannya nggak jauh berbeda karena lawan kita tim Asia Tenggara juga, cuman yang membedakan mungkin Thailand sebagai host,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menuntaskan fase grup dengan baik.

“Tetapi ‘kan dia nggak satu grup dengan kita, apakah Thailand nanti lanjut ke grup, dari fase grup ya nanti kita pikirkan. Cuma sebagai tuan rumah memang punya keuntungan,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa ratusan produk hasil penelitian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pemaparan inovasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Indonesia tidak boleh lagi didasarkan pada asumsi atau kepentingan sesaat, melainkan harus bertumpu pada fakta, realitas, dan pendekatan ilmiah.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan, Winarko akan dipanggil KPK usai ditemukannya uang 8.500 Dolar Singapura di dalam ruangannya oleh penyidik. 
Kemenag Didesak Jatuhkan Sanksi Tegas ke ASN yang Berurusan dengan Hukum

Kemenag Didesak Jatuhkan Sanksi Tegas ke ASN yang Berurusan dengan Hukum

Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Berkeadilan (Germak) mendadak menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Inspektorat Jenderal Kemenag di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Trending

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Sebelas dekan baru berbagai fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dilantik pada Selasa (4/8). Dalam menjalankan tugas, mereka dituntut fokus pada 5 agenda.
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT