News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketar-Ketir Hadapi Indonesia, Pelatih Thailand U-23 Ungkap Level Garuda Muda, Katanya Ivar Jenner Dkk..

Timnas Indonesia U-23 mendapat sorotan khusus jelang SEA Games 2025 setelah pelatih Thailand U-23 secara blak-blakan menilai Garuda Muda sebagai ancaman utama bagi ambisi mereka merebut emas di kandang sendiri.
Minggu, 16 November 2025 - 13:23 WIB
Ivar Jenner dan Rafael Struick di sesi latihan bersama Timnas Indonesia U-22
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

tvOnenews.com - Pelatih Thailand U-23, Wang Thawatchai Damrong-Ongtraku lsecara terbuka menyebut Timnas Indonesia U-23 sebagai ancaman terbesar di SEA Games 2025,.

Hal ini langsung menandakan panasnya rivalitas tiga raksasa Asia Tenggara: Indonesia, Vietnam, dan Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Thailand U-23 mulai angkat suara soal kekuatan para rival menjelang SEA Games 2025. Ia bahkan menyinggung level permainan Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri, yang dianggap sebagai ancaman terbesar bagi Thailand.

Menjelang berlangsungnya SEA Games 2025, tensi persaingan sepak bola Asia Tenggara meningkat tajam.

Adapun tiga negara kembali menjadi pusat perhatian yakni Vietnam, Indonesia, dan Thailand, yang masing-masing dipandang sebagai kandidat kuat perebut medali emas.

Rivalitas yang terus berkembang dalam beberapa edisi terakhir membuat persaingan tahun 2025 diprediksi menjadi yang paling panas.

Timnas Indonesia U-23 menjadi salah satu tim yang paling disorot setelah menunjukkan performa menjanjikan dalam beberapa turnamen sebelumnya.

Rafael Struick (kanan)
Rafael Struick (kanan)
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

 

Dengan tekanan besar serta ekspektasi tinggi dari publik, skuad Garuda Muda kini diwaspadai oleh para pesaing utama, termasuk tuan rumah Thailand.

Pelatih Thailand U-23, Wang Thawatchai Damrong-Ongtrakul, secara gamblang menyebut bahwa Indonesia merupakan salah satu lawan paling berbahaya bagi mereka.

“Dari Kejuaraan ASEAN [Piala AFF U-23 2025], kami melihat Vietnam sebagai salah satu pesaing kami, bersama dengan Indonesia,” ujar Thawatchai seperti dikutip TH Sport.

Ia menegaskan Thailand tidak boleh merasa aman meski bermain sebagai tuan rumah.

“Sama seperti Malaysia, kami juga kecewa dengan [hasil] Piala ASEAN, dan kami terus mempersiapkan diri. Kami tidak akan meremehkan negara lain,” tambahnya.

Penilaian itu muncul karena performa Indonesia di Piala AFF U-23 2025 cukup meyakinkan. Tim asuhan Indra Sjafri melaju hingga final sebelum kalah 0-1 dari Vietnam pada 29 Juli 2025 di Jakarta.

Sebaliknya, Thailand tersingkir di semifinal setelah dikalahkan Indonesia, sehingga dua tim tersebut kini dipandang sebagai penghalang terbesar ambisi Thailand merebut emas di kandang sendiri.

Memori pahit lainnya datang dari SEA Games 2023 di Kamboja, ketika Thailand tumbang dari Indonesia di partai final. Kekalahan itu masih membekas bagi publik Thailand, dan kini mereka bertekad membalasnya saat menjadi tuan rumah.

Untuk mematangkan persiapan, Thailand U-23 telah menjadwalkan laga uji coba menghadapi India U-23. Menariknya, India juga menjadi lawan uji coba Indonesia U-23 pada bulan sebelumnya, memperlihatkan kesamaan pola persiapan kedua tim.

Sementara itu, Indonesia dijadwalkan menghadapi Mali U-23 di Stadion Pakansari sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju SEA Games 2025. Dua negara ini kini sama-sama memperkuat strategi dan mencoba memaksimalkan kualitas tim sebelum memasuki turnamen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan rivalitas yang semakin intens, strategi yang terus disempurnakan, serta sejarah pertemuan yang sarat tensi, SEA Games 2025 diprediksi menghadirkan pertarungan paling seru antar kekuatan besar Asia Tenggara.

Vietnam, Thailand, dan Indonesia kini berada di trek yang sama menuju panggung utama. Pertanyaannya: apakah Timnas Indonesia U-23 mampu membuktikan levelnya dan kembali harumkan nama bangsa di SEA Games 2025? 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.
Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, dimana pole position berhasil diraih oleh rider Trackhouse, Raul Fernandez.
Dosen Sekolah Tinggi Agama di Aceh Diduga Lecehkan Sejumlah Mahasiswi, Dosen Lainnya Harap Oknum Tidak Kembali ke Kampus

Dosen Sekolah Tinggi Agama di Aceh Diduga Lecehkan Sejumlah Mahasiswi, Dosen Lainnya Harap Oknum Tidak Kembali ke Kampus

Seorang dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, diduga melecehkan sejumlah mahasiswi. Apabila tidak ada penyelesaian yang tegas, dosen dan mahasiswa mempertimbangkan untuk menghentikan kegiatan belajar-mengajar sebagai bentuk protes.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT