News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Turun ke Lapangan, Media Vietnam Sudah Tak Yakin Skuad Timnas Indonesia U-23 Tampil Ganas

Media Vietnam menyoroti kekalahan telak Timnas Indonesia U-23 0-3 dari Mali U-23, menilai kehadiran banyak pemain naturalisasi belum membuat tim tampil baik.
Selasa, 18 November 2025 - 09:25 WIB
Ivar Jenner jadi kapten Timnas Indonesia U-22
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

tvOnenews.com - Media Vietnam memberikan sorotan tajam terhadap kekalahan telak yang dialami Timnas Indonesia U-23 dalam laga uji coba menjelang SEA Games 2025.

Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri takluk 0-3 dari Mali U-23 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (15/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai pertandingan, pelatih Indra Sjafri menyebut bahwa 90 persen pemain starter pada laga itu akan menjadi bagian dari skuad resmi SEA Games 2025.

Dengan demikian, uji coba tersebut menjadi kesempatan penting bagi Indra untuk menilai kualitas pemain lain sebelum menentukan skuad final yang akan bertanding di Thailand bulan depan. 

Kekalahan ini memicu reaksi dari media asing, salah satunya Dantri dari Vietnam. Dalam laporannya, mereka menyoroti bahwa Indonesia tumbang meski diperkuat banyak pemain naturalisasi yang sebelumnya diprediksi akan menjadi kekuatan utama tim.

"U22 Indonesia menderita kekalahan telak meski menurunkan banyak bintang naturalisasi sebelum SEA Games," tulis Dantri.

Media Vietnam tersebut kemudian mengulas jalannya pertandingan 15 November itu secara detail. Kekalahan dari Mali, menurut Dantri, membuat Indonesia terlihat tertinggal dari Thailand yang tampil meyakinkan pada uji coba serupa.

Mereka juga menyoroti komposisi pemain yang dibawa Indra Sjafri untuk persiapan SEA Games.

Timnas Indonesia U22
Timnas Indonesia U22
Sumber :
  • kitagaruda.id

 

"Timnas U-22 Indonesia telah memanggil banyak pemain naturalisasi seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, Mauro Zijlstra, Jens Raven, Dion Markx... untuk mempersiapkan diri menghadapi SEA Games. Mereka penuh percaya diri untuk menyambut Mali U-22 di kandang sendiri," tulis Dantri.

Namun, rasa percaya diri tersebut tidak tercermin di lapangan. Dantri menggambarkan bagaimana Indonesia kesulitan sejak awal pertandingan.

"Melawan lawan mereka dari Afrika, mereka menunjukkan banyak kelemahan. Permainan kuat U-22 Mali membuat U-22 Indonesia kesulitan bertahan. Pertandingan berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan U-22 Mali," jelas mereka.

Media itu juga memberikan kronologi pertandingan, menyebut bahwa Indonesia langsung mendapat tekanan sejak menit awal.

"Dalam pertandingan ini, timnas U-22 Indonesia mendapatkan hujan dingin lebih awal," tulis Dantri.

Pada babak kedua, intensitas serangan Mali memang menurun, tetapi mereka tetap mampu menambah gol.

"Di babak kedua, Mali U-22 mengambil inisiatif untuk memperlambat tempo pertandingan. Mereka tidak lagi menyerang seagresif di babak pertama. Namun, tim Afrika tersebut tetap mencetak gol ketiga berkat Moulaye Haidara pada menit ke-90+1," lanjut laporan tersebut.

Dantri menutup laporannya dengan kalimat bernada sindiran yang seolah memberikan tekanan tambahan kepada skuad Garuda Muda.

Indra Sjafri dan Kadek Arel
Indra Sjafri dan Kadek Arel
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

 

"Tentu saja, pascakekalahan telak ini, anak asuh pelatih Indra Sjafri sudah paham posisi mereka dan akan banyak menimba pengalaman sebelum SEA Games," tulis Dantri.

Kekalahan dari Mali bukan sekadar hasil buruk, tetapi menjadi sinyal keras bagi Timnas Indonesia U-23. Selain menunjukkan rapuhnya pertahanan, laga ini memperlihatkan bahwa kehadiran para pemain naturalisasi belum otomatis membuat tim tampil konsisten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan ke depan bukan hanya soal strategi permainan, tetapi juga pembentukan mental, stabilitas performa, serta kemampuan memaksimalkan kontribusi pemain naturalisasi sebelum berhadapan dengan lawan-lawan berat di SEA Games 2025.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penabrak Anak 15 Tahun di Mampang Prapatan Diduga Pakai Tembakau Sintetis, Polisi: Hasilnya Negatif!

Penabrak Anak 15 Tahun di Mampang Prapatan Diduga Pakai Tembakau Sintetis, Polisi: Hasilnya Negatif!

Sebab, Joko menyebutkan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan urine terhadap pengendara mobil yang menabrak anak tersebut. Namun didapati hasilnya negatif.
Harga Cabai Merah dan Rawit di Aceh Barat Naik Drastis jadi Rp 85 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah dan Rawit di Aceh Barat Naik Drastis jadi Rp 85 Ribu per Kilogram

Harga cabai merah dan cabai rawit yang dijual pedagang di Kompleks Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat mengalami kenaikan harga jual di kisara
Survey 2 Tahun Kabinet Merah Putih: Menteri Perempuan Paling Menonjol Jatuh pada Meutya Hafid

Survey 2 Tahun Kabinet Merah Putih: Menteri Perempuan Paling Menonjol Jatuh pada Meutya Hafid

Salah satu nama yang menonjol dalam pemetaan Indopol Survey adalah Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
7 Fakta Terbaru Kasus Anak Difabel Dibully hingga Tewas di Surabaya, Bocah yang Diduga Terlibat Masih Beraktivitas

7 Fakta Terbaru Kasus Anak Difabel Dibully hingga Tewas di Surabaya, Bocah yang Diduga Terlibat Masih Beraktivitas

Kasus kematian Zulkarnain, anak difabel berusia 10 tahun di Surabaya, menyita perhatian publik.Simak fakta-fakta terbaru yang terungkap.
Info Demo Besok di Istana Negara, Polda Metro Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

Info Demo Besok di Istana Negara, Polda Metro Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Firman Darmansyah menerangkan, penerapan rekayasa lalu lintas ini masih bersifat situasional melihat kondisi di lapangan.
Kasus Oknum TNI Hajar Kepsek di Lamongan Naik ke Penyidikan, Kodim 0812: Kami Tak Benarkan Aksi Kekerasan

Kasus Oknum TNI Hajar Kepsek di Lamongan Naik ke Penyidikan, Kodim 0812: Kami Tak Benarkan Aksi Kekerasan

Kodim 0812/Lamongan secara resmi menyerahkan penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Meluntur, berinisial MM, kepada Sub Satuan Polisi Militer (Subdenpom) V/2-3 Lamongan

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Hal yang tak kalah menarik perhatian adalah sosok terduga tersangka dalam insiden mengerikan tersebut. Diketahui, bahwa terduga pelaku baru berusia 26 tahun.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis yang terus berkembang membutuhkan sistem operasional yang adaptif. Kenali tanda sistem perlu diperbarui melalui integrasi data, ERP, dashboard, dan otomasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT