Yakin Garuda Melesat, Timur Kapadze Bicara Soal Peluang Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze memberikan pandangan mengejutkan soal peluang Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2030. Ia menilai perkembangan skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan sinyal positif meski gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Kapadze saat ini menjadi salah satu kandidat pelatih baru Timnas Indonesia. Kehadirannya di Jakarta pun menimbulkan spekulasi kuat mengenai peluangnya menempati kursi pelatih Garuda.
Timnas Indonesia memang harus menelan kekecewaan usai tersingkir dalam putaran kualifikasi Piala Dunia 2026. Kegagalan itu menjadi sorotan publik dan mendorong PSSI melakukan evaluasi besar-besaran di semua sektor.
Timur Kapadze tiba di Indonesia sebelum menghadiri serangkaian agenda yang telah dijadwalkan. Salah satunya adalah menghadiri kegiatan di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jumat (21/11/2025), di mana ia memberikan pernyataan penting terkait masa depan sepak bola Indonesia.
- tvOnenews.com - Julio Tri Saputra
Dalam kesempatan tersebut, Kapadze menyebut bahwa Indonesia sebenarnya memiliki fondasi untuk bersaing di level yang lebih tinggi. Ia memuji proses pembangunan tim dan perkembangan pemain muda yang mulai menunjukkan hasil.
Menurut Kapadze, kegagalan lolos Piala Dunia 2026 tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti percaya diri. Ia justru melihat pengalaman tersebut sebagai modal berharga untuk memperbaiki kualitas tim jelang siklus berikutnya.
“Sekarang bisa dibilang Indonesia hampir lolos berarti persiapan mereka sudah bagus,” ujar Timur Kapadze dalam sesi konferensi pers, Jumat (21/11/2025).
Pernyataan Kapadze itu merujuk pada performa Timnas Indonesia yang sempat memberikan perlawanan ketat di fase kualifikasi. Ia menilai catatan tersebut cukup untuk menunjukkan bahwa Indonesia kini memiliki daya saing lebih kuat di Asia.
- AFC
Ia juga menekankan bahwa jarak Indonesia dengan tim-tim Asia lainnya tak lagi selebar dulu. Menurutnya, permainan yang lebih matang dan kesiapan fisik menjadi modal penting yang sudah mulai terlihat.
“Karena banyak pemain muda, jelang 2030 mereka masuk ke usia optimal,” kata pelatih yang membawa Uzbekistan menjadi runner-up Piala Asia U-23 2024.
Kapadze melihat struktur usia pemain Indonesia saat ini sangat mendukung proses pembentukan tim yang matang pada 2030. Banyak pemain yang kini berusia 18–22 tahun diprediksi akan memasuki fase puncak karier ketika Piala Dunia 2030 berlangsung.
Menurutnya, perpaduan pemain muda dan pengalaman akan menciptakan komposisi tim yang lebih stabil. Hal itu membuka kemungkinan Indonesia tampil lebih berani ketika menghadapi tim besar di Asia.
“Jadi saya optimistis dengan perkembangan usianya, mereka bisa maksimal,” jelas pelatih berusia 44 tahun tersebut.
Optimisme Kapadze semakin menguatkan keyakinannya terhadap potensi Indonesia. Ia menilai generasi yang sedang berkembang sekarang memiliki kualitas teknik dan mentalitas yang lebih baik.
Selain itu, ia percaya bahwa dengan program jangka panjang yang tepat, Indonesia dapat memaksimalkan perkembangan tersebut. Ia menilai hal ini menjadi kunci untuk mencapai mimpi tampil di Piala Dunia 2030.
Kehadiran Kapadze di Indonesia pun semakin meningkatkan minat publik untuk mengetahui keputusan PSSI berikutnya. Ia menjadi nama yang cukup kuat dalam bursa kandidat pelatih Timnas Indonesia.
Jika nantinya ditunjuk, Kapadze diyakini membawa pengalaman dan pendekatan berbeda dalam membangun tim. Mantan pelatih Uzbekistan ini dikenal memiliki fokus pada pembinaan pemain muda, yang sejalan dengan visi jangka panjang sepak bola Indonesia.
Dengan berbagai pandangan positifnya, Kapadze turut menumbuhkan harapan baru bagi para pendukung Timnas Indonesia. Kini, publik menunggu apakah PSSI akan benar-benar memberikan kursi pelatih kepada sosok yang percaya Indonesia mampu menembus Piala Dunia 2030. (igp/fan)
Load more