News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibuat Menderita Iran, Indonesia Tetap Lolos ke Piala Dunia 2026!

Tim sepak bola cerebral palsy Indonesia memastikan diri sebagai runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 setelah takluk 0-2 dari Iran pada laga final yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (22/11/2025) malam.
Minggu, 23 November 2025 - 02:52 WIB
Dibuat Menderita Iran, Indonesia Tetap Lolos ke Piala Dunia 2026!
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Tim sepak bola cerebral palsy Indonesia memastikan diri sebagai runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 setelah takluk 0-2 dari Iran pada laga final yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (22/11/2025) malam.

Dua gol Iran pada partai puncak tersebut dicetak oleh Amirhossein Ghorbani pada menit ke-15 dan Alireza Ahmadimoghadam pada menit ke-33. Meski gagal menjadi juara, Indonesia tetap berhak atas tiket ke Piala Dunia IFCPF 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia Tak Diunggulkan, Berakhir di Final

Pelatih tim sepak bola cerebral palsy Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Menurut dia, secara hitung-hitungan di atas kertas, Indonesia tidak masuk dalam daftar unggulan untuk melaju hingga laga puncak.

ā€œIni pertandingan yang luar biasa. Teman-teman sudah berjuang dengan maksimal sepanjang pertandingan,ā€ ujar Yanuar, dikutip dari keterangan resmi NPC Indonesia.

Yanuar menuturkan, dari sisi permainan, Garuda CP mampu mengimbangi bahkan beberapa kali membuat Iran kerepotan. Terutama pada babak kedua, Indonesia dinilainya tampil lebih menekan dan berani keluar menyerang.

Namun, di tengah dominasi tersebut, Iran menunjukkan efektivitas tinggi ketika mendapat peluang.

ā€œIran bisa memanfaatkan dua peluang menjadi gol dan bertahan dengan solid sehingga kemenangan mereka tidak terbendung,ā€ ucapnya.

Tiket ke Piala Dunia 2026

Kekalahan di final tidak membuat kepala para pemain Indonesia tertunduk lama. Status sebagai finalis Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 memastikan Indonesia melaju ke Piala Dunia IFCPF 2026.

Bagi Yanuar, kesempatan tampil di panggung dunia akan menjadi momentum penting peningkatan kualitas tim.

ā€œSekarang kami sudah mempunyai tolok ukur menghadapi tim yang menjadi juara dunia. Jadi kami akan meningkatkan kualitas permainan saat tampil di Piala Dunia 2026,ā€ kata Yanuar.

Ia menegaskan, tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari aspek taktik, fisik, hingga mental bertanding, agar Indonesia bisa tampil lebih siap ketika menghadapi lawan-lawan kuat di turnamen dunia tersebut.

Iran: Laga Sulit Kontra Indonesia

Di sisi lain, kapten tim Iran, Hassan Safari, mengakui bahwa laga final melawan Indonesia bukan pertandingan yang mudah.

ā€œKami tentu senang bisa mempertahankan gelar juara yang dua tahun lalu juga kami raih di Melbourne. Namun, final ini benar-benar sangat sulit. Indonesia memiliki organisasi permainan yang sangat bagus,ā€ ujar Hassan Safari.

Hassan juga memberikan apresiasi khusus terhadap perkembangan sepak bola cerebral palsy di Indonesia.

ā€œSaya berharap sepak bola cerebral palsy Indonesia bisa terus berkembang. Kami senang melihat ada tim baru di kawasan Asia Oseania,ā€ tuturnya.

Iran sendiri datang ke Solo dengan status mentereng. Mereka merupakan juara Piala Dunia Sepak Bola Cerebral Palsy IFCPF 2024, sekaligus salah satu kekuatan utama di level dunia untuk cabang olahraga ini.

Dukungan Suporter Solo

Sepanjang turnamen, timnas sepak bola cerebral palsy Indonesia mendapatkan dukungan luar biasa dari publik Solo. Suasana Stadion Sriwedari disebut selalu hidup sejak laga pertama hingga partai final.

Para pemain dan tim pelatih pun menyampaikan terima kasih atas dukungan tanpa henti tersebut. Sorak-sorai suporter dinilai menjadi energi tambahan bagi tim untuk berjuang maksimal di setiap pertandingan.

Komitmen NPC Indonesia Sambut Piala Dunia

Keberhasilan Indonesia menembus final Kejuaraan Asia Oceania 2025 mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia), Senny Marbun.

Senny menegaskan, pencapaian ini menjadi awal dari target yang lebih besar, yaitu bersaing di level dunia pada IFCPF World Cup 2026.

ā€œSaya berjanji Indonesia akan memberikan perlawanan yang sangat luar biasa di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat,ā€ ujar Senny Marbun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memastikan NPC Indonesia akan mengawal secara serius persiapan tim, mulai dari pemusatan latihan, uji coba internasional, hingga pemenuhan kebutuhan pendukung lainnya agar prestasi Indonesia di kancah global bisa terus meningkat.

Dengan modal tampil sebagai runner-up Asia Oceania dan pengalaman menghadapi juara dunia seperti Iran, tim sepak bola cerebral palsy Indonesia kini melangkah ke Piala Dunia 2026 dengan rasa percaya diri yang lebih besar.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Sebanyak 15 Serdik Bintara Bahasa Jepang Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dari Sebasa Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan outing program dengan mengunjungi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Ini alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung.Ā 
Penyuap Bupati Ponorogo Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Apresiasi Putusan Majelis Hakim

Penyuap Bupati Ponorogo Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Apresiasi Putusan Majelis Hakim

KPK mengapresiasi putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya yang menghukum pihak swasta Sucipto dengan kurungan penjara 2 tahun.
Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami soal dugaan aliran uang di kasus korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar susunan pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana kedua tim sama-sama menurunkan pemain andalan termasuk ada Megawati Hangestri.
Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Pemerintah memastikan kinerja ekonomi Indonesia tetap tangguh pada kuartal pertama 2026, bahkan di tengah tekanan global yang belum mereda.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT