News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Timnas Indonesia Vs Nepal: Remontada! Garuda Pertiwi Bawa Modal Positif Menuju SEA Games 2025

Timnas Putri Indonesia berhasil menang remontada atas Nepal dengan skor tipis 2-1. Pertandingan ini dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (26/11/2025) malam WIB.
Rabu, 26 November 2025 - 21:47 WIB
Timnas Putri Indonesia saat lawan Nepal menjelang SEA Games 2025
Sumber :
  • Instagram/Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Putri Indonesia berhasil menang remontada atas Nepal dengan skor tipis 2-1. Pertandingan ini dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (26/11/2025) malam WIB.

Sebelum membahas soal hasil, duel Timnas Indonesia vs Nepal merupakan laga uji coba FIFA Matchday November 2026. Itu merupakan bagian dari persiapan Garuda Pertiwi menjelang tampil di SEA Games 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Putri Indonesia
Timnas Putri Indonesia
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

SEA Games ke-33 bakal dilangsungkan di Thailand bulan depan. Dalam ajang tersebut, Timnas Putri Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Thailand, lalu Kamboja, dan Singapura. 

Pada laga pertama, Zahra Muhdalifa dan kolega akan langsung ditantang tuan rumah Thailand pada 4 Desember 2025. Tim asuhan Akira Higayishama itu ditargetkan meraih medali perunggu di ajang tersebut.

Selain melawan Nepal, Timnas Putri Indonesia akan juga akan menghadapi Taiwan pada Sabtu (29/11). Pelatih Timnas Putri Indonesia, Akira Higashiyama, membawa 36 pemain untuk dua laga ini. 

Mereka yang dipanggil adalah komposisi skuad antara pemain pengalaman dan talenta muda. Sebelum bertanding, Akira menargetkan kemenangan untuk Garuda Pertiwi saat melawan Nepal.

"Jadi, hampir dua bulan kami mempersiapkan pemusatan latihan untuk pertandingan melawan Nepal. Lalu, setelah itu kami akan bermain melawan Taiwan. Kami sangat antusias bisa memainkan pertandingan sesungguhnya. Dan tentu saja, kami harus menang," kata Akira pada jumpa pers pra-pertandingan, Selasa.

Sebagai informasi, Nepal sendiri merupakan negara peringkat 89 dunia dalam ranking FIFA sepak bola putri. Mereka ada di atas Garuda Pertiwi yang berada di peringkat 106 dunia.

Meski begitu, Akira mengatakan hal itu tak membuat timnya takut. Ia yakin dengan persiapan yang dilakukan timnya, Garuda Pertiwi dapat mengalahkan tim asuhan pelatih Nabin Neupane tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tetap saja, yang paling penting adalah apa yang bisa kami lakukan. Dan bagaimana persiapan kami untuk besok. Jadi, kami hanya harus menunjukkan yang terbaik besok," kata pelatih asal Jepang itu.

Benar saja, omongan pelatih asal Jepang tersebut terbukti. Skuad Garuda Pertiwi berhasil menang remontada alias comeback atas Nepal dengan skor tipis 2-1 setelah sempat tertinggal di babak pertama.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Jepang akan menjajal kekuatan Timnas Futsal Indonesia di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026). 
Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Buntuk kasus anak bunuh diri di NTT, KemenPPPA diminta segera menyusun program perlindungan psikologis anak, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan di wilayah 3T.
Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Inter Milan sudah gagal total di bursa transfer Januari karena tidak berhasil mendapatkan pemain baru. Namun Inter Milan bisa datangkan pemain baru akhir musim.
Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Merespons kasus anak SD bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli alat tulis, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.
Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
background

Pekan ke-20

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT