News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

​​​​​​​Sebelum Pratama Arhan, Persebaya Punya Hartono dengan Lemparan ke Dalam Sejauh Tendangan Sudut juga Main di Timnas Indonesia

Nama Pratama Arhan bek Timnas Indonesia dikenal sebagai pemain dengan lemparan jauh layaknya sepak pojok. Namun jauh sebelum itu, sepak bola Indonesia sudah mengenal
Kamis, 27 November 2025 - 23:59 WIB
Sebelum Pratama Arhan, Persebaya Punya Hartono dengan Lemparan ke Dalam Sejauh Tendangan Sudut
Sumber :
  • Omah Balbalan - tvOnenews.com/Julio

tvOnenews.com -— Nama Pratama Arhan bek Timnas Indonesia dikenal sebagai pemain dengan lemparan jauh layaknya sepak pojok.

Namun jauh sebelum itu, sepak bola Indonesia sudah mengenal sosok serupa yakni Hartono, mantan bek kanan Persebaya Surabaya dan eks pemain Timnas Indonesia era Pra-Olimpiade serta Piala Tiger 1998.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hartono menceritakan perjalanan kariernya dan bagaimana kemampuan lemparan jauhnya muncul secara tidak sengaja.

“Tadi saya lempar kok tahu lemparan saya jauh,” ujarnya sambil tertawa mengenang awal mula kemampuan spesial tersebut dalam Youtube Omah Balbalan.

Sebelum Pratama Arhan, Persebaya Punya Hartono dengan Lemparan ke Dalam Sejauh Tendangan Sudut
Sebelum Pratama Arhan, Persebaya Punya Hartono dengan Lemparan ke Dalam Sejauh Tendangan Sudut
Sumber :
  • Omah Balbalan

 

Hartono mengungkap bahwa kemampuan itu pertama kali disadari saat ia masih memperkuat Persebaya Junior pada 1988–1989.

“Ketika di Persebaya junior tahun 88–89 saya tidak pernah main. Waktu persiapan putaran nasional dicoba, pemain belakang berhalangan dan saya ditempatkan di bek. Ketika saya lempar, ternyata sampai jauh. Dari situ saya sadar,” jelasnya.

Menurutnya, kemampuan tersebut lahir bukan dari latihan khusus, melainkan aktivitas sehari-hari saat membantu orang tuanya di desa.

“Saya anak petani. Waktu panen tugas saya merontokkan padi dari karung pakai bambu. Mungkin karena sering itu otot saya terbentuk,” ceritanya.

Hartono baru menyadari potensinya pada usia 18–19 tahun, usia yang sama ketika Pratama Arhan mulai dikenal publik.

Ia juga pernah mencetak momen bersejarah lewat kemampuan tersebut, salah satunya di final Piala Utama 1990.

“Saya lempar jauh dan pemain belakang lawan salah antisipasi. Bola jatuh di belakang pertahanan dan Yusuf Ekodono langsung gol. Itu paling berkesan,” katanya.

Mantan Gelandang Vietnam Heran dengan Lemparan Arhan: Tidak Ada Tim yang Cetak Gol Sebanyak Timnas Indonesia Lewat Skema Itu
Mantan Gelandang Vietnam Heran dengan Lemparan Arhan: Tidak Ada Tim yang Cetak Gol Sebanyak Timnas Indonesia Lewat Skema Itu
Sumber :
  • tvOnenews.com/Muhammad Bagas - Julio Tri Saputra

 

Tak hanya soal kemampuan unik, Hartono juga dikenal sebagai simbol loyalitas. Selama karier profesionalnya, ia hanya membela satu klub yakni Persebaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau dihitung dengan junior, saya delapan tahun. Senior 11 tahun. Saya tidak pernah pindah,” jelasnya.

Kesetiaan itu, menurut Hartono, muncul dari rasa bangga mengenakan kostum Persebaya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT