News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Shin Tae-yong, Mengaku Prihatin Lihat Kondisi Skuad Garuda: Saya Merasa Sedih dan Sakit Hati karena Timnas Indonesia

Shin Tae-yong, pelatih yang pernah membawa Timnas Indonesia menjadi kuda hitam di Asia, tak menutup-nutupi perasaannya ketika melihat kondisi terbaru skuad Garuda
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:13 WIB
Suara Hati Shin Tae-yong, Mengaku Prihatin Lihat Kondisi Skuad Garuda: Saya Meerasa Sedih dan Sakit Hati karena Timnas Indonesia
Sumber :
  • YouTube Jekpot

tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ungkap suara hatinya soal kondisi Skuad Garuda saat ini. Gagal lolos Piala Dunia 2026, dan masih belum punya pelatih baru pengganti Patrick Kluivert.

Timnas Indonesia sedang berada dalam periode paling penuh gejolak dalam beberapa tahun terakhir. Setelah kegagalan menyakitkan di putaran Kualifikasi Piala Dunia 2026, skuad Garuda kini justru terombang-ambing tanpa sosok pelatih kepala. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekosongan kursi ini membuat masa depan tim nasional semakin tak pasti, memicu keresahan suporter dan mempertanyakan arah kebijakan federasi. 

Situasi ini makin runyam karena keputusan sebelumnya, mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert, dinilai tidak membawa hasil positif.

Di tengah kekacauan ini, publik menyoroti lambannya PSSI dalam menentukan nahkoda baru. Aksi protes di depan kantor federasi menjadi simbol kekecewaan pendukung yang menuntut perubahan nyata.

Mereka menilai kegagalan lolos ke Piala Dunia tidak boleh sekadar dianggap sebagai hasil buruk, tetapi sebagai peringatan keras bahwa perencanaan tim nasional butuh arah jelas dan konsisten. 

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @erickthohir

Dalam kondisi genting inilah, komentar terbaru Shin Tae-yong kembali diperbincangkan dan memberi perspektif berbeda mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Shin Tae-yong, pelatih yang pernah membawa Timnas Indonesia menjadi kuda hitam di Asia, tak menutup-nutupi perasaannya ketika melihat kondisi terbaru skuad Garuda. Ia mengaku prihatin karena Indonesia sedang berada dalam masa yang kurang baik. 

Padahal sebelumnya, Shin berhasil mengantar tim lolos hingga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026—sebuah capaian bersejarah yang membuat publik optimistis.

Namun perjalanan itu terhenti ketika PSSI secara mengejutkan memilih menghentikan kerja sama dengan Shin dan menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti. 

Keputusan tersebut membawa perubahan besar dalam atmosfer tim, terutama karena Kluivert dianggap ingin menanamkan nuansa Belanda dalam skuad Garuda. 

Sayangnya, langkah ini tidak berbuah manis. Di bawah arahan Kluivert, performa Timnas Indonesia malah terus merosot hingga akhirnya gagal menembus putaran final Piala Dunia.

Tak hanya gagal di kualifikasi, ketidakmampuan Kluivert menunjukkan progres membuat tekanan suporter semakin memuncak.

Beberapa kelompok pendukung menggelar aksi demonstrasi ke kantor PSSI, menuntut federasi lebih serius dalam memilih pelatih baru.

Mereka menilai keputusan PSSI terburu-buru, tanpa pertimbangan matang, dan justru membuat program jangka panjang Timnas Indonesia berantakan.

Shin Tae-yong sendiri mengaku mengetahui aksi tersebut. “Saya sempat lihat di Instagram,” ujarnya ketika diwawancarai kanal YouTube JekPot. 

Ia mengatakan rasa sedihnya melihat timnas berada di fase seperti ini. “Saya tidak bisa berkata apa-apa, saya merasa sedih dan sakit hati karena timnas Indonesia tidak bisa lolos ke Piala Dunia. Apalagi para pemain kita sudah bekerja keras sampai akhir.”

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Shin bukan hanya melihat dari sudut pandang profesional sebagai pelatih, tetapi juga memiliki ikatan emosional dengan para pemain yang telah berjuang di bawah komandonya.

Kesempatan Emas Garuda yang Terbuang dan Optimisme Shin Tae-yong untuk Piala Dunia 2030

Shin menilai kegagalan lolos ke putaran keempat merupakan kehilangan momentum besar. Menurutnya, Indonesia sebenarnya memiliki peluang nyata untuk melangkah lebih jauh.

“Sayangnya tidak lolos padahal sudah ronde ke-4. Sudah bagus lolos sampai ke ronde ke-4 tapi sayangnya gagal," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tim telah berada di jalur yang benar, namun kesempatan itu tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Perubahan pelatih di tengah jalan di fase paling krusial, ikut disebut publik sebagai salah satu faktor bangunan tim menjadi goyah.

Kendati demikian, Shin tetap memberikan apresiasi terhadap usaha para pemain. Ia menegaskan bahwa mereka telah berjuang keras sejak awal hingga akhir kualifikasi.

Meskipun kecewa, Shin Tae-yong tetap memandang masa depan Timnas Indonesia dengan optimis. Ia berharap para pemain tidak patah semangat dan menjadikan kegagalan ini sebagai batu loncatan untuk meraih mimpi lebih besar di tahun-tahun mendatang.

Pelatih berusia 55 tahun itu melihat masih ada perkembangan positif yang harus dijaga. “Pertama ada perkembangan yang baik untuk timnas Indonesia. Saya melihat ada harapan (untuk Piala Dunia 2030),” katanya.

Menurutnya, peluang Garuda untuk tampil di Piala Dunia 2030 tetap terbuka lebar asalkan ada perencanaan jangka panjang yang konsisten, mulai dari pemilihan pelatih hingga program pembinaan pemain.

Kondisi Timnas Indonesia saat ini adalah cerminan betapa pentingnya stabilitas dan kejelasan arah dalam sebuah proyek besar seperti Piala Dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik Shin Tae-yong dan suara suporter seharusnya menjadi alarm bagi PSSI untuk tidak lagi mengambil keputusan tergesa-gesa. 

Dengan fondasi yang pernah dibangun dan potensi pemain yang terus berkembang, harapan menuju Piala Dunia 2030 masih tetap hidup, asal federasi mampu belajar dari kegagalan yang baru saja terjadi. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aroma Liga Belanda di Duel Persib Vs Bali United, Eliano Reijnders Akui Tak Sabar Hadapi Eks Pelatih dan Rekan Setim

Aroma Liga Belanda di Duel Persib Vs Bali United, Eliano Reijnders Akui Tak Sabar Hadapi Eks Pelatih dan Rekan Setim

Wing back Persib Bandung, Eliano Reijnders, antusias menatap laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 menghadapi Bali United. Duel kedua tim diprediksi sengit.
Kepada Dedi Mulyadi, RSHS Bandung Bilang Kalau Perawat yang Lalai Berikan Bayi Pasien Sudah Dinonaktifkan

Kepada Dedi Mulyadi, RSHS Bandung Bilang Kalau Perawat yang Lalai Berikan Bayi Pasien Sudah Dinonaktifkan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta klarifikasi pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung terkait insiden perawat berikan bayi pasien ke orang lain
Usai Kritik Penampilan Shayne Pattynama, Bung Binder Kena Sindir Legenda Persija Jakarta: Kamu Tidak Mengerti

Usai Kritik Penampilan Shayne Pattynama, Bung Binder Kena Sindir Legenda Persija Jakarta: Kamu Tidak Mengerti

Legenda Persija Jakarta Greg Nwokolo geram dengan kritikan yang diungkapkan oleh pundit Bung Binder terkait penampilan Shayne Pattynama di laga Super League.
‎Jelang Semifinal AFF Futsal 2026, Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Ternyata Masih di Bawah Vietnam

‎Jelang Semifinal AFF Futsal 2026, Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Ternyata Masih di Bawah Vietnam

Timnas Futsal Indonesia hadapi Vietnam di semifinal AFF Futsal 2026. Meski ranking FIFA masih kalah, Garuda punya modal apik usai menang di Piala Asia.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Sudah Capek-capek Bela Ajax, Maarten Paes Tetap Dikritik Pengamat Belanda: Kiper Kiper Tidak Berguna

Sudah Capek-capek Bela Ajax, Maarten Paes Tetap Dikritik Pengamat Belanda: Kiper Kiper Tidak Berguna

Maarten Paes tetap jadi sasaran kritik pengamat Belanda meski tampil reguler bersama Ajax. Performa naik-turun dan blunder dinilai jadi alasan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT