Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Garuda Muda Jadi Sorotan! Pelatih Serbia Ikut Sentil Timnas Indonesia Usai Tersingkir di SEA Games 2025

Kegagalan Timnas Indonesia U-22 melangkah ke babak semifinal SEA Games 2025 turut menyita perhatian kalangan sepak bola internasional.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:50 WIB
Timnas Indonesia U-22 dan Dragan Dukanovic
Sumber :
  • kitagaruda/Doc.Dragan Dukanovic

Jakarta, tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia U-22 melangkah ke babak semifinal SEA Games 2025 turut menyita perhatian kalangan sepak bola internasional. Salah satu suara yang memberikan sorotan tajam datang dari Dragan Djukanovic, pelatih asal Serbia yang kini menukangi klub raksasa Maladewa, Maziya.

Garuda Muda sejatinya menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Myanmar pada laga pamungkas di Chiang Mai. Namun, hasil tersebut terasa pahit karena Indonesia tetap tersingkir akibat kalah produktivitas gol dari Malaysia dalam persaingan tiket runner-up terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Malaysia berhak melaju ke semifinal setelah mencetak total empat gol sepanjang fase grup, sementara Indonesia hanya mampu mengemas tiga gol. Meski memiliki poin dan selisih gol yang sama, perbedaan produktivitas ini menjadi penentu nasib sekaligus menyoroti lemahnya efektivitas permainan Indonesia.

Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Sumber :
  • ANTARA FOTO/NAY/sth/foc.

Fakta tersebut dinilai mencerminkan persoalan mendasar dalam penerapan taktik dan disiplin bermain. Sejumlah peluang yang gagal dimaksimalkan menjadi harga mahal yang harus dibayar skuad asuhan Indra Sjafri.

Dalam wawancara eksklusif bersama tvOnenews.com, Dragan Djukanovic yang pernah berkiprah di Indonesia bersama PSIS Semarang dan Borneo FC menyampaikan pandangan kritisnya. Pelatih berusia 55 tahun itu menilai sepak bola modern menuntut lebih dari sekadar bakat alami semata.

“Saran saya untuk para pemain adalah mereka harus bekerja keras memperbaiki diri, terus belajar, dan mengikuti perkembangan sepak bola modern,” ujar Dragan. Menurutnya, banyak pemain kerap terlena oleh kemampuan individu tanpa diimbangi pemahaman taktik yang matang.

Ia juga menekankan pentingnya aspek mentalitas sebagai fondasi utama untuk bersaing di level tertinggi. Fokus, hasrat berkembang, dan disiplin dinilai menjadi elemen yang tidak bisa ditawar dalam perjalanan seorang pesepak bola profesional.

“Mereka harus memiliki fokus penuh pada progres, serta disiplin dan motivasi tinggi dalam setiap pertandingan,” tambahnya. Dragan menilai mentalitas inilah yang kerap menjadi pembeda di turnamen singkat seperti SEA Games.

Tak hanya mengulas performa pemain, Djukanovic turut menyoroti peran krusial pelatih dalam ajang kompetitif. Ia menegaskan bahwa tugas pelatih bukan sekadar menyusun daftar pemain, melainkan membangun sistem permainan yang jelas dan konsisten.

“Bagi pelatih, hal terpenting adalah menciptakan atmosfer yang tepat dan bekerja keras, terutama dalam aspek taktik,” jelasnya. Menurut Dragan, kedisiplinan taktik yang diterapkan secara konsisten akan memberikan dampak nyata di lapangan.

Eks Pelatih PSIS, Dragan Dukanovic
Eks Pelatih PSIS, Dragan Dukanovic
Sumber :
  • Doc.Dragan Dukanovic

Pandangan tersebut seakan menjadi cermin atas performa Timnas Indonesia di fase grup SEA Games 2025. Minimnya variasi serangan dan kesulitan membongkar pertahanan lawan membuat Garuda Muda gagal mencetak gol tambahan yang sangat dibutuhkan.

Disiplin posisi dan pemahaman taktik kini menjadi pekerjaan rumah besar bagi sepak bola Indonesia. Tanpa perbaikan mendasar dalam edukasi pemain dan kematangan strategi, potensi besar yang dimiliki Garuda Muda berisiko terus terbuang sia-sia di level internasional.

Sebelum kegagalan di SEA Games 2025, Timnas Indonesia sebenarnya sudah lebih dulu menelan tiga hasil mengecewakan lainnya. Rangkaian kegagalan tersebut menjadi catatan pahit bagi perjalanan sepak bola nasional sepanjang tahun ini.

Kegagalan pertama datang dari Timnas Indonesia U-23 di ajang Piala AFF U-23 2025. Tim asuhan Gerald Vanenburg harus puas menjadi runner-up setelah takluk dari Vietnam di partai final.

Kegagalan berikutnya dialami Timnas Indonesia senior pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Di bawah asuhan Patrick Kluivert, skuad Garuda finis sebagai juru kunci pada ronde keempat kualifikasi zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rangkaian hasil negatif itu kemudian ditutup dengan kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Situasi ini menjadikan tahun 2025 sebagai periode penuh tantangan bagi sepak bola Tanah Air dan para pendukung setianya.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Asing yang Jatuh Hati pada Indonesia dan Menikahi Putri dari Legenda Timnas Indonesia

Pemain Asing yang Jatuh Hati pada Indonesia dan Menikahi Putri dari Legenda Timnas Indonesia

Masih ingatkan anda dengan pemain asing ini? Dia pernah bermain di Indonesia loh. Masuk ke banyak klub, dan nikahi anak dari legenda Timnas Indonesia
7 Ucapan Selamat HARKOPNAS ke-79 Tahun 2026, Cocok Dijadikan Caption di Media Sosial

7 Ucapan Selamat HARKOPNAS ke-79 Tahun 2026, Cocok Dijadikan Caption di Media Sosial

Berikut 7 ucapan selamat Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 pada 12 Juli 2026, cocok dijadikan caption media sosial.
Cek 7 Perubahan Rute Transjakarta di Koridor 13 Dampak "Sky Fun Run" di Jalur Langit

Cek 7 Perubahan Rute Transjakarta di Koridor 13 Dampak "Sky Fun Run" di Jalur Langit

PT Transportasi Jakarta mengubah sementara jalur untuk tujuh rute di Koridor 13 (CSW-Tendean) hari ini mulai pukul 05.00-13.00 WIB.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 13-19 Juli 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 13-19 Juli 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 13-19 Juli 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Kepastian Pasokan Bijih Nikel Jadi Kunci Hilirisasi, INDEF Soroti Pentingnya Relaksasi Kuota Produksi

Kepastian Pasokan Bijih Nikel Jadi Kunci Hilirisasi, INDEF Soroti Pentingnya Relaksasi Kuota Produksi

Langkah pemerintah merelaksasi kuota produksi nikel dinilai menjadi koreksi penting untuk menjaga keberlanjutan program hilirisasi nasional. Kepastian pasokan
Link Live Streaming Argentina Vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Argentina Vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026

Bagi Argentina, laga ini menjadi kesempatan untuk menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia. Di sisi lain, Swiss berambisi mencetak sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia 2026.

Trending

Kualitas Data Ilmiah Dukung Efektivitas Industri Obat Obesitas Global

Kualitas Data Ilmiah Dukung Efektivitas Industri Obat Obesitas Global

Industri terapi obesitas global tengah memasuki fase kompetisi yang berbeda yang telah bergeser pada kualitas data ilmiah untuk mendukung efektivitas terapi.
Megawati Hangestri Sudah Tiba di Korea Selatan, Ini Jadwal Kedatangan Para Pemain Andalan Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Sudah Tiba di Korea Selatan, Ini Jadwal Kedatangan Para Pemain Andalan Hyundai Hillstate

Hyundai Hillstate mulai menyusun persiapan menghadapi V League 2026/2027 dengan menjadwalkan kedatangan para pemain secara bertahap.
Link Live Streaming Norwegia Vs Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Norwegia Vs Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel Norwegia kontra Inggris untuk memperebutkan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 di Stadium Miami, Florida, Amerika Serikat (AS), Minggu (12/7) pukul 04.00 WIB.
Hasil Babak Pertama Inggris vs Norwegia: Jude Bellingham Buat Three Lions Akhiri Paruh Pertama dengan Skor Sama Kuat

Hasil Babak Pertama Inggris vs Norwegia: Jude Bellingham Buat Three Lions Akhiri Paruh Pertama dengan Skor Sama Kuat

Hasil babak pertama laga perempat final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Inggris melawan Norwegia di Miami Stadium, Miami, Amerika Serikat Minggu (12/7/2026)
Terima Pelimpahan Tersangka Febrie Adriansyah, Plt Jampidsus: Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

Terima Pelimpahan Tersangka Febrie Adriansyah, Plt Jampidsus: Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

Kasus dugaan TPPU dan korupsi dengan dua tersangka yaknieks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah dan DR resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
1.000 Rudal Siap Diluncurkan Jika Iran Coba Membunuh Trump

1.000 Rudal Siap Diluncurkan Jika Iran Coba Membunuh Trump

Presiden Donald Trump, Jumat (10/7) mengancam akan meluncurkan ribuan rudal ke Iran jika negara tersebut berupaya membunuh dirinya.
Update! Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 4.118 Orang, 16.740 Terluka

Update! Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 4.118 Orang, 16.740 Terluka

Inilah update terkait gempa Venezuela. Pada 24 Juni 2026 lalu, dua gempa kuat berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara di pesisir utara Amerika Selatan itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT