News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Indra Sjafri, Pengamat Minta Sikap Tanggung Jawab Zainuddin Amali Usai Gagal Raih Emas di SEA Games 2025

Kegagalan Timnas Indonesia U-22 mempertahankan medali emas di ajang SEA Games 2025 Thailand menjadi sorotan serius publik sepak bola nasional
Minggu, 14 Desember 2025 - 17:17 WIB
Timnas Indonesia U-22 jelang SEA Games 2025
Sumber :
  • kitagaruda.id

Jakarta, tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia U-22 mempertahankan medali emas di ajang SEA Games 2025 Thailand menjadi sorotan serius publik sepak bola nasional. Hasil buruk tersebut dinilai tidak sekadar persoalan teknis di lapangan, melainkan mencerminkan masalah yang lebih dalam pada aspek kebijakan dan tata kelola.

Kondisi ini memunculkan tuntutan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Timnas Indonesia U-22. Banyak pihak menilai kegagalan ini harus dijadikan momentum untuk membongkar persoalan struktural yang selama ini luput dari perhatian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Founder Save Our Soccer (SOS) sekaligus pengamat sepak bola Indonesia, Akmal Marhali, menegaskan bahwa kegagalan di SEA Games 2025 tidak boleh dianggap sebagai insiden biasa. Menurutnya, hasil tersebut menjadi alarm keras bagi PSSI untuk melakukan pembenahan secara total.

Pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali (kanan)
Pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali (kanan)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Akmal secara khusus menyoroti peran Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali, yang sejak awal mengusung target medali emas. Kendati demikian, persiapan Timnas Indonesia U-22 menuju SEA Games 2025 tergolong sangat singkat.

Penunjukan Indra Sjafri sebagai pelatih pun dinilai tidak dibarengi dengan perencanaan jangka panjang yang matang. Situasi ini kemudian memunculkan pertanyaan besar terkait konsistensi kebijakan federasi dalam membangun tim usia muda.

Pandangan Akmal tersebut diperkuat oleh unggahan Instagram anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. Dalam unggahannya, Arya menyatakan, “Minta maaf, urusan Timnas sepak bola putra untuk SEA Games, saya tidak mengerti (silakan tanya yang mengerti).”

Dari pernyataan tersebut, Akmal menilai urusan Timnas Indonesia di SEA Games secara struktural berada di bawah kendali Zainuddin Amali. Hal itu membuat arah tanggung jawab atas kegagalan kali ini semakin jelas.

Akmal juga mengingatkan bahwa kegagalan ini mencatat sejarah kelam bagi sepak bola Indonesia. Untuk pertama kalinya sejak SEA Games 2009, Timnas Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal.

Secara keseluruhan, ini menjadi kegagalan keenam Timnas Indonesia sejak pertama kali mengikuti SEA Games pada 1977. Catatan tersebut menambah panjang daftar kekecewaan publik terhadap prestasi Garuda Muda.

Timnas Indonesia U-22 Imbang Lawan Myanmar
Timnas Indonesia U-22 Imbang Lawan Myanmar
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Menariknya, dari enam kegagalan tersebut, tiga di antaranya terjadi saat Thailand menjadi tuan rumah, yakni pada 1985, 2007, dan 2025.

“Ini bukan sekadar kalah biasa. Ini alarm keras,” tegas Akmal saat dihubungi pada Minggu (14/12) di Jakarta.

Dari sisi kepelatihan, Akmal menilai kegagalan ini sebagai fase terburuk Indra Sjafri sepanjang kiprahnya di SEA Games. Setelah sebelumnya mempersembahkan medali perak pada 2019 dan emas pada 2023, Indra kini harus menerima kenyataan pahit tersingkir di fase grup.

Padahal, rekam jejak Indra Sjafri di level usia muda terbilang mentereng. Ia pernah mengantar Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 2013 dan 2024, Piala AFF U-22 2019, hingga meraih emas SEA Games 2023.

“Setiap orang ada zamannya. Kini, sepertinya kita memasuki era kegelapan bagi Indra Sjafri setelah sekian lama penuh bintang prestasi,” ujar Akmal.

Meski demikian, Akmal menegaskan bahwa evaluasi tidak boleh berhenti pada sosok pelatih semata. Ia mengingatkan bahwa Zainuddin Amali sendiri telah mengakui persiapan Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025 hanya berlangsung beberapa bulan, jauh berbeda dibandingkan SEA Games 2023 yang dipersiapkan hampir tiga tahun.

“Target emas dicanangkan, tetapi fondasi persiapannya jauh dari ideal. Ini kontradiksi kebijakan yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Akmal.

Menurut Akmal, naik-turunnya prestasi adalah hal wajar dalam dunia sepak bola, terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia. Bahkan negara besar seperti Italia pun pernah gagal lolos ke Piala Dunia secara beruntun, sehingga evaluasi seharusnya dilakukan secara jujur dan menyeluruh.

Ia mendorong agar evaluasi mencakup seluruh elemen tim, mulai dari pelatih, pemain, manajer, hingga penanggung jawab tim. Selain itu, konsistensi filosofi sepak bola nasional sesuai peta jalan 2045 menuju Golden Era dinilai krusial agar arah pembangunan tim nasional tidak terus berubah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang waktunya berbenah dan mengambil hikmah. Habis gelap, terbitlah terang. Namun terang itu hanya datang jika kita berani jujur dan bertanggung jawab,” pungkas Akmal.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakamla RI Sambut Kedatangan Kapal Coast Guard Malaysia dan Singapura

Bakamla RI Sambut Kedatangan Kapal Coast Guard Malaysia dan Singapura

Bakamla RI sangat antusias menyambut kedatangan dua kapal coast guard negara tetangga. Diketahui Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) dan Singapore Poli
Rezeki Mengalir Deras, 4 Zodiak Ini Diprediksi Keluar dari Masa Sulit

Rezeki Mengalir Deras, 4 Zodiak Ini Diprediksi Keluar dari Masa Sulit

Ramalan keuangan dan zodiak ramalan keuangan pada 12 Agustus 2026 ungkap 4 zodiak keluar dari masa sulit, lengkap dengan angka hoki keberuntungan rezekinya.
Sebelum Tantang Persija Jakarta di JIS, Brisbane Roar akan Lebih Dahulu Hadapi Dewa United

Sebelum Tantang Persija Jakarta di JIS, Brisbane Roar akan Lebih Dahulu Hadapi Dewa United

Brisbane Roar terlebih dahulu menghadapi Dewa United di Banten International Stadium pada Kamis (27/8/2026) dilanjutkan dengan melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, pada Sabtu (29/8/2026).
Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha Ditukar Miras, Ketua MUI Soroti Brand Beralkohol jadi Sponsor Acara Publik

Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha Ditukar Miras, Ketua MUI Soroti Brand Beralkohol jadi Sponsor Acara Publik

Ketua MUI Asrorun Niam Sholeh menyoroti brand minuman beralkohol, Newport menjadi sponsor The Sounds Project dari insiden viral surat Al-Quran ditukar miras.
Update Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Diincar Banyak Klub Luar Italia, Pindah ke Premier League?

Update Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Diincar Banyak Klub Luar Italia, Pindah ke Premier League?

Media Italia mengungkap Jay Idzes tengah diincar banyak klub luar negeri. Sassuolo kini harus menentukan sikap soal masa depan kapten Timnas Indonesia itu.
Perlindungan Pekerja Akan Berdampak Positif Terhadap Produktivitas Industri Sawit

Perlindungan Pekerja Akan Berdampak Positif Terhadap Produktivitas Industri Sawit

Bbeberapa manfaat positif penerapan K3 tersebut mulai dari melindungi kesehatan pekerja, meningkatkan produktivitas, hingga mendukung praktik keberlanjutan.

Trending

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

Revnaldo Ega, MC di booth Newport akhirnya meminta maaf setelah video sayembara satu botol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha menuai kecaman luas.
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 NU kian memanas. Sejumlah nama yang saat ini menjabat sebagai menteri disebut-sebut berpotensi ikut bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT