News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Tak Mau Setengah-Setengah, Ini Daftar Syarat Calon Pelatih Timnas Indonesia

PSSI tetapkan syarat yang harus dipenuhi oleh calon pelatih Timnas Indonesia.
Rabu, 17 Desember 2025 - 18:46 WIB
Endri Erawan
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.comPSSI mengambil langkah tegas dalam proses pencarian pelatih baru Timnas Indonesia. Federasi ingin memastikan figur yang terpilih bukan hanya berstatus pelatih kepala, melainkan juga bagian dari pembangunan sepak bola nasional.

Kali ini, PSSI tidak ingin mengulang pola lama yang dinilai kurang efektif. Pelatih Timnas Indonesia nantinya diharapkan benar-benar hadir dan hidup bersama ekosistem sepak bola Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses seleksi yang berlangsung sejak beberapa pekan terakhir kini memasuki fase krusial. Dari lima kandidat awal, PSSI mengonfirmasi bahwa pilihan telah menyempit menjadi dua nama terkuat.

Penyaringan tersebut dilakukan setelah federasi menggelar serangkaian pertemuan langsung di Eropa. Wawancara mendalam menjadi dasar utama dalam menilai kecocokan karakter dan visi para kandidat.

Dari lima nama yang masuk radar PSSI, hanya empat pelatih yang memenuhi panggilan wawancara. Ketidakhadiran satu kandidat langsung memengaruhi peluangnya untuk melanjutkan proses seleksi.

Manajer tim U-23 Indonesia Endri Erawan.
Manajer tim U-23 Indonesia Endri Erawan.
Sumber :
  • PSSI

Hasil evaluasi dari rangkaian wawancara itu kemudian dibahas secara internal. Dua kandidat akhirnya dinilai paling memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang Timnas Indonesia.

Sejumlah syarat pun dicanangkan PSSI untuk para kandidat. Salah satu hal yang wajib dipenuhi adalah calon pelatih skuad Garuda harus lebih banyak menetap di Indonesia dibandingkan negara asalnya.

"Target kami, pelatih itu harus all-out. Artinya, mereka harus lebih banyak berada di Indonesia daripada di negaranya. Harus punya pengalaman bagus meloloskan tim ke Piala Dunia, kalau perlu tinggal bersama keluarganya di Indonesia," kata anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Endri Erawan, di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Tak sebatas mengurus Timnas senior, PSSI juga memberi beban tanggung jawab yang lebih luas. Calon pelatih wajib terlibat aktif dalam penguatan fondasi sepak bola nasional.

Endri menyebut calon pelatih harus dekat dan menjalin komunikasi dengan kompetisi lokal, seperti Super League maupun Championship.

"Harus berkontribusi kepada pelatih lokal. Kalau ada kegiatan lisensi pelatih, juga turut mengisi kursus. Harus dekat dengan klub Liga 1 dan Liga 2. Filosofi sepak bolanya harus ditularkan ke pelatih Indonesia supaya pemain tidak canggung lagi saat ke Timnas," kata Endri.

Lebih lanjut, Endri menilai keselarasan cara pandang menjadi faktor kunci dalam penentuan akhir. Federasi ingin pelatih Timnas Indonesia berjalan searah dengan rencana besar yang telah disusun.

"Filosofi sepak bola Indonesia harus satu visi dengan proyek Timnas. Mudah-mudahan bisa kita dapatkan. Semua sudah saya laporkan ke Ketum (Erick Thohir) yang sedang fokus SEA Games. Setelah itu akan ada rapat Exco bersama Ketum. Mudah-mudahan bulan ini atau paling lambat bulan depan pelatih bisa diumumkan," katanya.

Pengetatan kriteria ini bukan tanpa alasan. PSSI belajar dari pengalaman sebelumnya, di mana sejumlah pelatih asing dinilai kurang optimal karena minim interaksi langsung di Indonesia.

Federasi menegaskan bahwa pelatih asing bukan sekadar hadir saat laga internasional. Keberadaan mereka diharapkan mampu menciptakan kesinambungan ilmu di level pembinaan.

"Dari empat nama yang diwawancarai, ada yang gugur karena tidak hadir atau tidak sanggup. Itu sudah dianggap gugur secara kualifikasi. Yang kami perhitungkan adalah pelatih harus punya persiapan matang dan program kerja yang baik. Paling penting, harus tinggal di Indonesia," ucap Endri.

Di sisi lain, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, turut menegaskan komitmen PSSI terhadap pelatih lokal. Menurutnya, proyek Timnas tidak boleh berjalan tanpa keterlibatan sumber daya dalam negeri.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji
Sumber :
  • PSSI

Sumardji mengungkapkan bahwa ada kriteria khusus yang wajib dipenuhi calon pelatih Timnas Indonesia. Salah satu poin yang ditekankan berkaitan dengan struktur tim kepelatihan.

Ia menyebut PSSI menginginkan model kerja yang kolaboratif. Pelatih kepala nantinya tidak berdiri sendiri, melainkan harus mampu membangun kerja sama dengan pelatih-pelatih dalam negeri.

Ia menilai keterlibatan pelatih lokal sebagai asisten menjadi kunci penting dalam pengembangan sepak bola nasional. Tanpa kehadiran mereka, proses pembelajaran dinilai tidak akan berjalan optimal.

"Yang terpenting, pelatih senior ini harus menerima asisten dari pelatih lokal untuk bergabung. Itu sangat penting. Kalau tidak ada keterwakilan, transfer ilmu tidak akan berjalan," ujar Sumardji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Paling tidak harus ada dua orang pelatih lokal yang terlibat. Kami butuh pelatih yang benar-benar menimba ilmu. Contohnya Coach Nova (Arianto). Saat itu kami minta Coach Shin (Tae-yong). Alhamdulillah, Coach Nova terus berkembang. Ke depan harus tetap upgrade untuk berprestasi," tutupnya.

(igp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.
Usai Tumbangkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Langsung Diincar Klub Indonesia

Usai Tumbangkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Langsung Diincar Klub Indonesia

Keberhasilan Aleksandar Dimitrov membawa Timnas Bulgaria menjuarai FIFA Series 2026 di Jakarta langsung menarik perhatian. Pelatih berusia 49 tahun itu kini di-
John Herdman Dongkrak Level Garuda, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Siap Uji Nyali Lawan Tim Timur Tengah

John Herdman Dongkrak Level Garuda, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Siap Uji Nyali Lawan Tim Timur Tengah

Performa Timnas Indonesia meningkat di era John Herdman. Bung Ropan menilai skuad Garuda bisa uji kekuatan lawan tim Timur Tengah di FIFA Matchday Juni 2026.
Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Timnas Futsal Indonesia bersiap kembali tampil di ajang ASEAN Futsal Championship (Piala AFF) 2026 yang akan digelar di Nonthaburi. Berstatus sebagai juara ber-
Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Sebanyak empat pekerja ditemukan tewas di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Thom Haye nilai John Herdman bawa angin segar untuk Timnas Indonesia, hal ini terlihat di FIFA Series 2026. Apakah bisa lampaui era pelatih Shin Tae-yong?

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT