GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Cuma Gara-gara Ini Ole Romeny Mantap Naturalisasi dan Pilih Timnas Indonesia

Ole Romeny secara terbuka mengungkap awal ceritanya bersedia menjalani proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ia mengaku minat itu muncul usai
Selasa, 30 Desember 2025 - 14:34 WIB
Ole Romeny, Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Keputusan Ole Romeny membela Timnas Indonesia menjadi salah satu cerita paling emosional dalam perjalanan Skuad Garuda menuju panggung dunia. 

Striker berdarah Belanda itu tidak sekadar datang sebagai pemain naturalisasi, tetapi membawa kisah keluarga, identitas, dan rasa keterikatan yang akhirnya bermuara pada pilihan besar: mengenakan seragam Merah Putih di level internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah gelombang diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia sejak kepemimpinan Erick Thohir di PSSI, nama Ole Romeny mencuri perhatian publik.

 Debutnya yang impresif, gol-gol krusial, hingga pengakuannya soal atmosfer Stadion Gelora Bung Karno (GBK) membuatnya cepat menjadi idola baru. Namun, di balik sorotan tersebut, ada satu fakta menarik: semuanya bermula dari satu berita olahraga yang ia baca secara tak sengaja.

Awal Mula Ole Romeny Tertarik Bela Skuad Garuda

Ole Romeny secara terbuka mengungkap awal ceritanya bersedia menjalani proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ia mengaku minat itu muncul setelah membaca sebuah pemberitaan media yang menyebut dirinya memenuhi syarat membela Timnas Indonesia.

“Wartawan itu menerbitkan berita bahwa saya bisa bermain untuk Indonesia,” kata Romeny, dikutip dari AD.nl.

“Berita itu kemudian diliput secara luas oleh media lain,” lanjutnya.

Kabar tersebut langsung sampai ke telinga PSSI. Federasi kemudian menghubungi Ole Romeny untuk menjajaki kemungkinan membela Timnas Indonesia di pentas internasional. 

Namun, striker Oxford United itu mengaku sempat terkejut karena sebelumnya sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya memiliki jalur legal untuk memperkuat Indonesia.

“Tak lama setelah itu, saya menerima telepon dari Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI),” ujar Romeny.

“Tetapi jujur saja, saya bahkan tidak tahu bahwa saya memenuhi syarat untuk bermain bagi Indonesia,” tambahnya.

Jejak Sang Nenek dari Medan yang Mengubah Segalanya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebingungan itu membuat Ole Romeny bertanya langsung kepada ibunya. Dari situlah fakta penting terungkap. Sang ibu kemudian menemukan akta kelahiran milik nenek Ole Romeny yang lahir di Indonesia.

Nenek Ole Romeny, Helene Wilhemina Romenij, diketahui lahir di Medan, Sumatra Utara, pada 2 April 1923. Fakta inilah yang menjadi dasar kuat proses naturalisasi sang striker.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.
Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II. Menurutnya, semua capaian adalah komitmen semangat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. 
Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Mencuat kabar di media sosial, terkait detik-detik mengerikan seorang WNA asal India berinisial SN (48) diduga bunuh diri di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT