Sebelum Bikin Jay Idzes Ketar-ketir, Striker Juventus Bicara Jujur soal Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
- Canadian Olympic Committee
Jakarta, tvOnenews.com - Striker Juventus, Jonathan David, berbicara soal pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman. Sang striker baru saja mencetak gol di laga kontra Sassuolo yang diperkuat Jay Idzes.
I Bianconeri berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 3-0 atas Neroverdi. Pertandingan tersebut digelar di Mapei Stadium, Rabu (7/1/2026) dini hari tadi WIB.
Jonathan David menjadi bintang lewat catatan satu gol dan satu assist-nya. Dia memberikan assist-nya untuk Fabio Miretti pada menit ke-62.
Sedangkan golnya tercipta hanya semenit setelah gol Miretti tersebut. David menyelesaikan peluang setelah memanfaatkan kesalahan Jay Idzes.
Sang striker asal Kanada merebut bola yang sebelumnya dikuasai oleh Idzes. Kapten Timnas Indonesia itu berusaha mengoper kepada kiper Arijanet Muric, namun terlalu lemah.
Lini pertahanan Sassuolo langsung kocar-kacir seketika David menguasai bola. Sang striker berusia 25 tahun pun berhasil menyelesaikan peluang di kotak penalti.
David merupakan striker Timnas Kanada. Dia kini telah mengemas total 73 caps dengan berhasil mencetak 37 gol sejak debut.
John Herdman adalah sosok pelatih yang memberikannya kesempatan debut pada 2018 silam. Tepatnya, itu terjadi pada saat Jonathan David berusia 18 tahun pada 9 September 2018.
Uniknya, kini David melawan Jay Idzes yang merupakan kapten Timnas Indonesia. Idzes kini ditangani oleh John Herdman yang telah ditunjuk sebagai juru taktik baru skuad Garuda.
Jauh-jauh hari sebelum menghadapi Idzes, Jonathan David sudah pernah berbicara positif soal Herdman. Menurutnya, Herdman adalah sosok yang tahu apa yang perlu dilakukan olehnya.
“Dia selalu tahu apa yang harus dilakukan dan memiliki taktik yang berbeda untuk setiap pertandingan,” kata David, dilansir dari keterangan PSSI.
Jonathan David merupakan seorang striker. Namun, di bawah Herdman, dia dimainkan pada banyak posisi, seperti penyerang sayap kanan atau kiri.
Herdman sendiri dikenal sebagai pelatih yang gemar mengandalkan tiga bek tengah. Ini sesuai dengan taktik yang berhasil dibangun oleh Shin Tae-yong sebelumnya.
Patrick Kluivert sempat berupaya mengubah gaya permainan menjadi empat bek. Namun, itu tidak berhasil dan berujung kepada kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. (rda)
Load more