Dari Peringkat 88 hingga 154, Tantangan Perbedaan Ranking Menanti Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
- X @timnasindonesia
Jakarta, tvOnenews.com – Timnas Indonesia bersiap menjalani rangkaian laga internasional dalam ajang FIFA Series 2026. Lantas, bagaimana soal peringkat FIFA milik para lawan skuad Garuda di turnamen tersebut? Berikut ulasannya.
FIFA Series 2026 akan mempertemukan skuad Garuda dengan lawan-lawan dari lintas benua yang memiliki ranking berbeda. Meski demikian, peringkat Timnas Indonesia ternyata bukanlah yang terendah dalam turnamen grup yang berlangsung di Tanah Air tersebut.
Dalam FIFA Series 2026, Timnas Indonesia dipastikan tidak hanya menghadapi tim dengan level setara. Satu lawan tercatat berada di atas peringkat FIFA Indonesia, sementara dua tim lainnya berada di bawah posisi skuad Merah Putih.
FIFA Series 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 31 Maret mendatang. Ajang ini menjadi bagian dari kalender resmi FIFA untuk memberikan kesempatan uji tanding internasional yang lebih luas.
Timnas Indonesia mendapat kepercayaan besar dari FIFA untuk menjadi salah satu tuan rumah. Penunjukan ini menjadi sinyal positif atas kesiapan infrastruktur dan pengalaman Indonesia menggelar pertandingan berskala internasional.
Total terdapat sembilan negara yang ditetapkan sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Selain Indonesia, negara-negara tersebut adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.
Berdasarkan pengumuman resmi FIFA, Indonesia tergabung dalam satu grup bersama tiga negara. Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta St. Kitts and Nevis.
Keberadaan tiga lawan dari kawasan berbeda membuat grup ini dinilai cukup menarik. Timnas Indonesia akan menghadapi karakter permainan yang bervariasi dalam waktu yang relatif singkat.
Jika melihat ranking FIFA terbaru, Indonesia saat ini berada di posisi ke-122 dunia. Peringkat tersebut menjadi acuan awal untuk menilai peta kekuatan di grup FIFA Series 2026.
Bulgaria menjadi lawan dengan ranking tertinggi yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Tim asal Eropa tersebut kini menempati peringkat ke-88 dunia menurut data FIFA.
Di sisi lain, Kepulauan Solomon berada cukup jauh di bawah Indonesia dengan menempati posisi ke-152. Sementara St. Kitts and Nevis tercatat berada di peringkat ke-154 dunia.
Perbedaan peringkat ini membuat laga-laga FIFA Series 2026 berpotensi menjadi tolok ukur perkembangan Timnas Indonesia. Pertandingan melawan tim yang lebih tinggi ranking-nya juga menjadi ujian mental tersendiri.
PSSI memandang turnamen ini sebagai momentum penting bagi skuad Garuda. Ajang internasional ini dinilai dapat membantu Timnas Indonesia meningkatkan kualitas permainan secara menyeluruh.
"Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah tidak hanya menjadi bukti kepercayaan dunia terhadap kemampuan Indonesia menyelenggarakan event internasional, tetapi juga membuka peluang bagi Timnas Indonesia untuk berkembang ke level lebih tinggi," tulis PSSI dalam rilisnya.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga menyoroti pentingnya FIFA Series 2026 bagi Timnas Indonesia. Ia menilai kesempatan ini jarang didapat dan harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.
Menurut Erick Thohir, pertemuan dengan tim dari berbagai konfederasi memberikan nilai tambah bagi para pemain. Pengalaman tersebut diyakini dapat membentuk mental bertanding yang lebih kuat.
"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim," kata Erick.
"Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia," tutupnya.
(igp/rda)
Load more