Sudah di Indonesia, 3 Pemain Keturunan Eropa Bisa OTW Dinaturalisasi dan Dipanggil John Herdman ke Timnas untuk Piala AFF
- X - Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com – John Herdman mulai menyusun kerangka Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Tiga pemain keturunan yang saat ini berkiprah di Liga 1 disebut bisa menjadi opsi naturalisasi instan bagi Skuad Garuda.
Era baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman resmi dimulai dengan ambisi besar. Pelatih asal Inggris itu langsung tancap gas menyiapkan kerangka tim terbaik jelang dua agenda penting, yakni FIFA Series pada Maret dan Piala AFF 2026 yang digelar Juli mendatang.
Herdman menyadari ekspektasi publik sepak bola Tanah Air terhadap prestasi Skuad Garuda sangat tinggi. Karena itu, mantan pelatih Timnas Kanada tersebut menegaskan tidak menutup mata terhadap potensi pemain berkualitas, termasuk mereka yang memiliki garis keturunan Indonesia.
Dalam pernyataan perdananya di Jakarta, Herdman menegaskan sikap terbuka untuk menambah amunisi melalui jalur naturalisasi. Ia menilai, untuk bersaing di level internasional, Timnas Indonesia membutuhkan pemain dengan kualitas grade A yang telah teruji di kompetisi berintensitas tinggi.
“Untuk bisa bersaing di panggung dunia, Anda membutuhkan pemain level satu dan dua, pemain yang bermain di lima liga top dunia,” ujar Herdman. Ia menambahkan bahwa pengalaman menghadapi intensitas serta kecerdasan taktik sepak bola internasional menjadi faktor pembeda.
Pelatih berusia 50 tahun itu menekankan bahwa rekam jejak karier seorang pemain tidak bisa dibantah. Menurutnya, pengalaman bermain di liga top merupakan aset berharga untuk mendongkrak level permainan Timnas Indonesia.
Menariknya, Herdman tidak selalu harus melirik jauh ke Eropa untuk mencari talenta keturunan. Saat ini, setidaknya ada tiga pemain berdarah Eropa yang sudah berkarier di Super League Indonesia dan berpotensi menjadi opsi instan untuk dinaturalisasi demi memperkuat tim di Piala AFF 2026.

- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Berikut tiga pemain keturunan Eropa yang sudah berada di Indonesia dan layak masuk radar John Herdman. Ketiganya dinilai memiliki latar belakang serta kualitas yang sesuai dengan kebutuhan Skuad Garuda.
Jordy Tutuarima (Persis Solo)
Nama pertama yang patut diperhitungkan adalah bek kiri Persis Solo, Jordy Tutuarima. Pemain pilar Laskar Sambernyawa ini memiliki rekam jejak cukup mentereng di Eropa sebelum berkarier di Indonesia pada 2025.
Tutuarima sempat merasakan atmosfer internasional di level junior saat dipanggil Timnas Belanda U-17 pada 2010. Cedera ligamen memang sempat menghambat kariernya, namun saat dirinya pulih, tercatat Jordy selalu tampil reguler dengan catatan 23 penampilan sejauh ini buat Persis.
Pemain berdarah Maluku dari garis kakek ini bisa menjadi opsi menarik di sektor bek kiri Timnas Indonesia. Pengalamannya bersama klub Eropa seperti FC Noah menawarkan kematangan mental yang sejalan dengan kriteria Herdman.
Jordy Wehrmann (Madura United)
Selanjutnya ada gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, yang tampil konsisten di lini tengah Laskar Sape Kerrab. Mantan pemain Timnas Belanda kelompok umur ini memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya yang lahir di Jakarta.
Rekam jejak Wehrmann terbilang istimewa karena merupakan jebolan akademi Feyenoord dan pernah menjuarai Piala Swiss bersama FC Luzern pada musim 2020–2021. Sejak bergabung dengan Madura United pada 2024, ia mencatatkan 50 penampilan dan menyumbang empat gol.
Kedekatannya dengan Indonesia juga tak diragukan, termasuk kecintaannya pada masakan Nusantara buatan sang nenek. “Oma dan opa saya orang Indonesia asli dan lahir di Jakarta,” ungkap Jordy yang berpotensi menjadi jenderal baru di lini tengah Garuda.

- Instagram - Madura United
Jasey Wehrmann (Madura United)
Terakhir adalah Jasey Wehrmann, adik kandung Jordy, yang juga meniti karier di Madura United. Pemain kelahiran Delft, Belanda, pada 2005 ini berposisi sebagai penyerang sayap dan kini dimatangkan di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Jasey bergabung dengan Madura United sejak awal musim 2025–2026 setelah sebelumnya menimba ilmu di Sparta Youth dan klub Kroasia, HNK Vukovar U-19. Meski menit bermain di tim senior masih terbatas, potensinya dinilai menjanjikan sebagai aset jangka panjang.
Seperti sang kakak, Jasey terbuka untuk membela Merah Putih melalui jalur naturalisasi. Usianya yang masih muda juga membuka peluang menempuh jalur tinggal lima tahun berturut-turut di Indonesia untuk memperoleh kewarganegaraan secara reguler.
Keberadaan tiga pemain keturunan ini di kompetisi domestik menjadi nilai tambah strategis bagi John Herdman. Berbeda dengan diaspora yang berkarier di Eropa dan kerap terkendala izin klub, mereka dinilai jauh lebih fleksibel untuk dipanggil kapan saja.
Faktor tersebut sangat krusial, terutama dalam menghadapi Piala AFF 2026 yang kerap berbenturan dengan kalender liga Eropa. Dengan kualitas jebolan Eropa namun merumput di dalam negeri, trio ini bisa menjadi solusi realistis bagi Herdman dalam membangun kedalaman skuad yang solid.
(sub)
Load more