Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Daftar pemain berdarah Indonesia yang belum mengambil keputusan untuk membela Timnas Indonesia kembali bertambah.
Terbaru, Jayden Oosterwolde secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya masih memprioritaskan mimpi memperkuat Timnas Belanda, sejalan dengan sikap yang sebelumnya ditunjukkan Pascal Struijk.
Jayden Oosterwolde merupakan bek kiri andalan Fenerbahce yang telah bermain reguler di Liga Turkiye sejak bergabung pada 2023.

- Fenerbahce Official
Pemain berusia 24 tahun tersebut lahir di Zwolle, Belanda, dan memiliki latar belakang keluarga yang membuat namanya kerap dikaitkan dengan potensi membela Timnas Indonesia.
Oosterwolde memiliki darah Indonesia dari sang ibu, sementara ayahnya berasal dari Suriname.
Dengan status tersebut, ia sejatinya memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia maupun Suriname. Namun, hingga kini pilihannya masih tertuju pada negara tempat ia lahir dan dibesarkan.
“Ya, masih menjadi mimpi saya untuk bermain bagi tim nasional Belanda. Ibuku berasal dari Indonesia dan ayahku dari Suriname,” ujar Oosterwolde dalam wawancara yang diunggah di kanal YouTube A Spor.

- Fenerbahce Official
Ia mengungkapkan bahwa isu soal tim nasional kerap menjadi pembahasan di lingkungan keluarganya.
Bahkan, kedua orang tuanya secara rutin menanyakan kemungkinan dirinya membela Indonesia atau Suriname.
“Jadi, mereka menghubungi saya setiap bulan menanyakan apakah saya ingin bermain untuk Indonesia atau Suriname, tetapi saya masih ingin bermain untuk tim nasional Belanda,” katanya.
Meski peluang membela Indonesia dan Suriname dinilai lebih terbuka, Oosterwolde memilih bersabar.
Ia merasa kariernya masih panjang dan yakin masih memiliki peluang untuk menembus ketatnya persaingan di Timnas Belanda. Namun, hal tersebut justru menjadi motivasi tersendiri baginya.
“Saya rasa saya punya peluang untuk itu (Belanda) dan untuk menunjukkan kemampuan saya di sana. Jadi, itulah hal yang ingin saya perjuangkan,” tegasnya.
Sikap Jayden Oosterwolde ini sejalan dengan keputusan yang diambil Pascal Struijk.

- Instagram/pascalstruijk
Bek Leeds United tersebut juga memiliki darah Indonesia dan kerap mendapat dukungan dari penggemar Tanah Air agar bersedia memperkuat skuad Garuda.
Struijk mengaku senang dengan antusiasme besar suporter Indonesia. Namun, saat ini fokus utamanya masih tertuju pada klub dan target jangka pendek bersama Leeds United di Premier League.
Meski demikian, Struijk menegaskan bahwa dirinya belum memikirkan langkah ke tim nasional lain.
Ia ingin memastikan musimnya bersama Leeds United berjalan maksimal, termasuk berjuang menjauh dari zona degradasi.
“Itu bukan sesuatu yang saya fokuskan. Saya ingin mengakhiri musim ini dengan kuat bersama Leeds United. Kami ingin bertahan di Premier League dan finis setinggi mungkin,” jelasnya.

- REUTERS/Chris Radburn
"Mari berharap hal itu (bermain di Timnas Belanda) akan terjadi suatu saat nanti," tegasnya.
Seperti Oosterwolde, Struijk juga masih menyimpan ambisi untuk membela Timnas Belanda. Ia berharap performa konsistennya di level tertinggi bisa membuka peluang tersebut di bawah arahan Ronald Koeman.
“Membela tim nasional Belanda masih jadi impian bagi saya. Akan tetapi Itu tergantung pada bagaimana performa saya di lapangan....Sejauh ini saya bermain dengan baik, jadi saya berharap bisa terus seperti ini,” ungkap Struijk.
Ia pun menyadari bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pelatih tim nasional.
“Jika Anda tampil di level tertinggi, menurut saya Anda layak mendapatkan kesempatan. Tapi saya bukan pelatih nasional,” tandasnya.
Fenomena Jayden Oosterwolde dan Pascal Struijk tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Di tengah upaya memperkuat skuad Garuda dengan pemain-pemain keturunan berkualitas, daftar nama yang memilih menunda peluang membela Indonesia justru terus bertambah.
Situasi ini membuat John Herdman harus memutar otak lebih keras. Di satu sisi, kualitas pemain keturunan sangat dibutuhkan untuk mendongkrak level Timnas Indonesia.
Namun di sisi lain, keputusan akhir tetap berada di tangan pemain, yang masih mengejar mimpi membela negara kelahiran mereka. (asl)
Load more