News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlalu Banyak Pemain Bertahan, John Herdman Blak-blakan soal Kondisi Timnas Indonesia Saat Ini

John Herdman blak-blakan menilai Timnas Indonesia terlalu banyak pemain bertahan. Begini katanya!
Jumat, 6 Februari 2026 - 13:52 WIB
John Herdman, pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan segera memasuki babak baru di bawah kepemimpinan John Herdman.

Datang sebagai pengganti Patrick Kluivert, pelatih asal Inggris tersebut langsung memancing rasa penasaran publik Tanah Air mengenai strategi dan pendekatan yang akan ia bawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan rekam jejak internasional yang cukup kuat, Herdman bukan sosok asing di level sepak bola dunia.

Ia dikenal sukses membangun Timnas Selandia Baru dan Kanada hingga mampu bersaing di turnamen besar, termasuk Piala Dunia.

Karena itu, penunjukannya oleh PSSI dipandang sebagai langkah jangka panjang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sepak bola nasional.

PSSI sendiri mengontrak Herdman selama dua tahun dengan tanggung jawab ganda: menangani Timnas Indonesia senior sekaligus Timnas U-23.

John Herdman
John Herdman
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Timnas Indonesia

Meski belum menjalani laga debut bersama Skuad Garuda, publik sudah menanti seperti apa racikan taktik dan filosofi yang akan diterapkannya.

Rasa penasaran tersebut mulai terjawab.

Dalam sebuah video yang diunggah melalui kanal YouTube resmi Timnas Indonesia, John Herdman secara terbuka mengemukakan pandangannya mengenai komposisi skuad saat ini.

Pelatih berusia 50 tahun itu menyoroti satu hal utama, yakni soal  dominasi pemain bertahan di dalam skuad Timnas Indonesia.

Alih-alih melihatnya sebagai masalah, Herdman justru menilai kondisi tersebut sebagai potensi kekuatan.

Menurutnya, banyaknya pemain dengan karakter defensif dapat menjadi fondasi penting untuk membangun tim yang solid dan stabil.

"Mengingat banyak dari para pemain itu pemain defensif sehingga memberi kita fondasi pertahanan yang kuat. Yang menurut saya, pelatih mana pun harus bekerja keras dengan apa yang Anda miliki daripada apa yang Anda pikir," kata John Herdman, dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia.

Herdman menegaskan bahwa tugas pelatih bukan memaksakan sistem ideal, melainkan mengoptimalkan potensi yang sudah ada.

Jika kekuatan utama tim berada di sektor tertentu, maka tim harus dibangun mengelilingi kekuatan tersebut.

Ia juga menepis anggapan bahwa Timnas Indonesia kekurangan kualitas individu.

Menurut Herdman, isu soal minimnya bakat sudah tidak relevan lagi.

"Anda harus bekerja sama. Jika ini inti dan kekuatan tim kami, maka kami akan membangun tim ini di seputaran hal itu. Jadi, saya pikir sudah jelas. Tidak ada alasan tentang bakat kita lagi," jelasnya.

Lebih jauh, Herdman turut menyinggung kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026.

Ia menilai keterbatasan waktu menjadi salah satu faktor utama yang menghambat performa skuad, khususnya dalam menyatukan para pemain diaspora.

"Saya pikir dengan pemain diaspora yang telah kami datangkan, butuh waktu bagi mereka untuk menyatu. Dan saya pikir periode Piala Dunia yang lalu, mereka tidak punya waktu lebih untuk membangunnya. Hubungan sejati itu dibutuhkan untuk melewati saat-saat sulit dengan cara-cara yang tepat," ungkap Herdman.

Kini, dengan waktu persiapan yang lebih panjang di tangannya, Herdman optimistis dapat membangun chemistry tim secara lebih matang.

Ia percaya bahwa dengan hubungan antarpemain yang kuat, potensi dan kualitas skuad akan muncul secara alami di lapangan.

"Namun kami akan punya waktu dan kami akan membawa hubungan itu bersama-sama sehingga bakat akan terlihat di sana. Kesempatannya sekarang," pungkasnya.

Sebagai langkah awal, John Herdman dijadwalkan menjalani debut resminya bersama Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026, Maret mendatang.

Skuad Garuda akan menghadapi tiga lawan uji coba, yakni Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon, dan Bulgaria.

Turnamen tersebut akan menjadi panggung pertama untuk melihat arah permainan, struktur tim, serta implementasi filosofi Herdman bersama Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik Tanah Air pun kini menanti, apakah fondasi defensif yang kuat benar-benar bisa menjadi titik awal kebangkitan Garuda di level internasional.

(tsy)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Tanggal 7 Februari 2026 membawa energi cinta yang lebih hangat dan bersahabat
AFC Bahas Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia, Klaim Pengaruh Suporter Garuda

AFC Bahas Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia, Klaim Pengaruh Suporter Garuda

Tampil sebagai tuan rumah, Timnas Futsal Indonesia disebut AFC berada di ambang era baru futsal nasional setelah untuk pertama kalinya menembus partai puncak turnamen paling bergengsi di Asia tersebut.
KPAI Ungkap Dugaan Pungutan Rp1 Juta di Sekolah Siswa NTT yang Akhiri Hidup

KPAI Ungkap Dugaan Pungutan Rp1 Juta di Sekolah Siswa NTT yang Akhiri Hidup

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membeberkan temuan awal terkait kasus tragis siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bunuh diri.
Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut

Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut

Timnas Indonesia berpotensi dapat tambahan amunisi dari jalur naturalisasi dalam waktu dekat. Sosok yang dimaksud adalah mesin assist eks kasta teratas Eropa.
Eks Rekan Setim Lionel Messi Resmi Mendarat ke Persija, Jean Motta Siap Bawa Macan Kemayoran Juara

Eks Rekan Setim Lionel Messi Resmi Mendarat ke Persija, Jean Motta Siap Bawa Macan Kemayoran Juara

Persija resmi menambah kekuatan di lini tengah dengan mendatangkan gelandang asal Brasil, Jean Mota, sosok berpengalaman yang pernah satu tim dengan Lionel Messi.
Terungkap, Motif Sebenarnya Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Polisi Singgung Lingkungan Sekolah

Terungkap, Motif Sebenarnya Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Polisi Singgung Lingkungan Sekolah

Akhirnya misteri motif sebenarnya siswa ledakan bom di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terungkap. Hal ini dibeberkan Kabid Humas Polda Metro Jaya
background

Pekan ke-20

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT