News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hector Souto Blak-blakan Sebut Timnas Futsal Indonesia Bakal Main Aman saat Hadapi Iran, Siap Pakai Taktik Parkir Bus?

‎Pertandingan puncak Piala Asia Futsal 2026 akan digelar di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2/2026) malam WIB itu diprediksi berlangsung berat. Iran dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan rapi dan mental juara yang kuat.
Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB
Hector Souto Blak-blakan Sebut Timnas Futsal Indonesia Bakal Main Aman saat Hadapi Iran
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Futsal Indonesia bersiap menghadapi tantangan terbesar mereka di Piala Asia Futsal 2026. Pelatih Hector Souto memberi gambaran bahwa pendekatan taktis akan menjadi kunci utama saat bersua Iran di partai final.

‎Pertandingan puncak yang akan digelar di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2/2026) malam WIB itu diprediksi berlangsung berat. Iran dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan rapi dan mental juara yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Indonesia melangkah ke final dengan membawa euforia tinggi. Mochammad Iqbal cs berhasil menyingkirkan Jepang lewat duel sengit yang berakhir dengan skor 5-3 pada babak semifinal, Kamis (5/2/2026).

‎Laga tersebut menjadi bukti daya juang luar biasa para pemain Indonesia. Mereka mampu bangkit di momen-momen krusial dan menjaga fokus hingga peluit akhir dibunyikan.

‎Sementara itu, Iran mengamankan tiket ke final melalui jalur yang tak kalah meyakinkan. Mereka mengatasi perlawanan Irak dengan skor 4-2 dan kembali menunjukkan statusnya sebagai raksasa futsal Asia.

‎Rekam jejak Iran membuat mereka otomatis lebih dijagokan. Tim berjuluk Raja Asia itu telah mengoleksi 13 gelar juara sepanjang sejarah AFC Futsal.

‎Selama turnamen berlangsung, Iran tampil hampir tanpa cela. Mereka belum tersentuh kekalahan dan selalu mampu mengontrol tempo permainan di setiap laga.

‎Iran bahkan kerap terlihat bermain sabar dan penuh perhitungan. Dalam beberapa pertandingan fase gugur, mereka sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya mengunci kemenangan.

‎Menyadari perbedaan kualitas tersebut, Hector Souto menilai pendekatan realistis sangat dibutuhkan. Ia tak menampik bahwa pertahanan solid akan menjadi fondasi utama permainan Indonesia.

‎"Jadi agar tidak lelah, saya akan menyarankan pemain saya untuk bertahan seperti bola tangan. Anda tahu? Di dalam area. Hanya di dalam area, 6 meter," ujar Souto dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (6/2/2026).

‎"Saat ini, kami akan mencoba melakukan yang terbaik," tambah pelatih asal Spanyol tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Lebih lanjut, Souto menegaskan bahwa Indonesia tidak datang ke final tanpa rencana. Ia menyebut timnya telah menyiapkan skema khusus untuk menghadapi karakter permainan Iran.

‎Menurutnya, strategi tersebut dirancang agar Indonesia tetap kompetitif sepanjang pertandingan. Adaptasi situasi dan kecerdikan membaca permainan lawan menjadi faktor penting.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT