Head to Head Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Rekor Negatif Hantui Garuda Jelang Final Piala Asia
- Instagram @timnasfutsal
tvOnenews.com - Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya akan mentas di final Piala Asia Futsal. Namun, lawan yang dihadapi adalah sang raja terakhir, Iran.
Skuad arahan pelatih Hector Souto itu dibayangi dengan rekor buruk dalam pertemuan sebelumnya atas Iran, empat kali kalah dan kebobolan 43 gol.
Lalu, apakah Timnas Futsal Indonesia bisa memutus dominasi Iran di Piala Asia Futsal kali ini?
Sejarah dibukukan oleh Timnas Futsal Indonesia setelah memastikan tiket ke final Piala Asia dengan mengalahkan Jepang di laga semifinal 5-3, Kamis (5/2).
Kemenangan ini membuat Timnas Futsal Indonesia menjadi tim ASEAN kedua yang bisa melaju ke final Piala Asia setelah Thailand di beberapa edisi sebelumnya.
Iran, yang akan memainkan final ke-16 mereka bertekad untuk mengunci gelar juara ke-13 dengan mengalahkan Muhammad Iqbal Iskandar Cs di partai final.
Di atas kertas, Timnas Futsal Indonesia jelas kalah head to head atas Iran. Sebelum laga ini, kedua tim sudah bertemu empat kali. Hasilnya, Garuda selalu keok.
Pertemuan pertama terjadi di Makau pada April 2004 dalam lanjutan grup A Piala Asia Futsal. Saat itu, Iran melibas Timnas Futsal Indonesia tanpa ampun dengan skor 13-3.
Lebih parahnya lagi, Timnas Futsal Indonesia kembali dibantai telak oleh Iran dua tahun setelahnya. Kali ini, tim Garuda harus mengakui keunggulan lawannya 1-20.

- Instagram @timnasfutsal
Pada laga itu, Vahid Shamsaei pelatih Iran sekarang masih aktif bermain. Dia menjadi bintang di pertandingan tersebut dengan mencetak tujuh gol.
Duel ketiga kalinya baru terjadi lagi pada tahun 2014. Seiring dengan perkembangan Timnas Futsal Indonesia, kali ini Iran sedikit kesulitan menjinakkan sang Garuda.
Gol tunggal dari Andri Kustiawan tak mampu menyelamatkan Timnas Futsal Indonesia dari kekalahan 1-5 atas Team Melli dalam lanjutan Piala Asia Futsal 2014.
Lalu, pertemuan terakhir Timnas Futsal Indonesia dengan Iran kembali berlangsung pada 2022. Sang Raja terakhir lagi-lagi menang telak 0-5 atas Garuda yang saat itu berlangsung di Kuwait.
Load more