News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Curiga Timnas Indonesia U-17 Dibantai China 0-7 Gara-gara Naturalisasi: Mengkhawatirkan

Media Vietnam menyoroti kekalahan telak Timnas U-17 Indonesia dari China dan mengaitkannya dengan ketergantungan naturalisasi. Begini katanya.
Jumat, 13 Februari 2026 - 22:31 WIB
Timnas Indonesia U-17 di Grup B Piala Asia U-17
Sumber :
  • Kita Garuda

tvOnenews.com - Kekalahan telak Timnas U-17 Indonesia dalam laga uji coba melawan China tak hanya menjadi bahan evaluasi di dalam negeri, tetapi juga memancing perhatian media luar.

Salah satu media Vietnam bahkan menyinggung program naturalisasi sebagai faktor yang dinilai berkontribusi terhadap hasil tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan itu muncul setelah pertandingan yang berakhir dengan skor mencolok, yang kemudian disebut bukan sekadar hasil uji coba biasa, melainkan tanda peringatan bagi kawasan Asia Tenggara.

Menurut laporan media tersebut, kekalahan Indonesia menjadi gambaran persoalan yang lebih luas terkait arah pembangunan sepak bola di kawasan.

"Kekalahan Indonesia 0-7 dari China di kandang sendiri bukan hanya kejutan profesional," tulis TheThao247.vn.

"Tetapi juga peringatan mengenai tren yang mengkhawatirkan dalam sepak bola Asia Tenggara."

Dalam pertandingan tersebut, skuad Indonesia memang didominasi pemain yang berasal dari kompetisi domestik.

Hanya satu pemain diaspora yang tampil, yakni Nicholas Indra yang berkarier di Denmark.

Namun media Vietnam menilai kekalahan itu tetap berkaitan dengan ketergantungan jangka panjang terhadap program naturalisasi di level tim nasional.

"Ketergantungan berlebihan pada sumber daya asing. Kesenjangan tingkat keterampilan menjadi jelas terlihat."

"Pertanyaannya bukan lagi tentang satu kekalahan, tetapi tentang konsekuensi dari strategi pembangunan yang tidak berkelanjutan."

Pandangan ini tidak hanya diarahkan kepada Indonesia, tetapi juga kepada negara-negara Asia Tenggara lain yang mengadopsi pendekatan serupa.

Secara faktual, penggunaan pemain diaspora atau naturalisasi memang bukan hal baru dalam sepak bola internasional.

Banyak federasi memanfaatkan regulasi FIFA terkait garis keturunan untuk meningkatkan kualitas tim nasional, termasuk negara di kawasan Asia seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Namun, perdebatan mengenai dampak jangka panjang terhadap pembinaan pemain lokal masih terus berlangsung di kalangan pengamat.

Media tersebut juga mengklaim bahwa kebijakan tersebut dapat berdampak pada ekosistem pembinaan pemain muda.

"Pemain lokal kehilangan kesempatan bermain, dan motivasi mereka menurun."

"Karena pintu menuju tim nasional semakin sempit akibat masuknya pemain kelahiran luar negeri."

"Oleh karena itu, ekosistem pengembangan pemain muda melemah."

Mereka menilai persoalan ini mencakup aspek yang lebih luas, mulai dari kualitas pelatih hingga keberlanjutan regenerasi bakat.

"Mulai dari kualitas pelatih hingga keberlanjutan bakat," tulis TheThao247.vn lagi.

Meski demikian, sejumlah analis sepak bola internasional juga menilai naturalisasi bukan satu-satunya faktor penentu performa tim muda. 

Perbedaan kualitas infrastruktur, pengalaman kompetisi, hingga level pembinaan usia dini sering menjadi variabel yang lebih dominan dalam hasil pertandingan.

Perbandingan Era Prestasi Timnas Usia Muda

Media Vietnam turut membandingkan kondisi terkini dengan periode sebelumnya ketika tim kelompok umur Indonesia meraih capaian positif.

Contohnya saat Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 serta lolos ke Piala Asia U-23 2024 dengan mayoritas pemain lokal.

Namun dalam periode berikutnya, hasil yang diraih dinilai menurun, termasuk kegagalan mempertahankan gelar regional dan tidak lolos ke turnamen kontinental tertentu.

Perbandingan ini menjadi bagian dari argumen mereka mengenai perubahan strategi komposisi skuad.

Evaluasi yang Perlu Dilihat Lebih Luas

Terlepas dari kritik tersebut, kekalahan dalam laga uji coba pada dasarnya merupakan bagian dari proses pengembangan tim muda. Dalam sepak bola modern, pertandingan uji coba sering digunakan untuk eksperimen taktik, evaluasi pemain, serta adaptasi level kompetisi internasional.

Federasi sepak bola Indonesia sendiri dalam beberapa tahun terakhir memang menjalankan dua jalur sekaligus: pembinaan pemain lokal melalui kompetisi usia muda serta pemantauan pemain diaspora untuk memperkuat kedalaman skuad.

Pendekatan ganda ini juga dilakukan banyak negara berkembang sepak bolanya, sebagai upaya mempercepat peningkatan daya saing sambil tetap membangun fondasi jangka panjang.

Sorotan yang Jadi Bahan Refleksi

Apa pun sudut pandangnya, komentar media Vietnam menunjukkan bahwa perkembangan sepak bola Indonesia kini mendapat perhatian serius di kawasan.

Kekalahan dari China tidak hanya dipandang sebagai hasil pertandingan semata, tetapi juga dijadikan bahan diskusi mengenai arah strategi pembangunan sepak bola di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Indonesia sendiri, sorotan eksternal ini bisa menjadi momentum evaluasi sekaligus pengingat bahwa keseimbangan antara pembinaan lokal dan pemanfaatan diaspora tetap menjadi isu krusial dalam perjalanan menuju level kompetitif yang lebih tinggi.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisnis Gelap Sindikat Live Streaming Pornografi Dibongkar Polres Indramayu, Remaja di Bawah Umur Jadi Korban

Bisnis Gelap Sindikat Live Streaming Pornografi Dibongkar Polres Indramayu, Remaja di Bawah Umur Jadi Korban

Polres Indramayu berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana eksploitasi anak di bawah umur yang dikaitkan dengan pelanggaran Undang-Undang Pornografi. 
Bupati Nonaktif Bekasi Ade Kunang Bantah Aliran Dana ke Ono Surono, Tapi Subangsih ke Partai PDIP

Bupati Nonaktif Bekasi Ade Kunang Bantah Aliran Dana ke Ono Surono, Tapi Subangsih ke Partai PDIP

Bupati nonaktif Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, jadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dan korupsi dengan terdakwa Sarjan di Pengadilan Tipikor Bandung
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Malaysia di Piala AFF U-17 2026 Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Malaysia di Piala AFF U-17 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Malaysia di Piala AFF U-17 2026 pada Kamis (16/4/2026) malam ini WIB. Skuad Garuda Asia berupaya untuk memperebutkan tiket lolos ke semifinal.
Pelaporan Terhadap Mantan Wapres Jusuf Kalla Dinilai Berlebihan, GMKI: Berpotensi Memperkeruh Situasi

Pelaporan Terhadap Mantan Wapres Jusuf Kalla Dinilai Berlebihan, GMKI: Berpotensi Memperkeruh Situasi

Pelaporan terhadap mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, yang belakangan menjadi sorotan publik, menuai beragam respons
16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Diskors, Dilarang Masuk Kampus

16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Diskors, Dilarang Masuk Kampus

Langkah ini ditempuh untuk menjaga independensi proses pemeriksaan sekaligus memberi perlindungan bagi semua pihak yang berkaitan dengan perkara.
Rekrutmen 35 Ribu Pegawai Koperasi dan Kampung Nelayan Dibuka, Zulhas: Tak Ada Jalur ‘Ordal’

Rekrutmen 35 Ribu Pegawai Koperasi dan Kampung Nelayan Dibuka, Zulhas: Tak Ada Jalur ‘Ordal’

Selain kompetensi, faktor domisili juga menjadi pertimbangan dalam kondisi tertentu, terutama jika terdapat nilai seleksi yang sama antar pelamar.

Trending

Erick Thohir Bongkar Rencana Kompetisi Baru, Sepak Bola Indonesia Makin Panas!

Erick Thohir Bongkar Rencana Kompetisi Baru, Sepak Bola Indonesia Makin Panas!

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan rencana penyelenggaraan kompetisi baru yang bakal mulai digulirkan pada musim 2026/2027.
Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Bagi Megatron, kehadiran Irina Voronkova di skuad Jakarta Pertamina Enduro bukan sekadar soal kemampuan mencetak poin. Jika melihat data, dominasi Voronkova nyaris
Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) bersama seluruh jajaran pemerintah daerah di Jawa Barat resmi menyepakati langkah strategis untuk menjamin layanan kesehatan bagi warga tidak mampu. 
Alvaro Arbeloa dan Para Bintang Real Madrid Sindir Wasit usai Disingkirkan Bayern dengan Dua Pemain Dikartu Merah

Alvaro Arbeloa dan Para Bintang Real Madrid Sindir Wasit usai Disingkirkan Bayern dengan Dua Pemain Dikartu Merah

Para pemain bintang Real Madrid dan juga pelatih menyindir wasit setelah kekalahan dari Bayern Munich. Mereka tersingkir dengan dua pemain dikartu merah.
Blak-blakan Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Justru Akui Senang Belum Kantongi Paspor RI

Blak-blakan Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Justru Akui Senang Belum Kantongi Paspor RI

Sorotan terhadap pemain keturunan Dean Zandbergen semakin tak terbendung. Meski hingga kini belum juga bela Timnas Indonesia, ia bicara jujur soal Passportgate.
Maju Tak Gentar, Calon Striker Anyar Timnas Indonesia Ini Tetap Ingin Dinaturalisasi meski Ada Isu Paspoorgate: Itu Memang Impian

Maju Tak Gentar, Calon Striker Anyar Timnas Indonesia Ini Tetap Ingin Dinaturalisasi meski Ada Isu Paspoorgate: Itu Memang Impian

Situasi paspoorgate turut dipantau oleh Dean Zandbergen, striker yang memiliki garis keturunan Indonesia melalui ibunya yang berasal dari Depok, Jawa Barat.
Kesempatan Sudah Tertutup, Timnas Indonesia Tidak Bisa Ikut Play-off Tambahan dan Lolos Piala Dunia 2026

Kesempatan Sudah Tertutup, Timnas Indonesia Tidak Bisa Ikut Play-off Tambahan dan Lolos Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan play-off tambahan yang bisa jadi tiket instan bagi tim yang gugur di babak kualifikasi. Timnas Indonesia tak bisa gabung?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT