News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Bela Timnas Indonesia, Bek Papua 189 Cm Ini Pilih Hijrah ke Liga Malaysia dan Langsung Jadi Andalan

Timnas Indonesia kembali mendapat sorotan, kali ini soal pemain Tanah Air yang memilih meniti karier di Liga Malaysia, yakni sosok bek Papua, Yohanes Kandaimu.
Rabu, 18 Februari 2026 - 18:20 WIB
Pemain Indonesia, Yohanes Kandaimu, yang bermain di Liga Super Malaysia
Sumber :
  • Instagram @kandaimu_50

tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali mendapat sorotan, kali ini bukan karena laga internasional, melainkan karena satu pemain Tanah Air memilih meniti karier di luar negeri.

Sosok tersebut adalah Yohanes Kandaimu, bek tengah asal Papua yang resmi bergabung dengan Kelantan TRW untuk mengarungi Liga Super Malaysia musim 2025/2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Yohanes terbilang cukup mengejutkan.

Pemain Indonesia, Yohanes Kandaimu, yang bermain di Liga Super Malaysia
Pemain Indonesia, Yohanes Kandaimu, yang bermain di Liga Super Malaysia
Sumber :
  • Instagram @kandaimu_50

Ia baru saja memperkuat Persipal Palu FC di ajang Championship 2025/2026 dan bahkan hanya sempat mencatatkan satu penampilan sebelum hengkang pada Februari 2026.

Meski singkat, kepindahannya justru menjadi langkah besar dalam perjalanan profesionalnya.

Setibanya di Malaysia, Yohanes tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Ia langsung mendapat kesempatan tampil dalam dua pertandingan perempat final MFL Challenge Cup menghadapi Immigration FC.

Pada leg pertama, ia dimainkan selama 45 menit dan ikut membantu Kelantan TRW menang 2-1.

Di leg kedua, ia dipercaya tampil penuh selama 90 menit dan kembali mengantar timnya meraih kemenangan dengan skor yang sama.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Penampilan solid tersebut membuatnya cepat mendapat kepercayaan dari pelatih.

Dengan kepindahan ini, Yohanes menjadi pemain Indonesia kedua yang berkiprah di Liga Super Malaysia musim ini setelah Ramadhan Sananta.

Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mulai dilirik di kompetisi luar negeri.

Secara karakter permainan, Yohanes dikenal sebagai bek tengah bertipe kuat dan disiplin.

Tingginya yang mencapai 189 sentimeter membuatnya unggul dalam duel udara serta kokoh dalam situasi satu lawan satu.

Ia juga dikenal berani dalam melakukan tekel dan cukup tenang saat mengawal lini belakang.

Pemain Indonesia, Yohanes Kandaimu, yang bermain di Liga Super Malaysia
Pemain Indonesia, Yohanes Kandaimu, yang bermain di Liga Super Malaysia
Sumber :
  • Instagram @kandaimu_50

Sepanjang kariernya, Yohanes telah memperkuat sejumlah klub di Indonesia, seperti PSG Pati, PSBS Biak, Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, PSPS Riau, Persiku Kudus, hingga Persipal Palu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman tersebut membentuknya menjadi bek yang matang secara mental dan taktik.

Dari data statistik, ia sudah mencatatkan 31 penampilan di kasta tertinggi Liga Indonesia serta 19 laga di Championship. Catatan itu menunjukkan bahwa ia bukan pemain sembarangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT