Daftar 4 Pemain 'Grade A' yang Bisa Dinaturalisasi dan Gabun Timnas Indonesia di Era John Herdman
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Penunjukan John Herdman sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia diprediksi akan menjadi pintu gerbang bagi gelombang naturalisasi pemain berkelas.
Setidaknya, ada empat pemain keturunan berkualitas "grade A" di Eropa yang berpotensi memperkuat Skuad Garuda jika pelatih asal Inggris tersebut resmi menjabat.
Kabar mengenai merapatnya Herdman pertama kali diembuskan oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali.
Mantan pelatih timnas Kanada tersebut dikabarkan berhasil mengungguli kandidat kuat lainnya, Giovanni van Bronckhorst.

- Kolase tvOnenews.com | : canadasoccer.com - X @timnasindonesia
Menurut laporan media Honduras, Once Noticias, Herdman bahkan telah menolak tawaran dari Timnas Honduras demi kesepakatan kontrak berdurasi 4 tahun yang tengah difinalisasi bersama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Kehadiran pelatih sekaliber Herdman sangat dibutuhkan mengingat agenda padat yang menanti Timnas Indonesia di masa depan.
Skuad Garuda dijadwalkan tampil di berbagai ajang bergengsi, mulai dari FIFA Series dan FIFA Matchday 2026, Piala AFF 2026, Asian Games 2026, Piala Asia 2027, SEA Games 2027, Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Dengan visi jangka panjang ini, dukungan pemain naturalisasi papan atas menjadi krusial.
Siapa sajakah talenta keturunan yang masuk dalam radar PSSI di bawah era baru John Herdman?
1. Tristan Gooijer

- peczwolle.nl
Tristan Gooijer merupakan talenta muda milik PEC Zwolle yang saat ini berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie.
Pemain berusia 21 tahun ini memiliki keunggulan sebagai pemain bertahan multifungsi, di mana ia tampil sama baiknya saat ditempatkan sebagai bek sayap maupun bek tengah.
Sebagai jebolan akademi ternama Ajax Amsterdam, Gooijer diketahui memiliki ikatan darah Indonesia yang kuat melalui garis keturunan ayahnya, dengan sang nenek yang berasal dari Maluku.
Latar belakang silsilah ini membuat Gooijer secara hukum memenuhi kriteria FIFA jika ingin menempuh jalur naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
2. Jenson Seelt

- Sunderland
Jenson Seelt menjadi salah satu nama yang paling diperhitungkan dalam daftar calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Bek tengah berusia 22 tahun ini diketahui memiliki ikatan darah Indonesia melalui kakeknya yang berasal dari Ambon, Maluku, sebuah fakta yang menjadikannya kandidat kuat untuk memperkokoh lini pertahanan Skuad Garuda.
Saat ini, Seelt meniti karier di kompetisi elite Jerman, Bundesliga, bersama VfL Wolfsburg. Meski masih muda, ia telah mengantongi jam terbang tinggi di kancah Eropa setelah sebelumnya sempat menimba ilmu di PSV Eindhoven dan merasakan kerasnya kompetisi Inggris bersama Sunderland.
Melihat profilnya yang prestisius serta usia yang masih sangat produktif, banyak pihak menilai PSSI perlu segera melakukan langkah nyata untuk mengamankan jasanya sebelum kesempatannya tertutup.
3. Pascal Struijk

- Instagram/pascalstruijk
Nama Pascal Struijk sudah cukup lama dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Meski demikian, ia sempat menegaskan bahwa ambisinya saat ini adalah menembus skuad Timnas Belanda.
Pemain kunci Leeds United di Premier League tersebut memiliki latar belakang keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang berasal dari Surabaya, sehingga secara regulasi memenuhi syarat naturalisasi.
4. Jayden Oosterwolde

- Instagram @jaydenoosterwolde
Jayden Oosterwolde sebelumnya memang sempat menyatakan secara terang-terangan bahwa prioritas tertingginya adalah mengenakan seragam Timnas Belanda.
Namun, situasi tersebut diyakini bisa berubah secara dinamis, terutama dengan adanya faktor penentu seperti sosok Louis van Gaal yang mungkin dapat memengaruhi arah keputusannya di masa depan.
Pemain bertahan berusia 24 tahun ini kini tengah meniti karier gemilang bersama raksasa Turki, Fenerbahce, di mana ia telah membukukan 13 penampilan pada musim ini.
Memiliki pengalaman matang di kompetisi Eropa serta usia yang sangat produktif, Oosterwolde tentu menjadi aset yang sangat menggiurkan bagi Timnas Indonesia jika suatu saat ia bersedia mengalihkan loyalitas internasionalnya. (fan/ism)
Load more