Mengenal Damian Van Dijk, Bek Serbabisa Keturunan Bogor yang Menanti Panggilan Timnas Indonesia
- instagram.com/damian.vandijk/
tvOnenews.com - Nama Damian Gabriel van Dijk kembali muncul di tengah derasnya rumor pemain diaspora yang ingin membela Timnas Indonesia.
Bek muda kelahiran Haarlem, Belanda, 19 Maret 2004 itu secara terbuka menyatakan hasratnya memperkuat Timnas Indonesia.
Kini, Damian berusia 21 tahun dan berstatus pemain FC Den Bosch U21 setelah bergabung pada 1 Juli 2025.
Dengan tinggi badan 1,93 meter, ia memiliki postur ideal untuk seorang bek tengah modern. Namun keunggulannya tak berhenti di sana.
Damian dikenal sebagai pemain bertahan yang fleksibel.

- Instagram @damian.vandijk
Selain beroperasi di jantung pertahanan, ia juga mampu dimainkan sebagai gelandang bertahan, bek kanan, bahkan kerap membantu dalam skema penyerangan sebagai target man situasional.
Saat dimainkan sebagai bek tengah, ia menunjukkan kemampuan membangun serangan dari lini belakang.
Umpan terobosan (through pass), distribusi bola panjang, serta positioning yang matang menjadi nilai tambahnya.
Ia juga dikenal tenang membaca arah permainan lawan, sesuatu yang penting dalam sistem pertahanan modern yang menuntut kecerdasan taktis, bukan sekadar duel fisik.
Perjalanan sepak bola Damian dimulai sejak usia dini.
Ia mengawali karier di akademi SV Dios pada 2007 dan bertahan hingga 2019.
Setelah itu, ia sempat memperkuat DWS Junior sebelum melanjutkan pengembangan di FC Lisse Junior pada 2020.
Kariernya mulai menanjak ketika direkrut SC Telstar kelompok usia U-18.
Kerja kerasnya membuahkan kesempatan promosi ke tim U-21, bahkan sempat mencicipi atmosfer tim senior.
Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa ia mampu menjawab tantangan untuk menembus level profesional, sebuah syarat yang sebelumnya disampaikan PSSI kepadanya.
Damian memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang lahir di Bogor, Jawa Barat.
Namun kisah keluarganya menyimpan cerita yang cukup mengharukan.
Saat berusia satu tahun, ayah Damian diadopsi keluarga Belanda, sehingga hubungan dengan keluarga biologis di Indonesia terputus.
Ayahnya sempat kembali ke Indonesia untuk menelusuri asal-usul keluarga, tetapi hasilnya belum membuahkan titik terang.
Satu-satunya petunjuk yang dimiliki keluarga hanyalah nama neneknya, Tika.
Fakta ini juga diperkuat dokumen adopsi yang mencatat asal-usul ayahnya dari Bogor sebelum kemudian menggunakan nama keluarga Van Dijk.

- Instagram @damian.vandijk
Damian mengungkapkan bahwa komunikasi dengan PSSI sebenarnya telah terjalin sejak periode awal naturalisasi pemain muda seperti Ivar Jenner.
"Kalau dari percakapan dulu, waktu itu mereka bilang. Waktu masih di era pertama Ivar Jenner, Zico, dll. dan di situ mereka (PSSI) bilang kalau aku sudah berlatih dengan tim senior profesional, maka kita akan kontak lagi," kata Damian van Dijk dikutip dari YouTube Yussa Nugraha.
Setelah memenuhi syarat tersebut dan menghubungi kembali, ia belum mendapat kepastian.
"Kemudian saya kontak mereka (PSSI)karena mereka pernah bilang (akan hubungi lagi) saya bilang gimana kelanjutannya. Tapi saya tidak dapat kabar apa-apa tentang timnas, hanya mereka memberikan selamat saja," jelas Van Dijk.
"Untuk saat ini, saya sudah kontak dengan mereka musim ini. Tapi kontaknya seperti apa aku ga mau bilang lebih dulu karena tidak tau kedepannya akan gimana. Saya juga ga mau bilang hal-hal yang mereka gak ingin saya bilang untuk saat ini," ujarnya.
Meski belum menerima panggilan resmi, semangatnya tak pernah surut.
"Saya ingin menjadi lebih baik untuk diriku sendiri dan tentu juga untuk bisa berkontribusi di Timnas Indonesia," kata bek 19 tahun ini.
"Jadi walaupun saya belum dipanggil ke timnas, itu buat aku motivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Yang pasti saya sudah bilang ingin bermain untuk Timnas Indonesia, semoga suatu saat nanti bisa terwujud," sambungnya lagi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia memang aktif membangun kekuatan lewat pemain diaspora guna meningkatkan kedalaman skuad, terutama di sektor pertahanan yang membutuhkan regenerasi.
Dengan usia yang masih sangat muda dan pengalaman kompetisi di Belanda, Damian Van Dijk masuk kategori prospek jangka panjang.
Jika proses administrasi dan regulasi FIFA terkait perpindahan asosiasi berjalan lancar, bukan tidak mungkin ia akan menjadi pemain selanjutnya yang dinaturalisasi Garuda.
(tsy)
Load more