GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Senin, 23 Februari 2026 - 11:03 WIB
Jelte Pal dan Ole Romeny, striker berdarah Indonesia
Sumber :
  • Instagram @rbcvoetbal.rsd - Instagram @oleromeny

tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan tambahan amunisi di lini depan.

Di tengah sorotan terhadap performa striker yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam bersama RBC Roosendaal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbandingannya bahkan disebut bak bumi dan langit dengan situasi yang dialami Ole Romeny di Inggris.

Selebrasi Striker Keturunan Indonesia di Liga Belanda, Jelte Pal
Selebrasi Striker Keturunan Indonesia di Liga Belanda, Jelte Pal
Sumber :
  • instagram.com/jelte_pal

Musim ini, Jelte Pal tampil impresif di Derde Divisie B, kasta keempat Liga Belanda.

Dari 20 pertandingan, striker 22 tahun itu sudah mencetak 15 gol dan menyumbang 4 assist.

Catatan impresif itu membuatnya kini memimpin daftar top skor sementara di timnya, sekaligus menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak gol liga.

Hebatnya lagi, ia hanya terpaut tiga gol saja dari pemuncak klasemen top skor, membuka peluang besar untuk segera merebut posisi teratas.

Produktivitas itu sulit diabaikan, apalagi Timnas Indonesia masih mencari sosok penyerang tengah murni yang konsisten.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pal dikenal sebagai striker modern dengan insting gol kuat, pergerakan cerdas di kotak penalti, serta penyelesaian akhir yang klinis. Di usia 22 tahun, ruang perkembangannya masih terbuka lebar.

Lahir di Roosendaal pada 16 Oktober 2002, Pal memiliki garis keturunan Jakarta dari keluarganya.

Secara regulasi, peluang membela Merah Putih terbuka apabila proses administrasi dijalankan.

Nama Jelte Pal sebenarnya bukan hal baru dalam diskusi sepak bola nasional.

Dalam wawancara di kanal YouTube Yussa Nugraha, ia secara terbuka mengaku tertarik membela Indonesia.

Striker Keturunan Indonesia di Liga Belanda, Jelte Pal
Striker Keturunan Indonesia di Liga Belanda, Jelte Pal
Sumber :
  • instagram.com/rbcvoetbal.rsd/

Ia terkesan dengan fanatisme suporter dan atmosfer pertandingan di Tanah Air.

“Tentu saya senang jika mendapat undangan dari federasi, tetapi saya harus membicarakannya dengan agen dan keluarga,” ujarnya kala itu.

Meski belum ada kontak resmi dari PSSI, pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa keinginannya bukan sekadar wacana.

Di sisi lain, situasi berbeda dialami Ole Romeny bersama Oxford United di Divisi Championship 2025/2026.

Pada pekan ke-33 melawan Middlesbrough (22/2/2026), Romeny kembali memulai laga dari bangku cadangan dan masuk pada menit ke-57.

Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny di Oxford United
Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny di Oxford United
Sumber :
  • Oxford United

Dalam 33 menit bermain, ia hanya mencatat delapan sentuhan bola, satu kontribusi defensif, satu sentuhan di kotak penalti, dan satu duel dimenangkan. Fotmob memberi rating 5,9.

Secara keseluruhan musim ini, ia belum mencatatkan gol maupun assist dalam 14 penampilan.

Statistik inilah yang memunculkan pertanyaan besar: apakah lini depan Garuda membutuhkan opsi baru?

Di bawah arahan pelatih John Herdman, Timnas Indonesia tengah membangun kedalaman skuad jelang agenda internasional 2026.

Kebijakan naturalisasi dalam beberapa tahun terakhir memang membawa dampak signifikan, termasuk saat Indonesia melangkah jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks itulah, Jelte Pal muncul sebagai alternatif menarik.

Kini pertanyaannya semakin menguat: dengan 15 gol musim ini dan kesiapan mental membela tanah leluhur, akankah PSSI dan John Herdman bergerak cepat? (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

23 Penumpang Korban Kecelakaan Transjakarta Koridor 13 Dirujuk ke RS Sari Asih dan RS Bakti Asih

23 Penumpang Korban Kecelakaan Transjakarta Koridor 13 Dirujuk ke RS Sari Asih dan RS Bakti Asih

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengungkapkan sebanyak 23 penumpang mengalami luka-luka dalam kecelakaan bus Transjakarta koridor 13 pada Senin (23/2/2026).
Kecewa dengan Dwi Sasetyaningtyas yang Malah Hina Negara Setelah Jadi Alumni LPDP, Purbaya: Itu Uang Pajak Rakyat

Kecewa dengan Dwi Sasetyaningtyas yang Malah Hina Negara Setelah Jadi Alumni LPDP, Purbaya: Itu Uang Pajak Rakyat

Purbaya menegaskan bahwa dana LPDP berasal dari uang pajak rakyat. Hal ini menanggapi pernyataan yang dinilai menghina dari alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas.
5 Tahun Tak Bisa Pulang, PMI Asal Banyuwangi Akhiri Hidupnya di Malaysia

5 Tahun Tak Bisa Pulang, PMI Asal Banyuwangi Akhiri Hidupnya di Malaysia

Lima tahun bekerja di luar negeri, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banyuwangi, ditemukan meninggal dunia di Malaysia.
Pelatih Pink Spiders Murka, Ungkap Biang Kerok Kekalahan: Serangan Balik Habis-habisan daro Red Sparks!

Pelatih Pink Spiders Murka, Ungkap Biang Kerok Kekalahan: Serangan Balik Habis-habisan daro Red Sparks!

Kemenangan yang akhirnya diraih Red Sparks bukan hanya soal berakhirnya 11 kekalahan beruntun. Pelatih Pink Spiders, Tomoka Yoshihara, secara terbuka menguliti kelemahan
Singapura Longgarkan Pembatasan Nipah Mulai 23 Februari, Tetap Waspada Meski Nol Kasus

Singapura Longgarkan Pembatasan Nipah Mulai 23 Februari, Tetap Waspada Meski Nol Kasus

Singapura longgarkan pembatasan virus Nipah mulai 23 Februari setelah nol kasus terdeteksi, namun pengawasan kesehatan dan kewaspadaan tetap diperketat.
Murka Purbaya, Minta Nama DS Dimasukkan dalam Daftar Hitam Tak Bisa Bekerja di Pemerintahan

Murka Purbaya, Minta Nama DS Dimasukkan dalam Daftar Hitam Tak Bisa Bekerja di Pemerintahan

Purbaya memastikan suami dari alumni akan mengembalikan seluruh dana beasiswa yang diterimanya kepada negara.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT