Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija
- Instagram/@bhayangkarafc
Jakarta, tvOnenews.com - Influencer disabilitas, Muhammad Bahrudin (23) dikenal "Badru Kepiting" kembali muncul. Ia berbicara insiden pilu terjadi sebelum laga Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta.
Badru harus apes sebelum mendukung Bhayangkara FC saat menjamu Persija Jakarta di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026), pukul 15.30 WIB.
Di momen itu, Badru mengalami insiden jambret oleh orang tak dikenal (OTK). Hal ini membuat handphone (HP) pribadinya raib.
Setelah beberapa hari, Badru mengucapkan ungkapan terima kasihnya kepada COO Bhayangkara FC, Sumardji. Ia bahagia telah diberikan hadiah berupa HP baru.
"Terima kasih buat Bhayangkara FC, khususnya Bapak Sumardji," ujar Badru dalam keterangan melalui Instagram pribadinya, Jumat (10/4/2026).
- Kolase tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya & Instagram/@bhayangkarafc
Dalam video itu, influencer suporter sepak bola Indonesia ini menunjukkan sebuah HP baru. Menariknya, ponsel tersebut masih terbungkus rapi.
Badru tentu memanfaatkan momen ini untuk mengucapkan terima kasih kepada Sumardji. Ia pun memberikan ungkapan doa untuk Ketua Badan Tim Nasional tersebut.
"Semoga sehat selalu, banyak rezekinya, cepat naik haji. Makasih udah dikasih HP," ucap dia.
Kabar ini langsung mengundang perhatian publik. Pecinta sepak bola Tanah Air ikut senang dan bahagia mendengar Badru dihadiahkan HP baru oleh Sumardji.
Kronologi HP Badru Dijambret Jelang Laga Bhayangkara FC Vs Persija
Adapun kronologi Badru mengalami jambret hingga ditodong di Bandar Lampung bermula saat ingin mendukung Bhayangkara FC. Kebetulan The Guardians kala itu akan menjamu Persija Jakarta.
Peristiwa Badru ditodong hingga HP miliknya raib terjadi pada Minggu (5/4/2026) menjelang pagi. Saat itu sang influencer tengah duduk di bawah traffic light Soekarno-Hatta.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto menjelaskan, posisi Badru kebetulan sedang bersantai di bawah Fly Over Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung pada pukul 04.00 WIB.
"Berdasarkan keterangan korban, awalnya dia duduk di lokasi kejadian sambil memainkan handphone-nya. Sebab, dia baru tiba di Bandar Lampung pakai bus," ungkap Gigih.
Load more