Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia
- X - @EKscouting
tvOnenews.com - Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030.
Di tengah gencarnya pencarian tersebut, muncul satu nama muda dari Jerman yang performanya sedang melejit dan berpotensi memperkuat Merah Putih tanpa perlu proses naturalisasi panjang.
Sosok itu adalah Said Brkic, pemain muda berbakat yang kini menjadi andalan Eintracht Frankfurt U-17.

- Eintracht Frankfurt
Namanya memang belum terlalu ramai diperbincangkan publik Tanah Air, tetapi statistik dan kiprahnya di Jerman membuatnya layak masuk radar PSSI.
Pemain kelahiran 26 September 2010 itu saat ini menjadi bagian penting dari Eintracht Frankfurt U-17.
Promosinya pada Juli 2025 langsung berbuah manis. Dalam lima pertandingan di ajang U-17 Nachwuchsliga, Said Brkic tampil menggila dengan torehan enam gol dan satu assist.
Catatan tersebut tentu bukan angka biasa untuk pemain yang beroperasi di sektor kiri.
Menariknya, Said bukan sekadar winger biasa. Ia dikenal sebagai pemain yang versatile karena mampu dimainkan di tiga posisi berbeda di sisi kiri, yakni sebagai sayap kiri, gelandang kiri, hingga bek kiri.

- X - @EKscouting
Sebelum bersinar di level U-17, Said Brkic lebih dulu mencuri perhatian bersama Jerman U-15. Di bawah asuhan pelatih Michael Prus, ia tampil dalam dua pertandingan internasional.
Performa konsistennya membuat Said naik kelas ke Jerman U-16 dan bahkan langsung dipercaya sebagai salah satu pilar inti tim.
Fakta bahwa ia sudah menembus sistem tim nasional Jerman sejak usia 15 tahun menunjukkan kualitasnya bukan kaleng-kaleng.
Apalagi, ia bermain untuk klub sebesar Eintracht Frankfurt yang dikenal memiliki sistem pembinaan pemain muda yang kuat di Bundesliga.
Bagi Timnas Indonesia, kabar baiknya adalah Said Brkic memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah.

- X - @EKscouting
Artinya, secara regulasi ia berpeluang membela Merah Putih tanpa proses naturalisasi panjang.
Koneksi Indonesia dalam keluarga Brkic juga bukan hal baru. Kakaknya, Amar Brkic, pernah mendapat panggilan dari Bima Sakti saat Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia U-17 2023.
Namun berbeda dengan sang kakak, Said sejauh ini masih fokus meniti karier bersama timnas kelompok umur Jerman.
Dengan target ambisius Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2030, PSSI memang tengah agresif memantau talenta diaspora sejak usia dini.

- persija.id
Kedatangan pelatih John Herdman yang dikenal menyukai pemain dengan pengalaman dan jam terbang internasional semakin membuka peluang bagi pemain seperti Said Brkic untuk masuk radar.
Meski performanya sedang menanjak, Said Brkic saat ini harus sedikit bersabar.
Ia sempat mengalami cedera setelah mencetak dua gol dalam laga melawan Saarbrücken pada 27 September lalu. Kondisi tersebut membuatnya harus menepi sementara waktu.
Namun jika melihat grafik performanya sebelum cedera, masa depan Said Brkic tampak sangat cerah.
Pertanyaannya kini, apakah PSSI akan bergerak cepat memantau dan membangun komunikasi sejak dini? Atau justru Jerman yang akan mengamankan talenta berdarah Kebumen ini untuk jangka panjang? (han/asl)
Load more