Sulit Bersinar di Oxford United, Ole Romeny Terancam Dicoret dari Timnas Indonesia Jelang FIFA Series?
- Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Perjalanan Ole Romeny bersama Oxford United musim 2025/2026 belum berjalan sesuai harapan.
Striker berusia 25 tahun itu harus melalui fase berat setelah cedera yang ia alami di awal musim membuatnya tertinggal jauh dalam persaingan lini depan.
Cedera tersebut didapat saat tampil di ajang pramusim Piala Presiden 2025.
Dampaknya tidak main-main. Romeny terpaksa melewatkan 13 pertandingan Championship serta dua laga Carabao Cup, membuat proses adaptasi dan momentumnya terhenti sebelum benar-benar dimulai.

- instagram Ole Romeny
Debutnya di kompetisi musim ini baru terjadi pada 5 November 2025.
Ia masuk selama sembilan menit ketika Oxford United tumbang 0-3 dari Stoke City.
Sejak saat itu, namanya memang mulai rutin muncul di daftar pemain, tetapi lebih sering sebagai pengganti dengan jatah waktu terbatas.
Dalam enam pertandingan Championship terakhir, Romeny selalu diberi kesempatan tampil.
Namun, durasi terpanjangnya hanya 33 menit.
Pada matchday ke-34, ia kembali masuk pada menit ke-66 saat Oxford harus mengakui keunggulan Stoke City 1-2.
Situasi ini jelas belum ideal bagi seorang penyerang yang membutuhkan ritme dan kepercayaan diri untuk menemukan ketajaman.
Secara keseluruhan, dari 14 penampilan di Championship, Romeny baru dua kali dipercaya sebagai starter dengan total 341 menit bermain.
Hingga kini, ia belum mencatatkan gol maupun assist di liga.
Di ajang FA Cup, ia sempat tampil dua kali dengan total 79 menit bermain, tetapi tetap belum mampu membuka rekening golnya.
Bagi seorang striker, statistik tersebut tentu menjadi tekanan tersendiri.
Apalagi Championship dikenal sebagai salah satu liga paling kompetitif di Eropa, dengan intensitas tinggi dan jadwal padat.
Tanpa menit bermain yang cukup, sulit bagi pemain untuk membangun konsistensi performa.
Kondisi ini berpotensi berdampak pada kiprahnya bersama Timnas Indonesia.
Dalam waktu dekat, skuad Garuda dijadwalkan tampil pada FIFA Series Maret 2026 menghadapi Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas Saint Kitts and Nevis.
Minimnya menit bermain di level klub bisa memengaruhi kondisi fisik, sentuhan akhir, hingga kepercayaan diri seorang penyerang.
Padahal, Romeny sebelumnya sempat menunjukkan sinyal positif bersama Garuda. Dari enam penampilan internasional, ia telah mengoleksi tiga gol, seluruhnya lahir dalam tiga laga awalnya bersama Indonesia.
Catatan itu menunjukkan bahwa Romeny sebenarnya memiliki insting gol yang menjanjikan di level internasional.
Namun, persaingan di lini depan Timnas juga tidak ringan.
Sejumlah nama lain mulai menunjukkan performa stabil di klub masing-masing, yang bisa saja menggeser posisinya jika ia tak segera bangkit.
Musim masih menyisakan pertandingan, dan peluang untuk membalikkan keadaan tetap terbuka.
Namun bila performanya stagnan, ancaman kehilangan tempat di skuad Garuda menjelang agenda internasional bukan sekadar wacana.
(tsy)
Load more