Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman: Belum Pernah Ada Pelatih Timnas Indonesia yang Mau Melakukan Itu
- Kitagaruda.id
Dalam persiapan menuju FIFA Series 2026, Herdman disebut berada dalam posisi yang relatif menguntungkan.
Ia tidak dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk merombak komposisi pemain secara besar-besaran.
“Saya rasa, selama masa persiapan ini, John Herdman juga diuntungkan karena tidak perlu banyak merombak pemain. Dia juga tidak perlu mengambil pemain-pemain lagi untuk dinaturalisasi karena waktunya mepet,” kata Ropan.
“Kalau untuk kepentingan Piala Asia 2027 yang akan berlangsung tahun depan, penambahan pemain masih okelah. Namun, untuk saat ini kekuatan Timnas Indonesia sebetulnya sudah mumpuni,” ia menambahkan.

- instagram timnas indonesia
Secara struktur, skuad Garuda kini dihuni kombinasi pemain lokal terbaik dan diaspora yang berkarier di Eropa.
Stabilitas ini memberi ruang bagi Herdman untuk fokus menyempurnakan sistem permainan, bukan melakukan eksperimen ekstrem.
Jika melihat ranking FIFA, Indonesia memang berada di atas calon lawan. Saat ini Merah Putih menempati posisi ke-122 dunia, sedangkan St. Kitts and Nevis berada di peringkat 154.
“Untuk ukuran FIFA Series melawan St. Kitts and Nevis, kualitas Timnas Indonesia kan berada di atas mereka. Dari peringkat saja sebetulnya sudah jauh. Kita berada di peringkat ke-122 FIFA, mereka berada di 154 FIFA,” ujar Ropan.
Ia juga menyoroti kualitas individu pemain Indonesia yang kini berkarier di Eropa, seperti Jay Idzes, Emil Audero, Kevin Diks, dan Maarten Paes.
“Mereka juga tidak memiliki pemain-pemain yang berkarier di liga-liga besar Eropa. Sedangkan kita punya Jay Idzes yang bermain di Sassuolo, Emil Audero bermain di Cremonese, Verdonk di Lille OSC,” kata Bung Ropan.
“Ada juga Kevin Diks di Gladbach. Apalagi Maarten Paes saat ini bermain di Ajax. Jadi, secara kedalaman skuad, kita itu sudah lebih bagus daripada lawan. Namun, sepak bola tidak bisa hanya melihat itu saja. Itu bukan jaminan,” lanjut dia.
Jay Idzes sendiri tercatat memperkuat US Sassuolo Calcio, sementara Emil Audero bermain untuk US Cremonese.
Kevin Diks berkarier di Borussia Monchengladbach, dan Maarten Paes memperkuat AFC Ajax.
Load more