Padahal Belum Dinaturalisasi, Bek Eropa Berdarah Bogor Ini Sudah Bandingkan Pemain Diaspora Timnas Indonesia
- Instagram @damian.vandijk
tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali mendapat angin segar dari Eropa.
Bek muda berdarah Belanda–Bogor, Damian Van Dijk, secara terbuka mengaku telah menjalin komunikasi dengan PSSI dan menyatakan kesiapannya membela skuad Garuda.
Menariknya, semua ini terjadi padahal ia belum dinaturalisasi. Namun langkah awal sudah diambil sang pemain.

- instagram.com/damian.vandijk/
Damian, kelahiran 19 Maret 2004, saat ini memperkuat FC Den Bosch U-21 di Divisi 2 Belanda.
Meski masih berstatus pemain tim muda, progresnya cukup signifikan. Sejak bergabung dari Telstar U-18 pada Juli 2025, ia sudah mencatatkan sembilan penampilan bersama tim senior.
Dalam wawancara di kanal YouTube Yussa Nugraha, Damian mengonfirmasi bahwa komunikasi dengan federasi sudah berjalan.
“Untuk situasinya saat ini, aku sudah mengontak mereka. Jadi sudah ada komunikasi,” ujarnya.
Kepindahannya ke FC Den Bosch diakuinya menjadi keputusan tepat. Ia merasakan peningkatan kualitas permainan, terutama karena bersaing dengan pemain yang lebih matang secara individu.

- Instagram @damian.vandijk
“Sekarang kami berada di peringkat kesembilan. Aku sekarang merasa sangat berbeda dari Telstar. Di timku sekarang lebih banyak pemain-pemain yang bagus secara individu. Sangat menyenangkan bisa bermain dengan mereka. Aku juga bisa banyak belajar,” jelasnya.
Bek bertinggi 195 cm itu juga menegaskan kondisinya kini sudah pulih total setelah sempat dihantam cedera musim lalu.
“Aku terus melihat perkembangan dari latihan ke latihan bagaimana progresnya. Juga dalam pertandingan. Karena itu saya sudah lama tidak bermain. Tapi saat ini kabarku semua positif. Aku sangat fit dan bertambah tinggi. Sekarang tinggiku 195 cm,” ungkapnya.
Dengan postur ideal dan pengalaman di kompetisi Belanda, Damian dinilai memiliki profil bek modern yang kuat dalam duel udara dan tangguh dalam bertahan.
Lebih jauh, Damian melihat potensi besar Timnas Indonesia jika jalur diaspora dimaksimalkan. Ia bahkan menyebut stok pemain keturunan di Eropa sangat melimpah.
“Aku pikir masih banyak sekali pemain diaspora yang potensial dibadingkan dengan negara Asia lainnya. Kita seharusnya menang jauh dan tentu di tingkat dunia lebih sulit. Tapi di Asia kita bisa bersaing dengan negara-negara lain seperti China dan Jepang,” katanya.
Ia menggambarkan idealnya Timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad layaknya Manchester City, di mana setiap posisi dihuni beberapa pemain berkualitas.
"Untuk mencapai level itu kita butuh lebih banyak pemain-pemain potensial dan ya, aku pikir masih banyak pemain diaspora yang potensial karena tim seperti Manchester City punya tiga pemain yang bagus di setiap posisi. Jadi kamu enggak tahu akan selalu bermain karena permainan akan sangat ketat," tambah Van Dijk.
Damian diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Bogor, Jawa Barat.
Fakta ini membuatnya memenuhi regulasi FIFA untuk membela Indonesia, selama proses administrasi dan naturalisasi berjalan sesuai ketentuan.
Di usia yang baru 21 tahun, ia mulai santer dikabarkan masuk dalam radar pelatih John Herdman. Apalagi Indonesia tengah membangun regenerasi jangka panjang menuju 2026 dan seterusnya.
Meski proses naturalisasi belum berjalan, sinyal kesiapan dari sang pemain jelas menjadi kabar positif. (asl)
Load more