Kevin Diks Bawa Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Pemain Timnas Indonesia Itu Dapat Ujian Berat di Gladbach
- Instagram/borussia
tvOnenews.com -Â Kabar kurang sedap menghampiri pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Salah satu pilar pertahanannya, Kevin Diksi, tengah terjebak dalam situasi pelik bersama klubnya, Borussia Monchengladbach.
Performa tim yang merosot tajam di Bundesliga Jerman, kini menjadi beban pikiran bagi bek berusia 28 tahun tersebut, tepat sebelum ia terbang menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia.

- Borussia Monchengladbach Official
Kevin Diks mengakui bahwa petualangan perdananya di Jerman tidak semulus yang dibayangkan.
Meski ia menjadi pilihan utama dan mencatatkan menit bermain yang impresif, kegagalan tim untuk meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir membuat pencapaian individunya terasa hambar.
Tekanan publik pun mulai memuncak seiring posisi klub yang kian terhimpit di papan bawah.
“Bisa dibilang, musim ini berliku-liku. Kami tidak memulai musim dengan baik, lalu kami mengalami periode yang sangat kuat."
"Saat ini, hasil positif kembali mengering. Secara pribadi, ini musim yang cukup baik karena saya mendapatkan banyak menit bermain.
"Tetapi sebagai tim, kami tidak mendapatkan hasil yang kami butuhkan saat ini. Dan karena itu, saya secara pribadi juga tidak puas," ujar Kevin Diks dikutip dari situs resmi Borussia Monchengladbach, Sabtu (28/1/2026).
Â
Menuntut konsistensi dan menjaga mentalitas

- Instagram/@kevindiks2
Bagi Kevin Diks, masalah utama Gladbach bukanlah kurangnya talenta, melainkan hilangnya momentum dan ketegasan di lapangan.
Ia bahkan menekankan bahwa tim harus segera "berdarah-darah" di sisa musim, jika tidak ingin tenggelam lebih jauh. Fokus utama dalam latihan terakhir pun dialihkan pada detail-detail krusial di area penalti.
“Konsistensi adalah kuncinya. Kita harus melakukan segala sesuatunya dengan benar dan mengeksekusinya dengan rapi, minggu demi minggu, jika kita ingin membalikkan keadaan."
"Saya yakin kita bisa melakukannya, tetapi tentu saja itu perlu terjadi secepat mungkin. Pada saat yang sama, kita tidak bisa mulai mempertanyakan semuanya, karena kita sudah menunjukkan bahwa kita bisa sukses."
Load more