News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Sehebat Thom Haye di Timnas Indonesia, Eks Pemain Persija Jakarta Ini Kini Mulai Bangun Generasi Emas Skuad Garuda

Evan Dimas pernah menjadi harapan besar Timnas Indonesia sejak juara AFF U-19 2013. Kini mantan gelandang andalan Garuda itumulai membangun generasi selanjutnya
Kamis, 5 Maret 2026 - 21:53 WIB
Mantan pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia pernah punya sosok gelandang yang tidak kalah hebat dari Thom Haye. Namun, karena beberapa alasan membuat namanya semakin memudar dan menjadi salah satu pemain yang sangat disayangkan gagal menunjukkan performa terbaiknya.

Nama Evan Dimas Darmono pernah menjadi simbol harapan baru sepak bola Indonesia. Gelandang kelahiran Surabaya itu dikenal sebagai pemain kreatif yang sempat menjadi tulang punggung berbagai level Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Evan Dimas lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 13 Maret 1995. Ia berposisi sebagai gelandang tengah dengan tinggi sekitar 167 sentimeter dan dikenal memiliki visi permainan yang baik serta kemampuan mengatur tempo pertandingan.

Sejak usia muda, Evan sudah menunjukkan bakat besar dalam sepak bola. Ia memulai perjalanan kariernya dari sekolah sepak bola di Surabaya sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Persebaya.

Sudah Terlupakan dari Skuad Timnas Indonesia, Evan Dimas Pernah Ungkap soal Garuda Banyak Sekali Pemain Naturalisasi: Sejujurnya...
Sudah Terlupakan dari Skuad Timnas Indonesia, Evan Dimas Pernah Ungkap soal Garuda Banyak Sekali Pemain Naturalisasi: Sejujurnya...
Sumber :
  • antara

Karier sepak bolanya dimulai dari SSB Sasana Bhakti dan kemudian berlanjut ke SSB Mitra Surabaya. Setelah itu, ia masuk ke akademi Persebaya Surabaya, yang menjadi tempat berkembangnya kemampuan teknik dan kepemimpinannya di lapangan.

Nama Evan Dimas mulai dikenal luas publik Indonesia ketika memperkuat Timnas Indonesia kelompok umur. Ia menjadi kapten generasi emas Timnas Indonesia U-19 yang menarik perhatian banyak pencinta sepak bola nasional.

Puncak popularitasnya datang pada AFF U-19 2013, ketika ia memimpin Indonesia menjuarai turnamen tersebut. Dalam ajang itu, Evan menjadi salah satu pemain paling menonjol dan berperan penting dalam keberhasilan tim Garuda Muda.

Setelah sukses di level junior, Evan Dimas melanjutkan karier profesionalnya di kompetisi klub. Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada 2014 dan mulai tampil di level senior.

Evan Dimas
Evan Dimas
Sumber :
  • Instagram @evhandimas

Sepanjang kariernya, Evan pernah memperkuat sejumlah klub besar di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Bhayangkara FC, Selangor FC, Barito Putera, Persija Jakarta, hingga Arema FC.

Salah satu momen paling berkesan dalam karier klubnya terjadi saat membela Bhayangkara FC. Bersama tim tersebut, Evan berhasil meraih gelar juara Liga 1 Indonesia pada tahun 2017.

Setelah meraih kesuksesan itu, ia mencoba tantangan baru dengan bermain di luar negeri. Evan Dimas sempat bergabung dengan klub Malaysia, Selangor FC, untuk merasakan atmosfer sepak bola internasional.

Sekembalinya ke Indonesia, karier Evan terus berlanjut dengan memperkuat beberapa klub Liga 1. Ia sempat bermain untuk Barito Putera, Persija Jakarta, hingga Arema FC, sebelum kemudian menjalani masa peminjaman ke PSIS Semarang.

Evan Dimas
Evan Dimas
Sumber :
  • Persik Official

Selain di level klub, kontribusinya juga cukup besar bagi Timnas Indonesia. Evan tercatat pernah memperkuat tim nasional senior dengan puluhan penampilan sejak 2014.

Sepanjang karier internasionalnya, ia mencatat lebih dari 40 caps bersama Timnas Indonesia dan berhasil mencetak sejumlah gol dari lini tengah. Peran tersebut menjadikannya salah satu gelandang penting bagi skuad Garuda pada masanya.

Ia juga sempat mencoba peruntungan dengan menjalani trial di klub Liga Spanyol, UE Llagostera dan Espanyol pada 2015 lalu. Namun, pada saat itu Evan Dimas batal bergabung.

Meski sempat menjadi andalan Timnas Indonesia, perjalanan karier Evan Dimas mengalami dinamika. Dalam beberapa tahun terakhir, namanya mulai jarang terlihat di level tertinggi sepak bola nasional.

Data terbaru menunjukkan bahwa Evan Dimas sempat memperkuat Persik Kediri sebelum akhirnya berstatus tanpa klub sejak awal 2025. Kondisi ini membuat masa depan kariernya di dunia sepak bola profesional menjadi sorotan publik.

Evan Dimas Merokok
Evan Dimas Merokok
Sumber :
  • Tangkapan Layar TikTok Gazaviral

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski memiliki karier cemerlang, banyak masalah yang harus dihadapi oleh Evan Dimas. Salah satunya ketika ia ketahuan merokok dan bermain antar kampung (tarkam).

Saat ini, Evan Dimas pun banyak menghabiskan waktunya dengan menjadi pelatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Saraswati, Tulungagung, Jawa Timur. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diikuti 1000 Lebih Atlet Akuatik Se-Tanah Air, Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Pekan Depan

Diikuti 1000 Lebih Atlet Akuatik Se-Tanah Air, Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Pekan Depan

Dalam waktu dekat Pengurus besar Akuatik Indonesia (PB AI) akan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026.
BI Bongkar Bank Kini Lebih Hati-Hati Salurkan Dana Kredit di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

BI Bongkar Bank Kini Lebih Hati-Hati Salurkan Dana Kredit di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Bank Indonesia mengungkap adanya perubahan sikap industri perbankan yang kini cenderung lebih berhati-hati di tengah dinamika ekonomi global.
DPRD Jabar Dukung Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Hotel Pullman Bandung dan Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu

DPRD Jabar Dukung Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Hotel Pullman Bandung dan Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu

Komisi I DPRD Jabar dukung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) evaluasi kerja sama dengan Hotel Pullman, Kota Bandung hingga proyek Gedung Sate-Gasibu.
Dugaan Malpraktik di RS Muhammadiyah Medan, Komisi IX DPR: Pelanggaran Hak Pasien, Harus Diusut Pidana

Dugaan Malpraktik di RS Muhammadiyah Medan, Komisi IX DPR: Pelanggaran Hak Pasien, Harus Diusut Pidana

Dugaan malpraktik di Rumah Sakit Muhammadiyah Medan yang disebut-sebut mengangkat rahim pasien tanpa persetujuan memicu sorotan keras DPR RI.
Sisi Lain Jembatan Cangar: Mengenal Lebih Dekat Pesona Alam Ikonik Jawa Timur di Tengah Duka

Sisi Lain Jembatan Cangar: Mengenal Lebih Dekat Pesona Alam Ikonik Jawa Timur di Tengah Duka

Ditemukan jenazah pria diduga akibat bunuh diri di Jembatan Cangar, kini tempat ini kembali memakan korban. Ternyata lokasi ini menyimpan sisi lain yang indah
Meski Berhasil Menang di MotoGP Spanyol Musim Lalu, Alex Marquez Malah Sebut Kemenangan Beruntun di Jerez Tak Realistis

Meski Berhasil Menang di MotoGP Spanyol Musim Lalu, Alex Marquez Malah Sebut Kemenangan Beruntun di Jerez Tak Realistis

Alex Marquez meredam ekspektasi jelang MotoGP Spanyol 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez sepanjang akhir pekan ini.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT