John Herdman Minta Tambah 2 Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, PSSI Beri Jawaban Tak Terduga
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga angkat bicara terkait kabar John Herdman yang ingin menaturalisasi dua pemain diaspora untuk bisa membela Timnas Indonesia. Ia menyebut jika pihaknya masih harus mempertimbangkan sejumlah hal sebelum mengabulkan permintaan tersebut.
Kabar terkait John Herdman yang ingin menambah dua pemain diaspora baru pertama kali disampaikan Staf Khusus (Stafsus) Menteri Hukum (Menkum) RI Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot melalui akun instagram pribadinya. Hal tersebut dirinya ungkapkan setelah Menkum, Supratman Andi Agtas, baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI sekaligus Ketua PSSI, Erick Thohir, pada beberapa waktu lalu.
Jika proses naturalisasi kembali dilakukan, maka ini menjadi yang ke-20 dan 21 kali PSSI melakukan hal tersebut di era kepemimpinan Erick Thohir. Pasalnya, telah ada 19 nama yang sebelumnya melakukan itu dan mayoritas menjadi tulang punggung Timnas Indonesia saat ini.
Ke-19 pemain itu ialah proses Ivar Jenner, Rafael Struick, Justin Hubner, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, hingga Ragnar Oratmangoen. Selain itu, juga Calvin Verdonk, Jens Raven, Maarten Paes, Mees Hilgers, Eliano Reijnders, Kevin Diks, Ole Romeny, Dion Markx, Tim Geypens, Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy.

- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Arya Sinulingga mengatakan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan sejumlah aspek. Salah satu yang ia sorot adalah menunggu terkait jadwal DPR.
Arya mengatakan bahwa PSSI harus menunggu informasi jadwal kerja DPR, terutama terkait waktu persidangan. Hal tersebut dilakukan demi bisa menyesuaikan sehingga tidak berbenturan dengan agenda Dewan Perwakilan Rakyat tersebut.
"Kita tunggu saja, kita ini waktunya juga. Kemudian saya belum cek jadwal DPR buka sidangnya kapan," ujar Arya di Lapangan C Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
"DPR itu selalu ada pembukaan, penutupan sidang. Nanti sidangnya kosong, nanti kita akan sesuaikan dengan lihat situasinya nanti gitu semuanya," tambahnya.

- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Load more