Formasi Perdana John Herdman di Timnas Indonesia: Pemain Lokal atau Naturalisasi yang Paling Bersinar di FIFA Series 2026?
- instagram timnas indonesia
Nama-nama penting seperti Maarten Paes, Jay Idzes, hingga Kevin Diks kembali dipercaya menjadi bagian dari skuad Garuda.
Kehadiran mereka memberikan pengalaman bermain di kompetisi Eropa yang sangat berharga bagi tim.
Selain itu, ada pula beberapa pemain yang kembali dipanggil setelah cukup lama absen.
Salah satu yang paling disorot adalah bek Elkan Baggott yang akhirnya kembali ke Timnas setelah terakhir absen sejak agenda playoff Olimpiade 2024.
Beberapa nama lain juga berstatus comeback seperti Arkhan Fikri, Victor Dethan, hingga Ezra Walian.
Sementara itu, satu pemain berstatus debutan dari jalur tim kelompok umur yaitu Tim Geypens yang kini bermain di klub Belanda.
Lini Pertahanan Menjulang Jadi Senjata Baru
Salah satu sektor yang paling mencuri perhatian dari skuad Timnas Indonesia kali ini adalah lini pertahanan.
Herdman memiliki banyak pemain bertahan dengan postur tinggi yang sangat ideal untuk duel udara.
Di sektor penjaga gawang, ada lima kiper yang dipanggil. Yang paling menjulang adalah kiper Emil Audero dengan tinggi mencapai 192 cm. Ia diikuti oleh Maarten Paes dengan tinggi sekitar 191 cm.

- Instagram @elkanbaggott
Untuk lini belakang, pemain paling tinggi di skuad Garuda adalah Elkan Baggott yang memiliki tinggi sekitar 196 cm. Bek ini menjadi sosok penting dalam mengantisipasi bola udara lawan.
Di bawahnya ada sang kapten Jay Idzes dengan tinggi sekitar 190 cm. Sementara itu, bek lain seperti Kevin Diks dan Justin Hubner juga memiliki postur yang cukup tinggi, masing-masing sekitar 187 cm.
Dari pemain liga domestik, duo Persija yakni Jordi Amat dan Rizky Ridho menjadi bek lokal dengan postur paling menonjol di lini belakang.
Dengan komposisi pemain seperti ini, Timnas Indonesia memiliki kombinasi kekuatan fisik, pengalaman internasional, dan kualitas teknik yang menjanjikan.
Jika racikan formasi John Herdman mampu memaksimalkan potensi pemain lokal dan naturalisasi secara seimbang, peluang Indonesia tampil solid di FIFA Series 2026 tentu semakin terbuka. (udn)
Load more