Miliano Jonathans Cedera Berat, 5 Pemain Ini Berpeluang Rebut Posisi Sayap Kanan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Cedera yang dialami Miliano Jonathans menjadi kabar kurang menyenangkan bagi Timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Series 2026. Winger muda yang sedang naik daun itu dipastikan tidak dapat memperkuat skuad Garuda setelah mengalami cedera serius pada lututnya.
Situasi ini membuat pelatih baru John Herdman harus memutar otak untuk mencari pemain yang bisa mengisi posisi penting di sektor sayap kanan. Ketidakhadiran Miliano juga membuat persaingan di lini serang semakin terbuka. Beberapa pemain yang sebelumnya bersaing untuk mendapatkan menit bermain kini memiliki peluang lebih besar untuk tampil pada ajang internasional tersebut.
Apalagi FIFA Series 2026 akan menjadi salah satu panggung awal bagi Herdman untuk melihat kualitas pemain yang layak menjadi tulang punggung Timnas Indonesia ke depan. Miliano Jonathans dipastikan tidak dapat memenuhi panggilan tim nasional setelah mengalami cedera robek ligamen lutut anterior atau ACL.
Cedera tersebut terjadi ketika ia memperkuat klubnya, Excelsior Rotterdam, saat menghadapi SC Heerenveen pada pertandingan Eredivisie. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Woudestein, Rotterdam, pada Minggu (8/3) itu menjadi momen yang tidak menyenangkan bagi sang pemain.
Miliano mengalami cedera setelah mendapat tekel keras dari belakang oleh pemain Heerenveen. Insiden tersebut membuatnya harus meninggalkan lapangan dan kemudian menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Cedera ACL dikenal sebagai salah satu cedera paling serius bagi pesepak bola karena membutuhkan proses pemulihan yang cukup panjang.
Kondisi ini membuat Miliano hampir pasti harus menepi dari lapangan dalam waktu yang lama. Situasi tersebut semakin disayangkan karena performa pemain muda ini sebenarnya sedang menanjak sejak dipinjamkan ke Excelsior.
Ia mulai mendapatkan menit bermain secara reguler dan menunjukkan perkembangan positif sebagai winger yang cepat dan agresif. Absennya Miliano otomatis membuka persaingan baru di sektor sayap kanan Timnas Indonesia.
Jika tidak mengalami cedera, pemain tersebut diperkirakan memiliki peluang besar untuk menjadi pilihan utama di posisi tersebut. Kini beberapa nama diprediksi akan bersaing memperebutkan tempat yang ditinggalkan Miliano. Di antaranya Yakob Sayuri, Eliano Reijnders, Egy Maulana Vikri, Beckham Putra, serta Victor Dethan.
Melihat pengalaman serta performa di level klub, tiga nama yang paling berpeluang bersaing ketat adalah Yakob Sayuri, Beckham Putra, dan Egy Maulana Vikri. Ketiganya memiliki karakter permainan yang berbeda, tetapi sama-sama mampu memberikan ancaman dari sisi kanan lapangan.
Yakob dikenal sebagai pemain dengan kecepatan tinggi serta agresivitas yang kuat saat melakukan penetrasi. Ia sering memanfaatkan kecepatannya untuk menekan pertahanan lawan dan membuka ruang bagi rekan setim.
Sementara itu, Beckham Putra memiliki keunggulan dalam kreativitas serta kemampuan mengirim umpan akurat. Ia juga cukup berbahaya ketika masuk dari lini kedua untuk mencetak gol.
Selain dua nama tersebut, Egy Maulana Vikri juga menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Miliano. Pemain ini memiliki karakteristik yang cukup mirip dengan Miliano karena sama-sama dominan menggunakan kaki kiri.
Kemampuan tersebut bisa menjadi keuntungan tersendiri jika John Herdman ingin menerapkan strategi inverted winger. Dalam skema ini, pemain sayap kanan biasanya menggunakan kaki kiri sehingga lebih mudah melakukan cut inside ke arah tengah untuk menciptakan peluang.
Egy juga dikenal sebagai pemain yang kreatif dalam membangun serangan. Ia kerap mampu menciptakan peluang melalui dribel maupun kombinasi umpan dengan rekan setim. Dengan banyaknya pilihan pemain di posisi sayap, John Herdman memiliki cukup opsi untuk menentukan komposisi terbaik timnya.
Keputusan akhir kemungkinan akan dipengaruhi oleh performa pemain di klub serta kebutuhan taktik tim.
FIFA Series yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Maret mendatang akan menjadi momen penting bagi pelatih asal Kanada tersebut untuk mulai membentuk karakter permainan Timnas Indonesia. Turnamen ini bukan hanya ajang uji coba, tetapi juga kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas mereka di panggung internasional. (dwi/fan)
Load more