Mengenal Simon Grayson, Eks Sunderland dan Leeds United yang Kabarnya Dipilih John Herdman Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia
- Indian Super League
tvOnenews.com - Simon Grayson, mantan pelatih Sunderland dan Leeds United kabarnya akan jadi asisten John Herdman selama di Timnas Indonesia.
Hal itu dikatakan langsung oleh Simon Grayson melalui akun media sosial LinkedIn-nya, Minggu dini hari WIB (15/3) yang mendapat respons positif fans Garuda.
“Saya sangat senang bergabung dengan Tim Nasional Indonesia sebagai asisten pelatih untuk pertandingan mendatang di jendela FIFA melawan Bulgaria dan St Kitts dan Nevis di Jakarta,“ tulis Simon Grayson di akun LinkedIn-nya.
“Ini adalah pengalaman baru yang luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan. Saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Pelatih Kepala John Herdman dan stafnya,“ jelasnya.
“Pengalaman baru ini adalah sesuatu yang telah saya incar sejak lama setelah sekian lama melatih tim, terutama di Inggris. Keterlibatan di tingkat nasional hanya akan meningkatkan kemampuan saya sebagai pelatih,“ ungkap eks Sunderland itu.
Jika benar-benar terwujud, maka Simon Grayson akan bergabung dengan staf kepelatihan John Herdman yang sebelumnya telah diisi beberapa nama top.
Mulai dari Cesar Meylan dan Sofie Imam (pelatih fisik), Nova Arianto (asisten pelatih lokal) serta Dzikry Lazuardi (video analyst), semuanya akan menyertai John Herdman.
Profil Singkat Simon Grayson
Simon Grayson bukanlah nama asing di jagat sepak bola Inggris. Sebelum dikenal sebagai pelatih, dia ternyata merupakan mantan pesepakbola beberapa klub Premier League.
Lahir di Ripon pada 16 Desember 1969, pria bernama lengkap Simon Nicholas Grayson ini mengawali karier sebagai pesepakbola profesional ketika gabung Leeds United.
Empat tahun di Leeds United, Simon Grayson yang berposisi sebagai bek sayap kanan lalu pindah ke Leicester City pada 1992. Di sini, kariernya cukup oke.
Trofi Piala Liga Inggris 1996 dipersembahkan oleh Simon Grayson untuk Leicester City. Namun di musim selanjutnya, ia dilego ke Aston Villa sebelum ke Blackburn Rovers.
Bersama Blackburn Rovers, pria berpostur 183 cm itu lebih banyak disekolahkan. Dia pernah bermain di Sheffield Wednesday, Stockport County, Notts County dan Bradford City.
Blackpool menjadi pelabuhan terakhir bagi Simon Grayson. Empat musim dia bersama klub ini sebelum putuskan gantung sepatu pada 2006.
Ada momen unik dalam akhir karier Simon Grayson. Pada 2005 atau semusim sebelum pensiun, ia justru aktif sebagai pemain dan di saat bersamaan diangkat jadi pelatih.
Awalnya dipercaya menukangi Blackpool U-18, Simon Grayson lalu naik jabatan ke tim senior. Di sini, dia sukses bawa timnya promosi dari League One ke Championship pada 2006/2007.
Berbekal lisensi UEFA Pro, gaya permainan tim di bawah kepelatihan Simon Grayson biasanya memakai pakem formasi 4-1-3-2 dengan menduetkan pemain di lini depan.
Pindah ke Leeds United, Simon Grayson lagi-lagi antar promosi ke Championship pada 2012. Pun halnya saat melatih Huddersfield Town dan Preston North End berturut-turut.
- Cork City
Jika dijumlahkan, maka Simon Grayson telah berhasil mengantarkan empat tim yang dilatihnya untuk promosi dari League One menuju Championship Inggris.
Setelahnya, hampir tak ada trofi yang datang. Mulai dari Sunderland, Bradford City, Blackpool lagi serta Fleetwood. Pada 2022, ia memutuskan rantau ke Asia.
Ketika itu, ada tawaran datang dari raksasa India, Bengaluru FC. Dua kami runner-up serta sekali juara kompetisi domestik jadi pencapaian Simon Grayson di India.
Dia lalu hengkang ke klub Nepal Lalitpur City pada awal 2025 dan juara liga. Namun di pertengahan tahun, Simon Grayson kembali ke Inggris dengan Hartlepool United serta jadi konsultan Cork City.
Kini memasuki Maret 2026, Simon Grayson mengumumkan bahwa dirinya resmi ditunjuk oleh PSSI untuk menjadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia.
Prestasi Manajerial Simon Grayson
- Blackpool: Promosi ke Championship Inggris (2007)
- Leeds United: Runner-up League One dan Promosi ke Championship Inggris (2009/10)
- Huddersfield Town: Promosi ke Championship Inggris (2012)
- Preston North End: Promosi ke Championship Inggris (2015)
- Bengaluru: Durand Cup India (2022)
- Lalitpur City: Nepali Super League (2025)
- Best Manager Desember 2010 Championship Inggris
- Best Manager of The Month League One (Desember 2006, April 2007, September 2013, Oktober 2014, dan Februari 2015)
Load more